Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Menang Tipis atas Persita, Persebaya Fokus Benahi Kebugaran Jelang Lawan Persija

Bayu Shaputra • Selasa, 7 April 2026 | 10:33 WIB
Aksi Francisco Cachis Rivera saat Persebaya menjamu Persita. (Instagram/officialpersebaya)
Aksi Francisco Cachis Rivera saat Persebaya menjamu Persita. (Instagram/officialpersebaya)

 

RADARSITUBONDO.ID - Persebaya Surabaya akhirnya kembali menemukan ritme kemenangan saat menjamu Persita Tangerang di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (4/4) malam.

Green Force menang tipis 1-0 melalui gol tunggal Francisco Rivera pada menit ke-61. Hasil ini tidak hanya berarti tambahan tiga poin, tetapi juga menjadi jawaban atas tekanan yang sempat mengiringi tim setelah dua laga sebelumnya tanpa kemenangan di kompetisi super league.

Kemenangan tersebut terasa krusial bagi Persebaya yang tengah berupaya menjaga konsistensi performa. Dalam situasi yang tidak sepenuhnya ideal, tim tetap mampu menunjukkan karakter kuat.

Namun, di balik hasil positif itu, pelatih Bernardo Tavares menyoroti persoalan yang tidak bisa diabaikan, yakni kondisi fisik para pemain yang dinilai belum mencapai level terbaik.

Baca Juga: Rugi WIKA Tembus Rp9,7 Triliun di 2025, Pendapatan Anjlok dan Beban Membengkak

Tavares secara terbuka mengakui bahwa kebugaran skuad masih menjadi kendala utama. Situasi tersebut memaksanya melakukan sejumlah penyesuaian, termasuk mengubah posisi beberapa pemain demi menjaga keseimbangan permainan.

“Bagi saya dan terutama bagi tim, ini sangat penting di momen sulit. Banyak pemain tidak bisa bermain karena masalah fisik, jadi kami harus melakukan perubahan posisi. Hari ini menunjukkan bahwa tim ini adalah tim yang sesungguhnya,” ujar Tavares.

Meski dihadapkan pada keterbatasan, Persebaya tetap mampu tampil solid sepanjang pertandingan. Tavares melihat adanya peningkatan dari sisi fokus pemain sejak awal laga. Ia menilai kesiapan mental sudah mulai terbentuk sejak sesi pemanasan.

“Saya melihat pemain lebih fokus sejak pemanasan. Kalau kami mempersiapkan diri dengan baik, hal baik akan terjadi di pertandingan,” sambungnya.

Baca Juga: Rugi WIKA Tembus Rp9,7 Triliun di 2025, Pendapatan Anjlok dan Beban Membengkak

Secara statistik, Persebaya tampil cukup dominan dibandingkan Persita Tangerang. Green Force mencatatkan sembilan percobaan tembakan dengan tiga di antaranya tepat sasaran.

Selain itu, mereka juga unggul dalam perolehan sepak pojok dengan total tiga kesempatan. Meskipun hanya menghasilkan satu gol, peluang yang tercipta sebenarnya membuka kemungkinan untuk meraih kemenangan dengan selisih lebih besar.

Setelah unggul, pendekatan permainan Persebaya mengalami perubahan signifikan. Tim memilih bermain lebih disiplin dengan garis pertahanan yang ditarik lebih dalam.

Strategi ini diterapkan untuk menjaga stabilitas sekaligus mengandalkan transisi cepat sebagai senjata tambahan. Tavares menilai pendekatan tersebut sebagai langkah realistis untuk mengamankan keunggulan.

“Wajar jika mereka lebih menguasai bola saat kami unggul. Kami mencoba mengontrol permainan dan mencari momen untuk mencetak gol kedua,” jelasnya.

Baca Juga: Khamenei Tegaskan Iran Tak Melemah Usai Tewasnya Majid Khademi

Strategi pragmatis itu terbukti efektif hingga akhir pertandingan. Persebaya mampu mempertahankan keunggulan tanpa kebobolan. Meski demikian, efektivitas penyelesaian akhir masih menjadi catatan penting yang perlu diperbaiki dalam sesi evaluasi.

Kemenangan ini juga membawa dampak signifikan terhadap mentalitas pemain. Setelah sempat mengalami hasil kurang memuaskan, termasuk kebobolan dalam jumlah besar di laga sebelumnya, hasil ini menjadi momentum kebangkitan.

“Tidak ada yang suka kalah telak, apalagi kami sempat kebobolan lima gol sebelumnya. Jadi saya senang untuk para pemain,” tegas Tavares.

Baca Juga: Wamenkop Farida Farichah: Kopdes Merah Putih Jadi Kunci Kemandirian Ekonomi Desa

Kini, perhatian Persebaya langsung tertuju pada laga berikutnya yang diprediksi jauh lebih menantang. Mereka dijadwalkan menghadapi Persija Jakarta di Stadion Gelora Bung Karno pada Sabtu (11/4).

Pertandingan tersebut diyakini akan menjadi ujian sesungguhnya, terutama dari segi fisik dan mental.

Persija dikenal memiliki intensitas permainan tinggi, terlebih saat bermain di kandang. Kondisi ini menuntut Persebaya untuk segera membenahi kebugaran pemain agar mampu mengimbangi tempo pertandingan. Jika tidak, tekanan sepanjang laga berpotensi menjadi hambatan serius.

Editor : Bayu Shaputra
#Bernardo Tavares #Persebaya Surabaya #Super League #Persita Tangerang