RADARSITUBONDO.ID - PSSI menegaskan bahwa persoalan yang menimpa empat pemain naturalisasi Timnas Indonesia yang berkarier di Eredivisie tidak berkaitan dengan status kewarganegaraan mereka.
Empat pemain yang dimaksud adalah Dean James, Justin Hubner, Nathan Tjoe-A-On, serta Tim Geypens. Sebelumnya, mereka menjadi sorotan publik setelah tidak dapat memperkuat klub masing-masing di Belanda akibat isu yang dikenal sebagai “paspoortgate”.
Melalui Badan Tim Nasional (BTN), PSSI memberikan penjelasan bahwa seluruh proses naturalisasi yang dijalani para pemain tersebut telah sesuai dengan ketentuan hukum di Indonesia. Dengan demikian, tidak ada persoalan terkait status mereka sebagai Warga Negara Indonesia.
“Seluruh proses naturalisasi sudah sesuai hukum yang berlaku,” demikian penegasan dalam pernyataan resmi BTN.
Baca Juga: Derby Jatim Arema FC vs Persebaya Dipersiapkan Matang, Fokus Keamanan dan Sportivitas
Permasalahan yang terjadi disebut bukan berasal dari Indonesia, melainkan berkaitan dengan aturan administratif di Belanda. Setelah resmi beralih kewarganegaraan menjadi WNI, para pemain harus melakukan penyesuaian terhadap dokumen izin tinggal dan izin kerja mereka di negara tersebut.
Kondisi ini dinilai sebagai konsekuensi logis. Pasalnya, perubahan status kewarganegaraan membuat mereka tidak lagi masuk dalam kategori warga negara Uni Eropa. Dampaknya, keempat pemain tersebut untuk sementara waktu belum dapat mengikuti latihan maupun pertandingan bersama klub masing-masing.
Meski demikian, situasi ini disebut bukan masalah permanen. PSSI menilai kendala tersebut murni bersifat administratif dan dapat diselesaikan dalam waktu tertentu sesuai prosedur yang berlaku di Belanda.
Baca Juga: Ribuan Warga Teheran Hadiri Pemakaman Komandan AL IRGC Alireza Tangsiri
Fenomena ini sekaligus menggambarkan tantangan yang dihadapi pemain keturunan yang memilih membela Indonesia. Mereka tidak hanya tampil membawa nama bangsa di level internasional, tetapi juga harus beradaptasi dengan perubahan status hukum di negara tempat mereka berkarier.
PSSI memberikan apresiasi terhadap komitmen para pemain tersebut. Keputusan untuk menjadi WNI dinilai sebagai bentuk dedikasi tinggi sekaligus wujud kecintaan terhadap Indonesia, terutama bagi mereka yang besar di luar negeri.
Di sisi lain, keberadaan pemain Indonesia di kompetisi Eropa tetap menjadi kebanggaan tersendiri. Kiprah mereka di liga seperti Eredivisie menunjukkan bahwa kualitas pemain Indonesia semakin mendapat pengakuan di tingkat internasional.
Federasi berharap permasalahan administratif ini dapat segera terselesaikan. Dengan begitu, para pemain bisa kembali merumput bersama klub masing-masing dan menjaga performa mereka di level kompetitif.
Editor : Bayu Shaputra