Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling ZodiPedia

Cerita Arek Suroboyo di Festival Ngopi Sepuluh Ewu Kemiren Banyuwangi

Redaksi • Jumat, 8 November 2024 | 17:34 WIB
Photo
Photo

RADAR SITUBONDO – Kegiatan Ngopi Sepuluh Ewu yang dilaksanakan di Desa Kemiren Kecamatan Glagah, Banyuwangi, pada Rabu (6/11) malam pada jam 17.00.

Saya sebagai warga Surabaya merasakan nikmatnya ngopi yang gratis. Jenis kopi yang disediakan warga Kemiren ada berbagai macam. Mulai dari arabika, rodusta, hingga house blernd.

Dan sejenis beragam jajanan tradisional yang disajikan oleh masyarakat Kemiren. Pada saat itu, banyak yang datang di Ngopi Sepuluh Ewu. Bukan hanya orang banyuwangi saja yang datang, tetapi juga dari luar Banyuwangi yang banyak datang.

Tradisi yang masuk rangkaian Banyuwangi Festival itu bukan sekedar acara minum kopi bersama. Melainkan juga disertai pertunjukan banyak budaya yang mengambarkan keramahan dan kemurahan hati warga Suku Osing.

Saya, sebagai warga Surabaya yang berkunjung di Desa Kemiren ini, mendapat pengalaman yang luar biasa. Dikarenakan merasakan keramahan dan kehangatan warga Desa Kemiren. Saya juga belajar banyak tentang dan budaya dan tradisi suku Osing yang unik dan menarik.

Saya merasakan seperti menjadi bagian dari keluarga besar. Selain itu saya merasakan menikmati kopi secara gratis yang disajikan oleh warga Desa Kemiren.

Kepala Desa Kemiren Mohammad Arifin dalam sambutannya menyampaikan acara ini tidak akan sukses tanpa ada dukungan masyarakat. Dia juga berterimah kasih kepada masyarakat   Kemiren atas pemberian tema pada tahun ini, yaitu sak corot dadi seduluran, yang artinya sekali minum kita bersaudara. Dengan ngopi bersama warga desa merekatkan tali persaudaran. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#banyuwangi #suku osing #surabaya #festival #kemiren #Ngopi Sepuluh Ewu #budaya #Adat