Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Herdman Bela Sananta, Samakan Perannya dengan Olivier Giroud

Bayu Shaputra • 2026-03-30 08:25:29
Ramadhan Sananta saat menjadi starter timnas Indonesia di FIFA Sereis 2026. (Instagram/m.ramadhansn)
Ramadhan Sananta saat menjadi starter timnas Indonesia di FIFA Sereis 2026. (Instagram/m.ramadhansn)

 

RADARSITUBONDO.ID - Laga uji coba dalam rangka FIFA Series 2026 yang berakhir dengan kemenangan telak Timnas Indonesia ternyata menyisakan polemik. Sorotan tajam dari publik justru mengarah kepada penyerang Ramadhan Sananta yang dinilai tidak tampil maksimal meski tim meraih kemenangan meyakinkan 4-0 atas Saint Kitts and Nevis.

Pelatih kepala Timnas Indonesia, John Herdman, akhirnya angkat suara menanggapi derasnya kritik yang beredar di media sosial. Dalam konferensi pers yang berlangsung di Stadion Madya, Jakarta, Minggu (29/3/2026), Herdman secara terbuka menyampaikan kekecewaannya terhadap respons publik yang dianggap berlebihan.

Baca Juga: Mauro Zijlstra Cedera, PSSI Panggil Jens Raven Jelang Final Indonesia vs Bulgaria

Menurut Herdman, penilaian terhadap seorang striker tidak bisa hanya dilihat dari jumlah gol yang dicetak. Ia menegaskan bahwa kontribusi Sananta selama 72 menit berada di lapangan justru memiliki peran vital dalam skema permainan tim.

Meski tidak mencatatkan nama di papan skor, pergerakan tanpa bola yang dilakukan Sananta dinilai mampu membuka ruang bagi rekan-rekannya.

Pelatih asal Inggris itu bahkan membandingkan peran Sananta dengan striker veteran Prancis, Olivier Giroud, yang tetap mendapat apresiasi tinggi meskipun pernah melalui turnamen tanpa mencetak gol.

Dalam konteks permainan modern, Herdman menekankan bahwa fungsi penyerang tidak lagi sebatas penyelesai akhir, melainkan juga bagian penting dari sistem kolektif tim.

"Kritik berlebihan di media sosial tidak pantas. Kita harus lebih baik sebagai bangsa. Perannya sangat penting—dia membuka ruang, menjadi lini pertama dalam pressing," ungkap Herdman.

Baca Juga: Sekolah Daring di Situbondo Segera Diterapkan? Dispendikbud Masih Tunggu Keputusan Bupati!

Ia menjelaskan bahwa mobilitas Sananta di lini depan mampu mengganggu konsentrasi pertahanan lawan. Hal tersebut membuka peluang bagi pemain lain seperti Ole Romeny, Ragnar Oratmangoen, dan Beckham Putra untuk mendapatkan ruang tembak yang lebih leluasa.

Dalam pertandingan tersebut, efektivitas serangan Indonesia justru lahir dari kerja kolektif yang melibatkan peran tak terlihat di balik layar.

Sementara itu, Sananta sendiri mengaku bersyukur dapat kembali memperkuat Timnas Indonesia setelah sempat absen sejak laga melawan Irak pada Oktober tahun lalu.

Penyerang berusia 23 tahun yang kini memperkuat DPMM FC itu menunjukkan performa cukup konsisten di level klub dengan torehan empat gol dan dua assist di Liga Malaysia musim ini.

Baca Juga: Awas Bahaya! Polisi Situbondo Tertibkan Pemain Layangan, Warga Terluka dan Tanaman Rusak

Herdman berharap publik dapat melihat sepak bola secara lebih utuh dan tidak semata-mata menilai pemain dari statistik gol. Ia juga mengingatkan pentingnya dukungan suporter terhadap para pemain yang berjuang membawa nama Indonesia di kancah internasional

Dukungan tersebut dinilai krusial untuk menjaga mental dan kepercayaan diri pemain, terutama di tengah meningkatnya ekspektasi publik terhadap performa Timnas Indonesia dalam berbagai ajang internasional ke depan.

Editor : Bayu Shaputra
#Ramadhan Sananta #FIFA Series 2026 #John Herdman #timnas indonesia