Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Open AI akan Stop Layanan Aplikasi Video Sora

Bayu Shaputra • 2026-03-26 15:46:06

Sora by Open AI kini telah tersedia di Play Store,
Sora by Open AI kini telah tersedia di Play Store,

RADARSITUBONDO.ID - Langkah mengejutkan datang dari OpenAI. Perusahaan teknologi berbasis kecerdasan artifisial itu secara resmi menghentikan operasional Sora, aplikasi pembuat video berbasis AI generatif yang sebelumnya digadang-gadang menjadi terobosan baru di industri kreatif digital.

Keputusan tersebut diumumkan secara terbuka melalui pernyataan tim Sora di platform X. Dalam unggahan itu, mereka menyampaikan pesan perpisahan kepada para pengguna dan komunitas kreator yang selama ini memanfaatkan teknologi tersebut.

"Kami mengucapkan selamat tinggal kepada Sora. Kepada semua orang yang berkarya bersama Sora, membagikannya, dan membangun komunitas di sekitarnya: terima kasih," tulis tim Sora.

Tidak hanya itu, mereka juga memastikan bahwa informasi lanjutan akan segera disampaikan, terutama terkait jadwal penghentian penuh layanan serta mekanisme penyimpanan karya pengguna. "Kami akan segera membagikan lebih banyak, termasuk jadwal untuk aplikasi dan API serta detail tentang cara menyimpan karya pengguna," lanjut pernyataan tersebut.

Namun, hingga saat ini pihak OpenAI belum memberikan penjelasan rinci terkait alasan utama di balik penghentian layanan tersebut. Ketidakjelasan ini memicu berbagai spekulasi, terutama mengingat Sora merupakan salah satu inovasi terbaru yang baru dirilis secara luas belum genap satu tahun.

Keputusan ini semakin menarik perhatian karena muncul tak lama setelah kerja sama besar antara OpenAI dan Disney diumumkan. Dalam kesepakatan tersebut, Sora direncanakan mampu menghasilkan video berbasis permintaan pengguna dengan memanfaatkan lebih dari 200 karakter ikonik dari berbagai waralaba populer seperti Marvel, Pixar, hingga Star Wars.

Bahkan, proyek tersebut sempat diarahkan untuk menghadirkan konten video bertema "inspirasi penggemar" pada awal 2026, dengan kurasi khusus di platform Disney+. Namun rencana ambisius itu tidak berlanjut setelah Disney memutuskan mengakhiri kemitraannya, termasuk rencana investasi senilai 1 miliar dolar AS ke OpenAI.

Melalui pernyataan resminya, pihak Disney tetap memberikan apresiasi atas kolaborasi yang telah terjalin. "Kami menghargai kolaborasi konstruktif antara tim kami dan apa yang kami pelajari darinya, dan kami akan terus terlibat dengan platform AI untuk menemukan cara baru untuk bertemu penggemar di tempat mereka berada sambil secara bertanggung jawab merangkul teknologi baru yang menghormati IP dan hak-hak para pencipta".

Di balik ambisi besar tersebut, perjalanan Sora memang tidak sepenuhnya mulus. Sejak awal diperkenalkan pada Februari 2024 sebagai model teks-ke-video, teknologi ini langsung menarik perhatian luas karena kemampuannya menghasilkan video yang sangat realistis hanya dari perintah teks.

Namun, memasuki akhir 2025, Sora mulai menuai kontroversi. Kekhawatiran muncul dari kalangan industri kreatif, khususnya pekerja seni di Hollywood, terkait potensi pelanggaran hak cipta.

Sistem opt-out yang diterapkan pada Sora 2 dinilai memberatkan pemilik karya, karena mereka harus secara aktif mengajukan pengecualian agar kontennya tidak digunakan dalam pelatihan AI.

Tekanan juga datang dari Jepang. Organisasi perdagangan konten CODA, yang mewakili berbagai rumah produksi termasuk Studio Ghibli, secara resmi meminta OpenAI menghentikan penggunaan konten mereka untuk melatih model AI tersebut.

Di tengah dinamika itu, OpenAI tetap melanjutkan pengembangan hingga akhirnya merilis aplikasi Sora secara mandiri pada September 2025. Namun, hanya berselang beberapa bulan, layanan tersebut justru harus dihentikan.

Dampak dari penutupan ini juga merembet ke layanan lain. Fitur pembuatan video berbasis teks di ChatGPT dipastikan tidak lagi tersedia, menandai berakhirnya fase eksperimen besar OpenAI di sektor video generatif untuk sementara waktu.

 

Editor : Agung Sedana
#Sora ditutup #openai