RADARSITUBONDO.ID - Barcelona menatap leg kedua perempat final Liga Champions dengan keyakinan tinggi meski dalam posisi tertinggal agregat. Tim asal Catalan itu akan menghadapi Atletico Madrid di Riyadh Air Metropolitano, Rabu (15/4) pukul 02.00 WIB, dengan misi membalikkan defisit dua gol.
Salah satu pemain yang menunjukkan optimisme besar adalah Lamine Yamal. Winger muda berusia 18 tahun itu menegaskan dirinya siap tampil maksimal dalam laga krusial tersebut. Ia mengaku justru menikmati tekanan yang datang dalam pertandingan penting seperti ini.
“Saya sangat menantikannya. Saya selalu mengatakan bahwa di awal musim level permainan saya banyak dipertanyakan. Saya senang momen-momen seperti ini datang karena saat itulah pemain sebenarnya muncul, dan saya sangat menantikan pertandingan besok,” kata Lamine Yamal saat jumpa pers.
Baca Juga: Usai Dari Moskow, Prabowo Mendarat di Paris dan Dijadwalkan Bertemu Presiden Macron
Pernyataan itu mencerminkan mentalitas percaya diri yang dimiliki pemain timnas Spanyol tersebut. Ia melihat pertandingan melawan Atletico sebagai panggung pembuktian, bukan beban.
Barcelona memang berada dalam situasi sulit setelah kalah 0-2 pada leg pertama. Dalam laga yang digelar di Camp Nou, mereka gagal membendung efektivitas Atletico Madrid yang mencetak gol melalui Julian Alvarez dan Alexander Sorloth. Hasil itu membuat langkah Barcelona menuju semifinal menjadi lebih berat.
Meski demikian, Yamal menegaskan peluang untuk bangkit masih terbuka lebar. Ia memastikan seluruh pemain memiliki komitmen yang sama untuk berjuang hingga menit akhir.
Baca Juga: Upaya Damai Terus Berlanjut, Peluang Negosiasi AS-Iran Masih Terbuka
“Kami berjanji bahwa jika kami tersingkir, kami akan berjuang sampai akhir, kami tidak akan melewatkan satu menit pun tanpa menekan dan berlari, kami akan memberikan yang terbaik, ini akan menjadi pertandingan 90 menit atau lebih, ini belum berakhir, comeback sangat mungkin dan itulah mengapa kami berada di sini,” ujarnya.
Keyakinan tersebut tidak lepas dari kualitas skuad Barcelona yang dinilai tetap kompetitif. Yamal menyoroti keberadaan pemain-pemain berpengalaman yang terbukti mampu tampil konsisten di level tertinggi.
Menurutnya, kekuatan tim tidak bergantung pada satu individu. Ia bahkan tidak mempermasalahkan jika dirinya gagal tampil maksimal, karena masih banyak pemain lain yang bisa menjadi penentu.
“Untungnya saya bermain untuk Barca dan ada banyak pemain berkualitas tinggi, veteran kelas dunia yang membuktikannya setiap tahun. Saya rasa bukan hanya saya yang akan gagal. Kalaupun iya, saya juga tidak keberatan. Kami memiliki banyak pemain yang mampu mengubah keadaan sendiri, dan itulah mengapa saya percaya pada tim ini,” tandasnya.
Laga leg kedua nanti diprediksi berlangsung ketat. Atletico Madrid dikenal sebagai tim dengan organisasi pertahanan yang solid, terutama saat bermain di kandang sendiri. Namun Barcelona diyakini akan tampil lebih agresif sejak awal untuk mengejar ketertinggalan.
Baca Juga: Sempat Mogok 4 Bulan, Pelayanan Desa Kayu Putih Kembali Normal Meski Gaji Belum Cair!
Pertandingan ini akan menjadi ujian besar bagi mental dan konsistensi Barcelona di bawah arahan Hansi Flick. Hasil akhir tidak hanya menentukan langkah mereka di Liga Champions, tetapi juga menjadi tolok ukur sejauh mana karakter tim terbentuk dalam situasi tertekan.
Dengan agregat 0-2, Barcelona membutuhkan kemenangan dengan selisih minimal dua gol untuk memaksakan perpanjangan waktu. Sementara itu, Atletico Madrid hanya perlu menjaga keunggulan untuk memastikan tiket semifinal.
Editor : Bayu Shaputra