RADARSITUBONDO.ID - Liverpool harus mengakhiri perjalanan mereka di ajang Liga Champions musim 2025-2026 setelah takluk dari Paris Saint-Germain pada babak perempat final. Bermain di Anfield pada Rabu dini hari WIB, tim tuan rumah menyerah dengan skor 0-2, hasil yang sekaligus memastikan mereka tersingkir dengan agregat 0-4.
Kekalahan ini terasa pahit bagi manajer Arne Slot. Ia menilai performa timnya tidak sejalan dengan hasil akhir yang didapat. Sepanjang pertandingan, Liverpool tampil dominan dan mampu menciptakan banyak peluang. Statistik mencatat mereka melepaskan 21 tembakan, jauh lebih banyak dibandingkan PSG yang hanya mencatatkan 12 percobaan.
Namun, efektivitas menjadi pembeda. Tim tamu mampu memaksimalkan peluang yang ada melalui Ousmane Dembele yang mencetak dua gol pada menit ke-72 dan masa injury time babak kedua. Sementara itu, Liverpool gagal mengonversi sejumlah peluang menjadi gol.
Baca Juga: Prakiraan Cuaca Hari Ini, BMKG Ingatkan Hujan Lebat hingga Petir di Sejumlah Wilayah
Seusai pertandingan, Slot tidak menutupi rasa kecewanya. Ia menilai hasil tersebut tidak mencerminkan jalannya laga. “Kami mendapatkan lebih dari yang pantas kami dapatkan pekan lalu dengan hanya kalah 2-0, seperti musim lalu,” kata Arne Slot.
“Sama seperti musim lalu, hari ini kami mendapatkan hasil yang jauh lebih sedikit dari yang pantas kami dapatkan. Kami seharusnya menang, tetapi itu karena kualitas mereka sehingga mereka tidak kebobolan,” lanjutnya.
Selain menyoroti penyelesaian akhir, pelatih asal Belanda itu juga menyinggung kinerja wasit dan penggunaan VAR. Ia merasa sejumlah keputusan sepanjang musim sering kali merugikan timnya, baik di kompetisi Eropa maupun domestik.
Baca Juga: China Bantah Pasok Senjata ke Iran, Respons Ancaman Tarif Donald Trump
“Jika Anda melihat musim kami, saya sama sekali tidak terkejut karena begitu banyak keputusan yang merugikan kami. Bagi saya, ini cukup sederhana, jika wasit tidak memberikan penalti, VAR tidak akan pernah ikut campur. Seperti yang saya katakan, saya rasa ini bukan kejutan musim ini, bukan hanya di Liga Champions tetapi juga di Liga Premier banyak keputusan yang merugikan kami,” ujarnya.
Slot kembali menegaskan bahwa kegagalan timnya mencetak gol menjadi faktor utama tersingkirnya Liverpool. “Kami tidak bisa mencetak gol, padahal kami memiliki banyak peluang,” tambahnya.
Meski harus tersingkir, Slot tetap melihat sisi positif untuk masa depan tim. Ia menyebut kembalinya Alex Isak sebagai kabar baik yang bisa menambah opsi di lini depan. Sang pemain dinilai mulai mendapatkan kembali ritme permainan setelah kembali merumput.
“Tentu saja. Itulah yang harus kita perjuangkan sekarang dalam beberapa minggu mendatang. Kabar baiknya adalah Alex (Isak) sudah kembali, and mampu mendapatkan menit bermain,” ungkapnya.
Liverpool saat ini juga disebut tengah memasuki fase perubahan dalam komposisi skuad. Klub melakukan penyesuaian dengan melepas sejumlah pemain untuk mendanai perekrutan talenta baru.
“Banyak yang mengatakan bahwa klub sedang dalam masa transisi. Klub telah menjual 8-10 pemain untuk mendapatkan uang guna merekrut sekitar lima pemain yang sangat berbakat,” tutur Slot.
“Kita harus menjual pemain untuk membeli. Kita kehilangan beberapa pemain dengan status bebas transfer. Ini tantangan besar di musim panas, tetapi klub telah menunjukkan bahwa model ini berhasil.”
Baca Juga: Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Verbal di UI, DPR Minta Perlindungan Korban Diprioritaskan
Di akhir pernyataannya, Slot menegaskan optimisme terhadap masa depan Liverpool. Ia yakin fondasi yang sedang dibangun akan membawa dampak positif dalam jangka panjang.
“Seperti yang telah saya katakan berkali-kali, masa depan terlihat sangat cerah, terutama jika kita bisa mendatangkan pemain baru setelah pemain-pemain bagus pergi musim panas ini,” pungkasnya.
Editor : Bayu Shaputra