RADARSITUBONDO.ID - Langkah Timnas Futsal Indonesia menuju tangga juara Piala AFF Futsal 2026 semakin dekat. Namun, pelatih Hector Souto memilih tetap realistis dengan mengakui kekuatan Timnas Futsal Thailand sebagai kandidat terkuat juara. Meski begitu, ambisi Skuad Garuda untuk mengangkat trofi tetap tidak surut.
Timnas futsal Indonesia melangkah ke final didapat setelah menaklukkan Timnas Futsal Vietnam dengan skor tipis 3-2 pada semifinal yang berlangsung di Nonthaburi, Thailand, Jumat (10/4/2026).
Hasil ini memperpanjang konsistensi Indonesia yang kembali tampil di partai puncak untuk keempat kalinya secara beruntun setelah edisi 2019, 2022, dan 2024.
Pada pertandingan tersebut, Indonesia tampil agresif sejak awal. Dua gol cepat dari Andarias Kareth di babak pertama menjadi fondasi kemenangan. Keunggulan 2-0 memberi kepercayaan diri tinggi bagi tim dalam mengendalikan jalannya laga.
Baca Juga: Daftar Kode Redeem FF Terbaru 11 April 2026 Lengkap dengan Cara Klaimnya
Memasuki babak kedua, Vietnam mencoba bangkit. Gol dari Nguyen Da Hai sempat memperkecil ketertinggalan dan meningkatkan tensi pertandingan. Indonesia merespons dengan cepat melalui gol tambahan dari Muhammad Sanjaya yang kembali memperlebar jarak.
Namun, tekanan belum berakhir. Vietnam kembali mencetak gol lewat Trinh Chong Hai melalui skema bola mati. Skor 3-2 membuat laga berlangsung menegangkan hingga detik akhir, tetapi Indonesia mampu mempertahankan keunggulan hingga peluit panjang.
Selepas laga, Souto secara terbuka menyoroti kualitas Thailand yang hampir pasti menjadi lawan di final. Ia menilai pengalaman menjadi pembeda utama.
Baca Juga: Prakiraan Cuaca Hari Ini, Dari Jakarta hingga Yogyakarta Berpotensi Hujan Ringan
“Menurut saya, jika Thailand lolos ke final, mereka benar-benar favorit,” ujarnya dalam konferensi pers.
Pelatih asal Spanyol itu menegaskan bahwa skuad Thailand memiliki kedalaman pengalaman internasional yang kuat. Ia menyoroti keberadaan sejumlah pemain yang pernah tampil di ajang dunia.
“Mereka memiliki enam pemain yang sudah pernah bermain di Piala Dunia dan mencapai babak 16 besar. Mereka juga punya satu pemain yang bermain di Spanyol selama tiga atau empat tahun, yaitu Muhammad Osamanmusa, seorang pivot yang sangat bagus,” tuturnya.
Meski mengakui keunggulan lawan, Souto memastikan mental timnya tetap terjaga. Ia menegaskan bahwa Indonesia tidak datang ke final hanya sebagai pelengkap.
“Kami tetaplah Indonesia dan kami akan berusaha memainkan permainan kami dan menjadi juara turnamen ini karena kami sudah berada di final dan saya sangat bangga dengan tim saya,” tegasnya.
Baca Juga: Pohon Beringin Tumbang Tiba-Tiba Tegak Lagi di Kendit, Warga Bingung: Mistis atau Logis?
Di sisi lain, Thailand memastikan tiket final setelah mengalahkan Timnas Futsal Australia dengan skor 4-3. Pertemuan Indonesia dan Thailand di final kembali menghadirkan duel klasik yang sarat rivalitas di kawasan Asia Tenggara.
Bagi Indonesia, ini merupakan final ketujuh sepanjang sejarah keikutsertaan di ajang ini. Sebelumnya, Skuad Garuda tampil di final pada 2006, 2008, 2010, 2019, 2022, dan 2024. Dari sejumlah kesempatan tersebut, Indonesia berhasil meraih dua gelar juara, yakni pada 2010 dan 2024.
Catatan tersebut menjadi bekal penting untuk menghadapi laga penentuan. Meski Thailand masih menjadi tim tersukses dengan koleksi 16 gelar sejak turnamen pertama digelar pada 2001, peluang Indonesia untuk menciptakan kejutan tetap terbuka.
Editor : Bayu Shaputra