RADARSITUBONDO.ID - Ambisi Persija Jakarta untuk memangkas jarak dengan para pesaing di papan atas kembali mendapat ujian berat. Saat menjamu Persebaya Surabaya pada Sabtu (11/4), Macan Kemayoran dituntut bangkit demi menjaga peluang dalam perburuan gelar Super League, terutama dalam tekanan persaingan dengan Borneo FC dan Persib Bandung.
Namun, situasi yang dihadapi tim asuhan Mauricio Souza tidak sepenuhnya ideal. Kekalahan pada laga sebelumnya melawan Bhayangkara Presisi masih membekas, sekaligus memperpanjang tren kurang meyakinkan. Di tengah upaya bangkit, Persija juga harus kehilangan dua pemain kunci di lini pertahanan.
Jordi Amat dipastikan absen karena harus menjalani sanksi larangan bertanding setelah menerima kartu merah pada pertandingan sebelumnya. Sementara itu, Thales Lira juga tidak bisa diturunkan akibat akumulasi kartu kuning. Absennya dua bek utama tersebut jelas menjadi tantangan tersendiri bagi lini belakang Persija.
Baca Juga: Kasus Anak Mutilasi Ibu Kandung di Lahat, Polisi Ungkap Motif Pelaku
Kondisi ini sekilas tampak menguntungkan bagi Persebaya. Namun, pelatih Bernardo Tavares menilai situasi tersebut tidak serta-merta memberi keuntungan bagi timnya. Ia menegaskan bahwa kekuatan Persija tidak hanya bergantung pada satu atau dua pemain.
"Saya tidak melihatnya sebagai keuntungan bagi kami. Jordi dan Thales memang pemain bagus, tapi Persija masih memiliki banyak pemain berkualitas yang siap menggantikan mereka," ujarnya.
Persija memang masih memiliki sejumlah opsi tangguh di sektor pertahanan. Nama-nama seperti Rizky Ridho, Shayne Pattynama, hingga Paulo Ricardo dinilai cukup untuk menjaga soliditas lini belakang tim ibu kota tersebut.
Baca Juga: KNVB Putuskan Tidak Ada Pelanggaran, Dean James Bisa Kembali Bermain
Karena itu, Tavares memilih mengalihkan fokus timnya pada kesiapan internal. Ia lebih menekankan pentingnya kondisi fisik dan mental para pemain ketimbang memikirkan kekurangan lawan.
"Saat ini fokus kami adalah melihat pemain mana saja yang tersedia. Kami berharap memiliki lebih banyak pilihan pemain untuk pertandingan ini," tuturnya.
Pendekatan serupa juga disampaikan oleh pemain anyar Persebaya, Riyan Ardiansyah. Ia menegaskan bahwa tim tetap menjalani persiapan seperti biasa tanpa terpengaruh kondisi lawan.
“Kami mempersiapkan diri seperti biasa dan fokus menjalani program latihan yang sudah disusun tim pelatih,” ujarnya.
Riyan memahami bahwa laga di kandang Persija tidak akan mudah. Dukungan suporter fanatik serta motivasi tuan rumah untuk bangkit dari tren negatif menjadi faktor yang patut diwaspadai.
"Persija adalah lawan yang kuat. Karena itu kami harus bekerja lebih keras dan menjaga konsistensi permainan. Secara pribadi saya ingin memberikan kontribusi terbaik agar Persebaya bisa meraih hasil maksimal," tegas pemain berusia 29 tahun tersebut.
Editor : Bayu Shaputra