Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Makna dan Tujuan Pelaksanaan Tradisi Ojung, Warisan Turun Temurun Leluhur Desa Bugeman di Situbondo

Muhammad Khoirul Rizal • Jumat, 27 September 2024 | 17:05 WIB
Tradisi Ojung Situbondo. (Khoirul Rizal/RadarSitubondo.id)
Tradisi Ojung Situbondo. (Khoirul Rizal/RadarSitubondo.id)

RadarSitubondo.id -  Tradisi Ojung sangat lekat dengan Desa Bugeman, Kendit, Situbondo, Jawa Timur.

Tradisi yang sudah dilakukan secara turun temurun oleh leluhur Desa Bugeman ini bahkan rutin diadakan setiap tahun.

Gelaran ojung sudah masuk perdes Desa Bugeman sebagai kegiatan rutin yang dilaksanakan.

Ojung sendiri merupakan tradisi memukul menggunakan senjata rotan. Tradisi tersebut dimainkan oleh dua orang secara bergantian.

Apabila salah satu peserta memukul, maka peserta lain akan menangkis atau menghindar.

Tidak ada pemenang dalam permainan ojung karena merupakan acara hiburan masyarakat yang sudah ada sejak zaman nenek moyang yang masih dilakukan hingga saat ini. 

Tradisi ojung dipercaya bisa mendatangkan hujan. Tidak heran ojung disebut sebagai salah satu ritual untuk mendatangkan hujan.

Bahkan, jika ada pemain yang meneteskan darah ke tanah sebagai pertanda permohonan mereka diterima oleh Allah SWT.

Tujuan tradisi Ojung untuk menghindari bencana alam, berbagai macam penyakit, carok, kematian hewan ternak, atau menghindari gagal panen untuk hasil pertanian dan perkebunan. 

Kemudian, ojung sebagai tradisi yang digelar untuk ritual khusus sebagai bentuk syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, agar terhindar dari malapetaka.

Jadi itulah mengapa tradisi Ojung selalu dilaksanakan setiap tahun di Desa Bugeman. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#situbondo #Kendit #Ojhung #rotan #Desa Bugeman #Tradisi Ojung #minta hujan