Kekalahan Telak 1-7 dari RD Kongo, Timnas Putri Indonesia Turun ke Perebutan Tempat Ketiga

Bayu Shaputra • Dipublikasikan Senin, 13 April 2026 | 11:45 WIB
Timnas putri Indonesia saat melawan Congo di FIFA Series 2026. (Instagram/timnasindonesia)
Timnas putri Indonesia saat melawan Congo di FIFA Series 2026. (Instagram/timnasindonesia)

 

RADARSITUBONDO.ID - Timnas Putri Indonesia harus mengubur ambisi melaju ke partai puncak ajang FIFA Series 2026 setelah menelan kekalahan telak dari Timnas Putri RD Kongo. Dalam laga yang digelar di Stadion Ratchaburi, Minggu sore WIB, skuad Garuda Pertiwi tumbang dengan skor mencolok 1-7.

Sebenarnya, Timnas Putri Indonesia sempat membuka harapan lebih dulu. Eksekusi penalti Claudia Scheunemann pada menit ke-7 membawa Indonesia unggul cepat. Gol tersebut sempat memberi sinyal positif bagi tim asuhan Satoru Mochizuki untuk mengontrol jalannya pertandingan.

Namun, keunggulan itu tidak bertahan lama. RD Kongo menunjukkan respons agresif dan efektif dalam memanfaatkan celah di lini pertahanan Indonesia.

Merveille Kanjinga menjadi motor kebangkitan dengan dua gol pada menit ke-23 dan 59. Tekanan yang terus dilancarkan membuat lini belakang Indonesia kesulitan mengantisipasi serangan bertubi-tubi.

Baca Juga: Inter Milan Menang Dramatis 4-3 atas Como, Kian Dekat Juara Liga Italia

Flavine Mawete turut mencatatkan dua gol masing-masing pada menit ke-29 dan 74, memperlebar jarak skor. Situasi semakin sulit setelah Marlene Kasaj mencetak gol di masa injury time babak pertama, tepatnya menit 45+6.

Memasuki babak kedua, dominasi RD Kongo tidak mengendur. Olga Massombo menambah gol pada menit ke-52, disusul Farida Feza yang menutup pesta gol pada menit ke-82.

Petaka bagi Indonesia datang di penghujung babak pertama ketika Safira Ika harus meninggalkan lapangan lebih cepat. Bek andalan tersebut diganjar kartu merah usai melakukan pelanggaran keras di area pertahanan sendiri.

Wasit sempat meninjau insiden melalui VAR sebelum akhirnya memastikan keputusan tersebut. Bermain dengan sepuluh pemain membuat beban Indonesia semakin berat dalam meredam agresivitas lawan.

Hasil ini memastikan Indonesia gagal melangkah ke final dan harus beralih ke laga perebutan tempat ketiga. Pada pertandingan berikutnya, Garuda Pertiwi akan menghadapi Timnas Putri Kaledonia Baru yang juga mengalami kekalahan pada laga sebelumnya.

Kaledonia Baru tak mampu memberikan perlawanan berarti saat berhadapan dengan Timnas Putri Thailand. Mereka kalah 0-4 setelah gawangnya dibobol oleh Natalie Ngosuwan pada menit ke-4, disusul Thawanrat Promthongmee di menit ke-28, Janista Jinantuya menit ke-73, dan Alisa Rukpinij pada masa tambahan waktu 90+1.

Secara peringkat dunia, Kaledonia Baru berada di posisi ke-100, sedikit lebih baik dibanding Indonesia yang menempati peringkat ke-105. Meski demikian, secara komposisi pemain, Indonesia dinilai memiliki potensi lebih besar, terutama dengan kehadiran sejumlah pemain diaspora yang merumput di berbagai liga internasional.

Kondisi tersebut membuat laga perebutan tempat ketiga diprediksi berjalan ketat. Indonesia tetap dihadapkan pada tantangan besar untuk bangkit setelah kekalahan telak. Selain itu, absennya Safira Ika akibat kartu merah menjadi kerugian tersendiri bagi lini pertahanan.

Baca Juga: Krisis Air Bersih Mengancam! Situbondo Cuma Andalkan 1 Truk Tangki, DPRD Soroti Anggaran Mandek

Pertandingan perebutan tempat ketiga dijadwalkan berlangsung Rabu (15/4/2026) pukul 16.00 WIB di Stadion Ratchaburi. Laga ini menjadi momentum penting bagi Garuda Pertiwi untuk memulihkan kepercayaan diri sekaligus menutup turnamen dengan hasil lebih positif.

Sementara itu, partai final akan mempertemukan Thailand dan RD Kongo pada hari yang sama pukul 20.30 WIB di stadion yang sama.

Editor : Bayu Shaputra
Sumber : berbagai sumber
RD Kongo Garuda Pertiwi FIFA Series 2026 Timnas putri Indonesia