Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Aksi Tendangan Kungfu Warnai Laga EPA U20, Nova Arianto Berikan Tanggapan

Bayu Shaputra • Senin, 20 April 2026 | 05:58 WIB
Aksi tendangan kungfu yang dilayangkan pemain Bhayangkara FC U20 kepada pemain Dewa United U20 dalam laga EPA U20. (Instagram/smgfootball)
Aksi tendangan kungfu yang dilayangkan pemain Bhayangkara FC U20 kepada pemain Dewa United U20 dalam laga EPA U20. (Instagram/smgfootball)

 

RADARSITUBONDO.ID - Kompetisi Elite Pro Academy Liga 1 U20 kembali menjadi sorotan setelah insiden kericuhan mewarnai pertandingan antara Bhayangkara FC U20 melawan Dewa United U20 pada matchday ke-33.

Laga yang digelar di Stadion Citarum, Minggu (19/4/2026), semula berlangsung ketat sebelum akhirnya berubah menjadi aksi yang mencederai nilai sportivitas.

Sejak awal pertandingan, kedua tim tampil dengan intensitas tinggi. Dewa United U20 mampu mencuri keunggulan melalui gol yang dicetak oleh Abu Thalib dan Kelvin Ananda Hairulis.

Tuan rumah mencoba mengejar ketertinggalan lewat gol balasan dari Aqilah Lissunah, namun hingga laga usai skor tetap bertahan 2-1 untuk kemenangan tim tamu.

Baca Juga: Tragis! Adu Banteng di Kalibagor, Pemotor 25 Tahun Tewas Usai Salip Kendaraan

Situasi berubah drastis setelah peluit panjang dibunyikan. Alih-alih meredakan tensi pertandingan, momen tersebut justru menjadi pemicu terjadinya keributan antarpemain di atas lapangan. Kekalahan di kandang sendiri diduga memicu emosi para pemain Bhayangkara FC U20.

Potongan video insiden itu dengan cepat menyebar di media sosial dan memantik reaksi luas. Dalam rekaman yang beredar, terlihat aksi berbahaya berupa tendangan bergaya “kungfu” yang diarahkan ke pemain lawan.

Nama Fadly Alberto ramai diperbincangkan warganet sebagai sosok yang diduga melakukan tindakan tersebut.

Baca Juga: Keren! Komang Mahendra, Siswa SMAN 1 Situbondo Juara Internasional IEO 2026, Lolos SNBP UI

Insiden ini mendapat perhatian serius dari pelatih Timnas Indonesia U-20, Nova Arianto. Melalui akun Instagram pribadinya, ia menyampaikan kekecewaannya atas kejadian tersebut dan menilai peristiwa itu memberikan dampak buruk bagi pembinaan pemain muda.

"Melihat yang terjadi di pertandingan EPA U20 pastinya menjadi kejadian yang sangat disayangkan. Apa pun situasi dan alasannya, kejadian itu bukan contoh yang baik untuk pemain lainnya," tulis Nova.

Ia menegaskan bahwa pihaknya tengah melakukan penelusuran untuk mengetahui akar permasalahan yang memicu kericuhan. Nova juga memastikan akan ada tindakan tegas jika ditemukan keterlibatan pemain yang masuk dalam lingkup tim nasional.

"Seandainya benar ada pemain Timnas Usia Muda yang terlibat, pastinya ada konsekuensi yang diberikan. Pemain timnas seharusnya memberikan contoh yang baik," tegasnya.

Baca Juga: Heboh! Relawan SPPG Besuki Resah, Terancam Diganti Tenaga dari Luar Daerah

Lebih jauh, Nova mengingatkan pentingnya menjaga sikap di dalam maupun di luar lapangan. Ia berharap insiden ini menjadi pelajaran bagi semua pihak agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.

“Selalu respect dengan apa pun yang berada di lapangan dan semoga menjadi pembelajaran bersama agar kejadian tersebut tidak terjadi kembali. Maju terus sepak bola Indonesia,” tutupnya.

Editor : Bayu Shaputra
#EPA Liga 1 U20 #Bhayangkara FC U20 #Dewa United U20 #Tendangan kungfu #nova arianto