Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Mengenal Gandrung Sewu, Tarian Memikat yang Hanya Dimiliki Banyuwangi

Redaksi • Selasa, 29 Oktober 2024 | 15:57 WIB
Penampilan penari gandrung di acara festival Gandrung Sewu di Pantai Marina Boom Banyuwangi, Sabtu (26/10/24).
Penampilan penari gandrung di acara festival Gandrung Sewu di Pantai Marina Boom Banyuwangi, Sabtu (26/10/24).

RadarSitubondo.id – Banyuwangi adalah sebuah kabupaten di ujung timur Pulau Jawa, yang dikenal dengan keindahan dan warisan budaya yang kaya. Salah satu tradisi budaya yang paling mencolok dari daerah ini adalah gandrung sewu.

Selain menampilkan keindahan visual, tarian ini juga menyimpan sejarah dan makna yang mendalam. Nama “gandrung” sendiri bermakna “terpikat atau terpesona”, sementara “sewu” dalam bahasa jawa adalah “seribu”.

Oleh karena itu, makna harfiahnya berarti “seribu gandrung”. Tarian ini terkenal dengan jumlah penari yang sangat banyak, hingga mencapai seribu orang yang menjadi ciri khas utama pertunjukan ini.

Pada awalnya, gandrung sewu berfungsi sebagai dari upacara adat yang dilakukan pada malam hari.

Pertunjukan ini melibatkan banyak penari yang mengenakan pakaian berwarna-warni dan aksesori yang mencolok. Tarian ini dilakukan di lapangan terbuka, di bawah sorotan lampu yang menambah suasana dramatis dan magis.

Seiring waktu, gandrung sewu mengalami perubahan dalam penyelenggaraan dan tujuan pertunjukannya. Pada tahun 2010, tarian ini mendapatkan pengakuan resmi sebagai warisan budaya tak benda oleh Pemerintah Indonesia.

Selain meningkatkan profil gandrung sewu, pengakuan ini juga memperkuat upaya pelestariannya di tengah arus globalisasi yang kian pesat.

Bukan hanya menyuguhkan pertunjukan tari-menari, gandrung sewu adalah sebuah manifestasi dari nilai-nilai budaya dan simbolisme yang mendalam.

Dari setiap gerakan, kostum, dan musik dalam pertunjukan ini memiliki mana khusus. Misalnya, gerakan tarian yang dilakukan oleh penari gandrung sewu mencerminkan rasa syukur, kebanggaan, dan keagungan.

Kostum yang di pakai terbuat dari bahan mewah dan berwarna cerah yang melambangkan keindahan dan kemakmuran.

Musik tradisional banyuwangi seperti, gamelan dan kendang menambah kekuatan suasana saat mengiringi tradisi gandrung sewu.

Tak hanya itu, musik tradisional ini juga menjadi bagian integral dari tarian yang membantu menciptakan harmoni antara gerakan dan bunyi.

Tarian ini menjadi simbol kebanggaan dan identitas lokal. Banyak penari gandrung sewu berasal dari kalangan masyarakat setempat yang telah dilatih sejak usia dini.

Dengan berpartisispasi dalam gandrung sewu, mereka tidak hanya melestarikan budaya mereka, tetapi juga membangun solidaritas dan kebanggaan komunitas.

Seringkali latihan dan pertunjukan gandrung sewu ini melibatkan masyarakat. Acara ini menjadi momen penting bagi warga banyuwangi untuk berkumpul, berbagi cerita, dan merayakan warisan budaya mereka.

Selain itu, festival gandrung sewu yang diadakan setiap tahun menjadi daya tarik wisata yang menarik ribuan pengunjung, baik domestik maupun mancanegara.

Dalam beberapa tahun terakhir, gandrung sewu menjadi bagian penting dari promosi pariwisata banyuwangi.

Para wisatawan yang datang ke banyuwangi selama festival ini dapat menikmati pertunjukan yang spektakuler ini di lapangan terbuka dengan panggung yang megah.

Meskipun Gandrung Sewu memiliki tempat yang penting dalam budaya Banyuwangi, pelestariannya menghadapi beberapa tantangan.

Salah satu tantangan utama adalah menjaga relevansi tradisi ini di tengah perubahan zaman dan arus globalisasi. Diperlukan upaya bersama dari pemerintah, komunitas, dan generasi muda untuk memastikan bahwa Gandrung Sewu tetap hidup dan terus berkembang.

Disisi lain, ada harapan besar untuk masa depan Gandrung Sewu. Dengan dukungan yang tepat, tradisi ini dapat terus berkembang dan beradaptasi, sambil tetap mempertahankan esensi dan keaslian budayanya.

Gandrung Sewu adalah contoh nyata kekayaan budaya Banyuwangi yang patut dilestarikan dan dibanggakan.

Melalui tarian ini, kita tidak hanya dapat merasakan keindahan visualnya, tetapi juga menyelami nilai-nilai dan sejarah yang mendalam.

Dengan memahami dan menghargai Gandrung Sewu, kita turut melestarikan tradisi dan merayakan keberagaman budaya Indonesia.

Semoga Gandrung Sewu terus menjadi jembatan yang menghubungkan masa lalu dan masa depan, serta menyatukan kita dalam perayaan budaya yang kaya dan penuh makna. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#banyuwangi #budaya #Kolosal #gandrung sewu #warisan tak benda #gandrung banyuwangi