RadarSitubondo.id - Sekitar 40 orang pelukis cat air dari sejumlah daerah di Indonesia melukis bersama di Pantai Beach Forest.
Aksi ini merupakan salah satu kegiatan dalam memeriahkan pelaksanaan Art Camp ke lima Komunitas Lukis Cat Air Indonesia (KOLCAI) yang digelar di Beach Forest Situbondo.
Ketua Komunitas Lukis Cat Air Indonesia (KOLCAI) Chapter Situbondo hari ini, Jefri Gunawan mengungkapkan, Art Camp diadakan dua tahun sekali.
Momen ini sekaligus menjadi ajang berkumpulnya para pecinta seni lukis cat air dari seluruh Indonesia.
'Tahun ini pesertanya sekitar 40 orang. Biasanya lebih dari itu, kali ini karena ada beberapa yang berhalangan hadir,' ujarnya saat dihubungi wartawan Radar Situbondo kemarin (15/7).
Disebutkan, Art Camp ke-5 digelar 11-13 Juli. Selama tiga hari berada di tempat wisata yang ada di Desa Klatakan, Kecamatan Kendit tersebut para peserta melakukan sejumlah kegiatan.
Hal yang paling penting adalah musyawarah nasional anggota untuk memilih Ketua Kolcai.
'Kita juga membahas agenda organisasi dua tahun ke depan, termasuk penetapan lokasi kegiatan art camp berikutnya,' ungkapnya.
Kegiatan lainnya yang cukup menarik adalah melukis bersama para maestro seni lukis cair air di satu kertas panjang sekitar 13 meter.
Objeknya pun tentang Situbondo. Mulai tempat wisata, pemandangan alam hingga kesenian. Butuh waktu sekitar 1,5 jam untuk menyelesaikannya.
'Kita sangat bersyukur dengan hadirnya para maestro seni lukis cat air dari berbagai daerah. Karena bisa memberikan inspirasi,' imbuhnya.
Kata pria yang menjabat Wakasek Kesiswaan di SMAN 2 Situbondo tersebut, keadaan itu mampu memberikan kebahagiaan tersendiri bagi peserta.
Selain menambah wawasan dalam seni lukis cat air, juga mempererat tali silaturahmi antar pecinta lukis cat air se-Indonesia.
Jefri menjelaskan, Art Camp Kolcai ke lima didukung penuh para seniman lokal Situbondo yang tergabung dalam Dewan Kesenian Situbondo.
Sehingga, jangan heran jika acara berlangsung cukup meriah dengan tampilnya beberapa kesenian tradisional Situbondo.
'Sengaja kami kemas lebih menghibur karena kami juga bekerja sama dengan Dewan Kesenian Situbondo,' ungkapnya. (mg1/pri)
Editor : Edy Supriyono