Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Jelang 9 Laga Krusial, Dion Markx Ungkap Kerasnya Latihan Persib Bandung

Bayu Shaputra • Selasa, 31 Maret 2026 | 10:00 WIB
Bek muda Persib Bandung, Dion Markx. (Instagram/dion.markx)
Bek muda Persib Bandung, Dion Markx. (Instagram/dion.markx)

 

RADARSITUBONDO.ID - Bek Persib Bandung, Dion Markx, mengungkap pengalaman tak biasa saat menjalani program latihan intensitas tinggi menjelang laga krusial lanjutan Super League 2025/2026. Pemain bertahan itu bahkan menggambarkan sesi latihan yang dijalaninya terasa seperti “dibunuh” oleh pelatih fisik demi mengembalikan kondisi terbaik tim.

Momen tersebut terjadi setelah skuad Maung Bandung kembali berkumpul usai libur Lebaran pada 25 Maret 2026. Tanpa banyak waktu beradaptasi, fokus tim langsung diarahkan pada persiapan menghadapi Semen Padang dalam pekan ke-26.

Pertandingan dijadwalkan berlangsung di Stadion Haji Agus Salim pada 5 April, sekaligus menjadi awal dari rangkaian sembilan laga padat dalam waktu singkat.

Markx memastikan kondisi fisiknya terus mengalami peningkatan sejak kembali dari masa libur. Program latihan mandiri yang diberikan tim pelatih selama jeda dinilai berjalan efektif dalam menjaga kebugaran pemain tetap stabil. “Kondisi saya bagus. Kami mendapatkan program dari Miro (Petric). Saya menjalankannya dengan disiplin,” ujar Dion Markx.

Baca Juga: Coach Justin Nilai Perubahan Gaya Main Timnas Indonesia di Era John Herdman

Komitmen tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga performa individu, terutama saat tim tidak menjalani latihan bersama. Seluruh pemain memang dibekali program khusus selama libur agar tidak mengalami penurunan kondisi fisik saat kembali ke lapangan.

Meski demikian, intensitas latihan yang dijalani pada pekan ini mengalami peningkatan signifikan. Markx mengakui sesi latihan terasa sangat berat dan menguras tenaga. “Sekarang, dia (pelatih fisik) seolah ingin 'membunuh' kami dalam latihan karena kami akan menjalani sembilan pertandingan dalam waktu singkat. Kami harus kembali bugar sepenuhnya,” tambah Dion Markx.

Ungkapan tersebut mencerminkan keseriusan tim pelatih dalam mempersiapkan skuad menghadapi jadwal padat. Bagi Markx, latihan keras tersebut bukan tanpa alasan. Ia menilai peningkatan intensitas menjadi langkah penting agar tim mampu tampil konsisten hingga akhir musim.

Baca Juga: KontraS Desak Pengusutan Tuntas Kasus Penyiraman Andrie Yunus hingga Aktor Intelektual

Menurutnya, peningkatan level kebugaran menjadi kebutuhan utama yang tidak bisa ditawar. “Menurut saya tipe latihan hari ini sangat berat, tentu saja berat bagi siapa pun. Tapi saya rasa semua pemain bisa melaluinya,” lanjutnya.

Optimisme pun ditunjukkan pemain berusia muda tersebut. Ia meyakini seluruh skuad mampu beradaptasi dengan tuntutan fisik tinggi yang diterapkan. Bahkan, latihan berat dinilainya sebagai investasi jangka pendek untuk menghadapi sisa kompetisi. “Ini merupakan persiapan yang sangat bagus untuk sembilan laga sisa. Kami memerlukan ini dan itu sangat bagus bagi tim,” tandas Dion Markx.

Di balik persiapan intens bersama Persib, perjalanan karier Markx juga menjadi sorotan. Sebelum merapat ke Indonesia, ia menghabiskan sebagian besar waktunya di kompetisi Eropa bersama NEC Nijmegen di berbagai kelompok usia. Pengalaman tersebut membentuk karakter bermainnya sebagai bek yang disiplin.

Bersama NEC Nijmegen U21, Markx tampil dalam 47 pertandingan dan mencetak lima gol dengan total 3.668 menit bermain. Ia juga sempat memperkuat kelompok usia U17 dan U18, serta membela TOP Oss. Secara keseluruhan, ia telah mengoleksi 62 pertandingan dengan enam gol sebelum bergabung dengan Persib Bandung.

Baca Juga: Timnas Indonesia Berpeluang Naik Tiga Peringkat FIFA Jika Kalahkan Bulgaria

Namun, kontribusinya bersama Persib sejauh ini masih terbatas. Markx baru mencatatkan satu penampilan dengan durasi tiga menit bermain. Meski demikian, proses adaptasi masih terus berjalan dan peluang tampil lebih banyak terbuka lebar.

Padatnya jadwal pertandingan membuat rotasi pemain menjadi kebutuhan mutlak. Situasi ini dapat dimanfaatkan Markx untuk membuktikan kemampuannya. Kondisi fisik yang prima akan menjadi modal utama dalam bersaing memperebutkan tempat di tim utama.

Editor : Bayu Shaputra
#Dion Markx #persib bandung #Super League