Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

PSIM Yogyakarta Fokus Taktik Jelang Lawan Dewa United di Pekan 26 BRI Super League

Bayu Shaputra • Kamis, 2 April 2026 | 17:30 WIB
Sesi latihan PSIM. (Instagram/psimjogja_official)
Sesi latihan PSIM. (Instagram/psimjogja_official)

 

RADARSITUBONDO.ID - PSIM Yogyakarta terus mengintensifkan persiapan jelang laga tandang menghadapi Dewa United Banten FC pada pekan ke-26 BRI Super League 2025/2026.

Pertandingan dijadwalkan berlangsung Jumat (3/4) pukul 19.00 WIB dan menjadi momentum penting bagi Laskar Mataram untuk menjaga posisi di papan tengah klasemen.

Setelah menjalani libur Lebaran selama beberapa hari, seluruh pemain PSIM kini kembali ke sesi latihan dengan kondisi yang dinilai cukup baik. Pelatih Jean-Paul van Gastel memastikan anak asuhnya telah kembali dalam kondisi bugar, baik secara fisik maupun mental.

“Kondisi mereka bagus. Mereka kembali dengan baik dari liburan guna menyegarkan pikiran dan tubuh mereka," kata Jean-Paul van Gastel.

Baca Juga: Jatim Dominasi Nasional SNBP 2026, Khofifah Dorong Pemanfaatan KIP Kuliah

Pelatih asal Belanda itu menegaskan bahwa tidak ada persiapan khusus yang diterapkan untuk menghadapi Dewa United, meski pada pertemuan putaran pertama PSIM mampu meraih kemenangan dengan skor 2-0. Ia lebih menitikberatkan pada penguatan identitas permainan tim sendiri.

“Prinsip-prinsip bertahan dan menyerang, itu ada di semua latihan kami hari ini. Kalau persiapan melawan Dewa, saya fokus pada tim saya sendiri dan cara kami ingin bermain,” ujarnya.

Menurutnya, pendekatan tersebut menjadi kunci untuk menjaga konsistensi performa tim di tengah ketatnya persaingan liga. Ia juga menilai Dewa United bukan lagi tim yang sama seperti di awal musim. Perubahan komposisi pemain pada bursa transfer paruh musim membuat kekuatan tim lawan meningkat signifikan.

Baca Juga: Jatim Dominasi Nasional SNBP 2026, Khofifah Dorong Pemanfaatan KIP Kuliah

“Saya pikir, mereka sudah memiliki tim amat tangguh. Mereka melangkah jauh di Liga Asia, sayangnya tersingkir dari kompetisi itu, tapi mendapat bala bantuan tambahan pemain baru di bursa transfer sehingga membuat Dewa menjadi tim lebih kuat sekarang,” katanya.

Meski demikian, PSIM harus menghadapi laga ini dengan sejumlah kendala. Beberapa pemain dipastikan absen, di antaranya Fahreza Sudin yang harus menjalani hukuman akibat akumulasi kartu merah, serta Anton Fase yang masih dalam proses pemulihan cedera.

Selain itu, kondisi Rakhmatsho Rakhmatzoda juga masih menjadi tanda tanya. Pemain asal Tajikistan tersebut mengalami cedera saat sesi latihan dan belum dipastikan bisa tampil dalam pertandingan nanti.

Situasi ini memaksa tim pelatih untuk menyiapkan alternatif strategi dan rotasi pemain agar tetap mampu tampil kompetitif. Kedalaman skuad akan menjadi faktor penentu dalam menghadapi tekanan dari tim tuan rumah yang tengah mengalami peningkatan performa.

Saat ini, PSIM menempati peringkat kedelapan klasemen sementara dengan raihan 38 poin. Sementara itu, Dewa United berada tepat di bawahnya dengan koleksi 34 poin. Selisih poin yang tipis membuat laga ini diprediksi berlangsung ketat karena kedua tim sama-sama berpeluang memperbaiki posisi di klasemen.

Editor : Bayu Shaputra
#PSIM Yogyakarta #BRI Super League #Dewa United