Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Kontroversi Kartu Merah Warnai Kekalahan Real Madrid dari Bayern Munchen

Bayu Shaputra • Kamis, 16 April 2026 | 11:30 WIB
Pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa. (Instagram/realmadrid)
Pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa. (Instagram/realmadrid)

 

RADARSITUBONDO.ID - Langkah FC Bayern Munchen menuju semifinal Liga Champions 2025/2026 dipastikan setelah menyingkirkan Real Madrid dalam laga penuh drama di Allianz Arena, Kamis (16/4). Kemenangan 4-3 pada leg kedua membuat Bayern unggul agregat 6-4 dan berhak melaju ke empat besar.

Pertandingan langsung berjalan dalam tempo tinggi sejak menit awal. Tim tamu membuka keunggulan cepat melalui Arda Guler saat laga baru berjalan satu menit. Sepakan jarak jauhnya tidak mampu dibendung kiper Bayern, membuat Real Madrid unggul lebih dulu.

Namun keunggulan itu tidak bertahan lama. Bayern merespons cepat lewat Aleksandar Pavlovic yang mencetak gol penyama melalui sundulan pada menit keenam. Skor berubah menjadi 1-1 dan pertandingan kembali terbuka.

Baca Juga: Gagal Sepakat, AS-Iran Berpotensi Lanjutkan Negosiasi

Real Madrid kembali memimpin pada menit ke-29. Arda Guler mencetak gol keduanya melalui eksekusi tendangan bebas yang mengarah ke pojok atas gawang. Bayern kembali menunjukkan reaksi cepat. Harry Kane mencetak gol penyeimbang pada menit ke-38, membuat skor menjadi 2-2.

Menjelang turun minum, Real Madrid kembali unggul. Kali ini Kylian Mbappe mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-42 setelah menerima umpan dari Vinicius Junior. Babak pertama ditutup dengan keunggulan 3-2 untuk tim tamu.

Memasuki babak kedua, intensitas pertandingan tetap tinggi dengan kedua tim saling menciptakan peluang. Bayern yang bermain di depan pendukungnya terus menekan demi mengejar ketertinggalan.

Baca Juga: Polisi Hentikan Pikap ODOL di Banyuglugur Situbondo, Muatan Berlebih Terbukti Ancaman Nyata di Jalan Raya!

Upaya tersebut membuahkan hasil pada menit ke-89. Luis Diaz mencetak gol dari luar kotak penalti yang membuat skor kembali imbang 3-3. Gol ini menghidupkan peluang Bayern untuk memastikan kelolosan.

Puncak drama terjadi pada masa injury time. Pada menit ke-90+4, Michael Olise mencetak gol penentu kemenangan lewat serangan balik cepat setelah menerima assist dari Harry Kane. Gol tersebut memastikan kemenangan 4-3 untuk Bayern sekaligus mengunci agregat 6-4.

Di balik jalannya laga yang sengit, pertandingan juga diwarnai kontroversi. Pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa, mengungkapkan kekecewaannya terhadap keputusan wasit yang mengusir Eduardo Camavinga. Menurutnya, momen tersebut menjadi titik balik yang merugikan timnya.

“Ini adalah situasi yang tidak dipahami siapa pun. Anda bisa mengusir pemain untuk hal seperti itu dalam pertandingan sebesar ini. Jelas, pertandingan berakhir pada momen tersebut. Ini benar-benar tidak bisa dijelaskan dan tidak adil. Kami sangat terpukul karena laga ini lepas dari kendali kami dengan cara yang tidak bisa dikontrol. Saya juga sangat sedih untuk para pemain atas usaha yang telah mereka lakukan,” kata Arbeloa.

Ia juga menilai keputusan kartu kuning kedua kepada Camavinga tidak layak diberikan. Arbeloa bahkan menganggap wasit tidak memahami konteks pertandingan yang sedang berjalan.

“Saya pikir wasit memberinya kartu justru karena alasan itu, karena para pemain Bayern harus memberi tahu bahwa itu adalah kartu kuning kedua. Namun, bahkan kartu kuning pun tidak pantas diberikan dalam situasi seperti ini. Dalam pertandingan sebesar ini, menghukum pemain untuk hal seperti itu tidak masuk akal,” ujarnya.

Baca Juga: Diduga Imbal Pertalite, Pria di Situbondo Diciduk Polisi Dini Hari, Mobil Ikut Disita!

“Sering kali saya merasa wasit, entah tidak pernah bermain sepak bola atau tidak memahami bagaimana menangani situasi seperti ini dengan lebih baik. Bahkan lebih buruk lagi, mereka tidak menyadari bahwa pemain yang sudah mendapat kartu tidak akan melakukan hal seperti itu. Camavinga masuk di babak kedua, jadi menurut saya ini adalah kesalahan ganda,” tambahnya.

Meski kecewa, Arbeloa tetap menegaskan bahwa dirinya telah berupaya maksimal dalam mempersiapkan tim. “Saya merasa sudah melakukan segalanya untuk membantu para pemain saya meraih kemenangan setiap hari,” katanya.

Hasil ini membuat Real Madrid harus mengakhiri kiprah mereka di kompetisi Eropa musim ini. Sementara itu, Bayern Munchen akan melanjutkan perjuangan dengan menghadapi Paris Saint-Germain pada babak semifinal yang dijadwalkan berlangsung pada 29 April dan 7 Mei mendatang.

Editor : Bayu Shaputra
#Bayern Munchen #Alvaro Albeloa #Eduardo Camavinga #liga champions #Real Madrid