RADARSITUBONDO.ID - Kalender Jawa Agustus 2026 menjadi referensi penting bagi masyarakat yang masih menggunakan perhitungan weton dan neptu dalam berbagai aktivitas. Sepanjang Agustus 2026 terdapat perpindahan bulan Jawa dari Sapar ke Mulud, sekaligus dua momen penting yakni HUT Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus dan Maulid Nabi Muhammad SAW pada 25 Agustus 2026.
Berdasarkan kalender Jawa, bulan Agustus 2026 dimulai pada Sabtu Kliwon dengan neptu 17 dan berakhir pada Senin Kliwon dengan neptu 12.
Selama bulan ini terdapat kombinasi weton yang kerap menjadi rujukan masyarakat Jawa dalam menentukan waktu hajatan, selamatan, pindah rumah, hingga kegiatan adat lainnya.
Kalender Jawa Agustus 2026 Lengkap
- 1 Agustus 2026, Sabtu Kliwon, neptu 17, 16 Sapar 1960 Jawa, 17 Safar 1448 H
- 2 Agustus 2026, Minggu Legi, neptu 10, 17 Sapar, 18 Safar 1448 H
- 3 Agustus 2026, Senin Pahing, neptu 13, 18 Sapar, 19 Safar 1448 H
- 4 Agustus 2026, Selasa Pon, neptu 10, 19 Sapar, 20 Safar 1448 H
- 5 Agustus 2026, Rabu Wage, neptu 11, 20 Sapar, 21 Safar 1448 H
- 6 Agustus 2026, Kamis Kliwon, neptu 16, 21 Sapar, 22 Safar 1448 H
- 7 Agustus 2026, Jumat Legi, neptu 11, 22 Sapar, 23 Safar 1448 H
- 8 Agustus 2026, Sabtu Pahing, neptu 18, 23 Sapar, 24 Safar 1448 H
- 9 Agustus 2026, Minggu Pon, neptu 12, 24 Sapar, 25 Safar 1448 H
- 10 Agustus 2026, Senin Wage, neptu 8, 25 Sapar, 26 Safar 1448 H
- 11 Agustus 2026, Selasa Kliwon, neptu 11, 26 Sapar, 27 Safar 1448 H
- 12 Agustus 2026, Rabu Legi, neptu 12, 27 Sapar, 28 Safar 1448 H
- 13 Agustus 2026, Kamis Pahing, neptu 17, 28 Sapar, 29 Safar 1448 H
- 14 Agustus 2026, Jumat Pon, neptu 13, 29 Sapar, 1 Rabiul Awal 1448 H
- 15 Agustus 2026, Sabtu Wage, neptu 13, 1 Mulud 1960 Jawa, 2 Rabiul Awal 1448 H
- 16 Agustus 2026, Minggu Kliwon, neptu 13, 2 Mulud, 3 Rabiul Awal 1448 H
- 17 Agustus 2026, Senin Legi, neptu 9, 3 Mulud, 4 Rabiul Awal 1448 H, HUT Kemerdekaan RI
- 18 Agustus 2026, Selasa Pahing, neptu 12, 4 Mulud, 5 Rabiul Awal 1448 H
- 19 Agustus 2026, Rabu Pon, neptu 14, 5 Mulud, 6 Rabiul Awal 1448 H
- 20 Agustus 2026, Kamis Wage, neptu 12, 6 Mulud, 7 Rabiul Awal 1448 H
- 21 Agustus 2026, Jumat Kliwon, neptu 14, 7 Mulud, 8 Rabiul Awal 1448 H
- 22 Agustus 2026, Sabtu Legi, neptu 14, 8 Mulud, 9 Rabiul Awal 1448 H
- 23 Agustus 2026, Minggu Pahing, neptu 14, 9 Mulud, 10 Rabiul Awal 1448 H
- 24 Agustus 2026, Senin Pon, neptu 11, 10 Mulud, 11 Rabiul Awal 1448 H
- 25 Agustus 2026, Selasa Wage, neptu 7, 11 Mulud, 12 Rabiul Awal 1448 H, Maulid Nabi Muhammad SAW
- 26 Agustus 2026, Rabu Kliwon, neptu 15, 12 Mulud, 13 Rabiul Awal 1448 H
- 27 Agustus 2026, Kamis Legi, neptu 13, 13 Mulud, 14 Rabiul Awal 1448 H
- 28 Agustus 2026, Jumat Pahing, neptu 15, 14 Mulud, 15 Rabiul Awal 1448 H
- 29 Agustus 2026, Sabtu Pon, neptu 16, 15 Mulud, 16 Rabiul Awal 1448 H
- 30 Agustus 2026, Minggu Wage, neptu 9, 16 Mulud, 17 Rabiul Awal 1448 H
- 31 Agustus 2026, Senin Kliwon, neptu 12, 17 Mulud, 18 Rabiul Awal 1448 H
Momen Penting dalam Kalender Jawa Agustus 2026
Terdapat dua tanggal yang menonjol pada Agustus 2026.
- 17 Agustus 2026 bertepatan dengan Senin Legi, neptu 9, sekaligus peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
- 25 Agustus 2026 bertepatan dengan Selasa Wage, neptu 7, yang menjadi hari libur nasional Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah.
Kedua tanggal tersebut menarik karena berada dalam bulan Mulud pada penanggalan Jawa. Dalam tradisi masyarakat Jawa, bulan Mulud memiliki keterkaitan kuat dengan peringatan kelahiran Nabi Muhammad SAW serta berbagai tradisi keagamaan dan budaya yang masih bertahan hingga saat ini.
Di tengah dominasi kalender digital, kalender Jawa tetap memiliki fungsi sosial yang kuat. Di banyak daerah Jawa Timur, Jawa Tengah, dan DIY, weton masih digunakan untuk menentukan waktu pelaksanaan hajatan keluarga, syukuran usaha, hingga tradisi bersih desa.
Menariknya, fungsi kalender Jawa saat ini tidak lagi semata-mata berkaitan dengan kepercayaan tradisional. Banyak keluarga menggunakannya sebagai sarana menjaga kesinambungan pengetahuan lintas generasi.
Kalender Jawa menjadi titik temu antara tradisi lokal, kalender nasional, dan kalender Islam yang hidup berdampingan dalam kehidupan sehari-hari.
Memahami Perhitungan Neptu
Neptu merupakan hasil penjumlahan nilai hari dan pasaran.
- Nilai hari:
- Minggu = 5
- Senin = 4
- Selasa = 3
- Rabu = 7
- Kamis = 8
- Jumat = 6
- Sabtu = 9
Nilai pasaran:
- Legi = 5
- Pahing = 9
- Pon = 7
- Wage = 4
- Kliwon = 8
Sebagai contoh, Sabtu Kliwon memiliki neptu 17 karena berasal dari penjumlahan Sabtu bernilai 9 dan Kliwon bernilai 8.
Disclaimer: Kalender Jawa dan perhitungan neptu merupakan bagian dari tradisi budaya Nusantara yang digunakan sebagai referensi sosial dan kultural. Penggunaannya dapat berbeda antar daerah dan tidak dimaksudkan sebagai kepastian terhadap suatu peristiwa.
Editor : Agung Sedana