RadarSitubondo.id - Desa Bugeman, Kecamatan Kendit, Situbondo, Jawa Timur, terkenal dengan tradisi ojung yang sudah dilakukan secara turun temurun.
Tradisi ojhung yang ada di Desa Bugeman Kendit bahkan rutin diadakan setiap tahunnya.
Pemerintah desa setempat menggelar ojhung sebagai budaya yang harus tetap dilestarikan.
Tradisi Ojung adalah tradisi memukul menggunakan senjata rotan. Tradisi tersebut dimainkan oleh dua orang yang saling berhadapan.
Dalam tradisi Ojung, dua orang pemain saling berhadapan. Jika salah satu peserta memukul, maka peserta lain akan menangkis atau menghindar.
Sebelum memukul, mereka akan berputar-putar terlebih dahulu dan menghentakkan kaki seperti orang menari.
Saat permainan berlangsung juga disertai dengan iringan musik, jadi setiap gerakan pemain diselaraskan dengan iringan musik.
Untuk durasi permainannya sendiri dibatasi dengan tiga hingga lima kali adu pukulan atau cambukan. Permainan Ojung juga dilengkapi wasit yang disebut Kemlandang.
Apabila wasit menganggap cambukannya bagus, maka akan ditambah dua kali cambukan.
Setiap ronde membutuhkan waktu kurang lebih lima menit. Penting untuk diketahui, tidak ada menang kalah dalam permainan tradisi Ojung.
Pertunjukan tersebut lebih mengutamakan kelangsungan acara yang meriah karena saat permainan berlangsung selalu diiringi oleh tepuk tangan penonton.
Demikianlah sedikit ulasan singkat mengenai tradisi ojung yang ada di Desa Bugeman Situbondo. (*)
Editor : Ali Sodiqin