Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Terakhir Kali Italia Tampil di Piala Dunia Saat Era Presiden SBY

Bayu Shaputra • Rabu, 1 April 2026 | 12:25 WIB
Timnas Italia saat melawan Boznia di Playoff Piala Dunia 2026. (Instagram/azzurri)
Timnas Italia saat melawan Boznia di Playoff Piala Dunia 2026. (Instagram/azzurri)

 

RADARSITUBONDO.ID - Perjalanan panjang Timnas Italia di ajang Piala Dunia masih belum menemukan titik terang. Teranyar, kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026 memperpanjang catatan buruk yang sudah dimulai sejak edisi Piala Dunia 2014 di Brasil.

Momen terakhir Gli Azzurri tampil di panggung tertinggi sepak bola dunia terjadi pada 24 Juni 2014. Saat itu, Indonesia masih dipimpin oleh Susilo Bambang Yudhoyono yang tengah berada di tahun akhir masa jabatan keduanya. Dalam konteks waktu, periode tersebut menjadi penanda betapa lamanya Italia absen dari kompetisi empat tahunan itu.

Pertandingan penutup Italia di fase grup berlangsung penuh tekanan saat menghadapi Timnas Uruguay di Arena das Dunas, Natal. Laga tersebut berakhir pahit setelah Italia kalah 0-1, hasil yang memastikan langkah mereka terhenti lebih awal.

Baca Juga: Fakta Baru Kasus Mayat dalam Freezer di Bekasi, Barang Korban Dijual Lewat Facebook

Duel itu tidak hanya dikenang karena hasilnya, tetapi juga insiden kontroversial yang melibatkan Luis Suarez dan Giorgio Chiellini. Penyerang Uruguay tersebut tertangkap kamera menggigit bahu Chiellini. “Insiden itu menjadi sorotan dunia,” dan hingga kini masih sering disebut sebagai salah satu momen paling kontroversial dalam sejarah Piala Dunia.

Situasi semakin memburuk bagi Italia setelah gelandang Claudio Marchisio menerima kartu merah langsung pada menit ke-59. Bermain dengan sepuluh orang membuat keseimbangan tim terganggu, hingga akhirnya Diego Godín mencetak gol melalui sundulan yang memastikan kemenangan Uruguay.

Kekalahan tersebut menjadi titik balik yang pahit. Tidak lama setelah laga usai, pelatih Cesare Prandelli dan Presiden Federasi Sepak Bola Italia FIGC, Giancarlo Abete, mengumumkan pengunduran diri. Keputusan itu mencerminkan dampak besar yang ditimbulkan dari kegagalan tersebut, bukan hanya secara teknis, tetapi juga mental.

Baca Juga: Arus Balik Santri Membludak di Pelabuhan Jangkar, Polisi Perketat Penjagaan!

Sejak saat itu, performa Italia mengalami penurunan signifikan. Negara dengan empat gelar juara dunia itu gagal lolos ke Piala Dunia 2018 dan Piala Dunia 2022. Padahal sebelumnya, Italia dikenal sebagai salah satu kekuatan utama sepak bola dunia dengan gelar juara pada 1934, 1938, 1982, dan 2006.

Kegagalan beruntun tersebut menjadi rekor terburuk dalam sejarah mereka. Sebelumnya, Italia hanya pernah absen pada edisi 1930 dan 1958. Namun kini, absensi tersebut berubah menjadi tren yang sulit diputus.

Harapan sempat muncul saat Italia menjuarai Piala Eropa 2020. Gelar tersebut seolah menjadi tanda kebangkitan. Namun kenyataannya, konsistensi masih menjadi persoalan utama.

Terbaru, pada 1 April 2026, Italia kembali gagal mengamankan tiket ke Piala Dunia setelah kalah adu penalti dari Bosnia-Herzegovina. Hasil ini memastikan bahwa Gli Azzurri kembali absen di ajang Piala Dunia, memperpanjang penantian yang kini telah berlangsung lebih dari satu dekade.

Editor : Bayu Shaputra
#Timnas Italia #Presiden SBY #Piala Dunia 2026