RADARSITUBONDO.ID - Presiden FIFA, Gianni Infantino, menegaskan bahwa tidak ada skenario alternatif terkait keikutsertaan Iran di Piala Dunia 2026. Di tengah memanasnya konflik antara Iran dan Amerika Serikat, FIFA tetap berpegang pada rencana awal.
Partisipasi Iran menjadi sorotan setelah situasi geopolitik antara kedua negara meningkat sejak akhir Februari. Kondisi tersebut memicu pertanyaan terkait keamanan dan kelayakan Iran untuk bertanding, mengingat seluruh laga fase grup mereka dijadwalkan berlangsung di wilayah Amerika Serikat.
Tim nasional Iran direncanakan menjalani dua pertandingan Grup G di Los Angeles. Sementara satu laga terakhir fase grup akan digelar di Seattle. Lokasi pertandingan ini sempat memunculkan kekhawatiran, baik dari sisi keamanan maupun faktor politik.
Baca Juga: Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Bulgaria di Final FIFA Series 2026
Di tengah situasi tersebut, sempat muncul permintaan dari pihak Iran agar pertandingan mereka dipindahkan ke Meksiko, yang juga menjadi salah satu tuan rumah bersama selain Amerika Serikat dan Kanada. Namun, FIFA tidak mengubah rencana yang telah ditetapkan sebelumnya.
Dalam wawancara dengan televisi Meksiko N+ Univision, Infantino kembali menegaskan sikap organisasinya. “Kami ingin Iran bermain. Tidak ada rencana B, C, atau D. Hanya ada rencana A,” ujarnya. Ia juga menekankan bahwa kehadiran Iran di turnamen tersebut merupakan representasi dari rakyatnya, baik yang berada di dalam negeri maupun di luar negeri.
Lebih lanjut, Infantino menyebut bahwa FIFA akan berupaya memastikan Iran dapat berpartisipasi dalam kondisi terbaik, meskipun ia mengakui situasi yang dihadapi saat ini tidak sederhana. Menurutnya, kompleksitas politik tidak seharusnya menghalangi semangat olahraga global.
Baca Juga: China Minta AS Hentikan Blokade Kuba di Tengah Ketegangan Global
Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, sempat menyatakan bahwa tim nasional Iran tetap akan disambut dalam ajang tersebut. Pernyataan itu sempat memberikan kejelasan awal terkait posisi pemerintah Amerika Serikat.
Namun, pernyataan lanjutan Trump melalui platform Truth Social kembali memunculkan ketidakpastian. Ia menyampaikan pandangan berbeda terkait keamanan tim Iran. “Tim nasional Iran dipersilakan ikut Piala Dunia, tetapi saya benar-benar tidak percaya itu tepat bagi mereka untuk berada di sana, demi keselamatan dan kehidupan mereka sendiri,” kata Trump.
Editor : Bayu Shaputra