Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Persib Gagal Menang di Banten, Bojan Hodak Soroti Kesalahan

Bayu Shaputra • Selasa, 21 April 2026 | 11:45 WIB
Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak. (Instagram/persib)
Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak. (Instagram/persib)

 

RADARSITUBONDO.ID - Persaingan papan atas BRI Super League 2025/2026 kian memanas setelah Persib Bandung gagal mengamankan poin penuh saat bertandang ke markas Dewa United Banten FC.

Dalam laga pekan ke-28 yang digelar di Stadion Internasional Banten, Senin (20/4), kedua tim harus puas berbagi angka usai bermain imbang 2-2.

Pelatih Persib, Bojan Hodak, menyoroti sejumlah kesalahan mendasar yang dilakukan anak asuhnya. Ia menilai gol yang bersarang ke gawang timnya terjadi akibat kelengahan yang seharusnya bisa dihindari sejak awal.

"Kami melakukan sejumlah kesalahan yang seharusnya tidak terjadi. Gol pertama seperti anak-anak. Kami berhenti bermain karena menganggap bola sudah keluar. Lalu gol kedua yang terjadi karena kesalahan individu," kata Bojan Hodak, dikutip dari laman resmi Persib, Selasa (21/4).

Baca Juga: BNI Resmikan Cabang ke-3 di Asembagus, Dorong UMKM dan Akselerasi Ekonomi Daerah

Dalam pertandingan tersebut, Persib yang datang dengan target kemenangan justru harus tertinggal lebih dulu. Gol pembuka dicetak oleh Alex Martins pada menit ke-24.

Situasi itu bermula dari pemain Persib yang terhenti sesaat karena mengira bola sudah meninggalkan lapangan, celah yang dimanfaatkan dengan baik oleh lawan.

Memasuki babak kedua, kesalahan kembali terulang. Pada menit ke-61, Julio Cesar gagal mengantisipasi bola dengan sempurna. Kesalahan tersebut langsung dimanfaatkan oleh pemain Dewa United hingga berujung gol kedua yang dicetak Ricky Kambuaya.

Baca Juga: Usai Tendangan Kungfunya Viral, Fadly Alberto Henga Meminta Maaf Kepada Semua Pihak yang Dirugikan

Momentum pertandingan mulai berubah setelah Alex Martins menerima kartu merah pada menit ke-63. Keunggulan jumlah pemain membuat Persib meningkatkan intensitas serangan.

Upaya itu membuahkan hasil ketika Thom Haye memperkecil ketertinggalan lewat titik penalti pada menit ke-77.

Tekanan terus dilancarkan hingga akhirnya Persib mampu menyamakan kedudukan. Gol penyeimbang lahir dari sundulan Andrew Jung pada menit ke-86, sekaligus menjaga asa tim untuk membawa pulang poin.

Meski mendominasi jalannya pertandingan di sisa waktu, Persib gagal memanfaatkan peluang tambahan untuk berbalik unggul. Hingga peluit akhir dibunyikan, skor 2-2 tetap bertahan.

"Pertandingan yang menarik, banyak gol, peluang dan kejadian-kejadian menarik. Dari penyerangan, kami tidak terlalu buruk karena bisa mengejar ketertinggalan jadi imbang. Tapi seharusnya kami bisa membuat lebih banyak gol," ujar Bojan.

Baca Juga: Usai Tendangan Kungfunya Viral, Fadly Alberto Henga Meminta Maaf Kepada Semua Pihak yang Dirugikan

Hasil imbang ini berdampak pada persaingan klasemen. Dua rival terdekat Persib, Borneo FC dan Persija Jakarta, berhasil memangkas selisih poin setelah meraih kemenangan pada pekan yang sama.

Saat ini, Persib masih memimpin klasemen dengan koleksi 65 poin. Namun, jarak dengan pesaing terdekat semakin menipis menjadi hanya dua poin.

Sementara itu, keunggulan atas Persija di posisi ketiga tercatat tujuh poin, membuat persaingan menuju akhir musim semakin terbuka.

Editor : Bayu Shaputra
#Bojan Hodak #BRI Super League #Persib vs Dewa United