Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Pojhian Hodo, Upacara Ritual Unik di Kabupaten Situbondo, Penggabungan Seni Musik dan Suara

Muhammad Khoirul Rizal • Kamis, 26 Desember 2024 | 15:53 WIB
Foto: Saat pelaksanaan Pojhian Hodo/ ig @situbondokab
Foto: Saat pelaksanaan Pojhian Hodo/ ig @situbondokab

RADAR SITUBONDO - Ada ritual unik yang hanya bisa kalian jumpai di kalangan masyarakat Kabupaten Situbondo.

Ritual ini biasanya dilakukan menjelang musim hujan atau di penghujung musim kemarau.

Ritual yang dimaksud adalah Pojhian Hodo, ritual yang sudah dilakukan sejak nenek moyang tersebut masih tetap dilestarikan di Kabupaten Situbondo.

Pojhian Hodo merupakan perpaduan seni musik tradisional dengan suara-suara dari manusia.

Alat musiknya pun merupakan alat musik tradisional seperti suling dan gamelan yang biasanya mengiringi suara-suara dari orang yang membaca-baca.

Filosofisnya, yakni menggambarkan kehidupan dan adat di masyarakat yang berjalan beriringan.

Selain itu juga sebagai edukasi mengajak masyarakat untuk bersahabat dengan alam dan mengingat kekuasaan Tuhan.

Pojhian Hodo biasanya dilakukan dengan tujuan untuk meminta atau memohon hujan kepada Sang Pencipta.

Ritual upacara Pojhian Hodo biasanya dilakukan oleh warga Asembagus tepatnya di Desa Bantal.

Jika beruntung saat jalan-jalan ke Situbondo, kalian bisa mengikuti ritual ini yang dilakukan setiap tahunnya.

Pojhian Hodo sendiri merupakan tradisi atau budaya asli Kabupaten Situbondo yang sampai sekarang masih dilestarikan oleh masyarakat setempat. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#situbondo #Pojhian Hodo #nenek moyang #musim kemarau #ritual