RADARSITUBONDO.ID - Michael Carrick menyatakan Manchester United belum mengambil keputusan terkait masa depan penyerang Marcus Rashford di tengah masa peminjamannya bersama FC Barcelona.
Situasi tersebut masih akan dievaluasi dalam waktu mendatang, terutama jika klub asal Spanyol itu tidak mengaktifkan opsi pembelian permanen.
Carrick menegaskan bahwa pembahasan mengenai Rashford masih berada pada tahap awal dan belum menghasilkan keputusan final.
“Ada keputusan-keputusan yang perlu diambil di sejumlah hal dan pastinya Marcus dalam situasi itu. Tapi pada titik ini, belum ada yang diputuskan,” ujar Carrick sebagaimana dikutip dari laman resmi klub, Sabtu.
Ia menambahkan bahwa kejelasan mengenai masa depan sang pemain akan ditentukan pada waktunya. “Itu akan diputuskan nantinya, karena memang harus dilakukan. Tapi pada saat ini, tak ada yang bisa dikatakan,” lanjutnya.
Baca Juga: Prabowo Tekankan Persatuan Nasional di Hadapan 503 Ketua DPRD
Rashford bergabung dengan Barcelona melalui skema peminjaman sejak 23 Juli 2026 untuk durasi satu musim. Bersama tim berjuluk Blaugrana, penyerang berusia 28 tahun tersebut mampu menunjukkan kontribusi positif meski lebih sering tampil sebagai pemain rotasi.
Hingga fase akhir musim berjalan, ia telah mencatatkan 12 gol dan sembilan assist di semua kompetisi, sebuah catatan yang dinilai cukup solid dalam peran yang tidak selalu sebagai starter.
Kesepakatan antara Manchester United dan Barcelona turut memuat opsi pembelian permanen dengan nilai 30 juta euro atau sekitar Rp608 miliar. Namun, hingga saat ini belum terlihat sinyal kuat dari pihak Barcelona untuk mengaktifkan klausul tersebut.
Kondisi finansial klub menjadi salah satu faktor yang memengaruhi pendekatan mereka di bursa transfer, dengan manajemen cenderung berhati-hati dalam mengeluarkan dana besar.
Di sisi lain, Rashford masih memiliki kontrak tersisa dua tahun bersama Manchester United. Situasi ini menempatkan klub dalam posisi strategis untuk menentukan langkah berikutnya, baik mempertahankan sang pemain maupun membuka peluang transfer baru.
Selain itu, terdapat potensi kenaikan gaji sebesar 25 persen bagi Rashford apabila Manchester United berhasil mengamankan tiket ke Liga Champions musim depan.
Baca Juga: Profil Marco Rose, Kandidat Kuat Pelatih Bournemouth Musim Depan
Aspek finansial menjadi perhatian utama bagi manajemen Setan Merah yang tengah berupaya menyeimbangkan neraca keuangan. Kebijakan efisiensi, termasuk kemungkinan pemangkasan gaji pemain bintang, mulai menjadi bagian dari strategi klub.
Dalam skenario tertentu, jika Casemiro meninggalkan tim pada akhir musim, Rashford berpotensi menjadi pemain dengan bayaran tertinggi di skuad.
Editor : Bayu Shaputra