Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Comeback Inter Milan Antar ke Final Coppa Italia, Targetkan Gelar Ganda

Bayu Shaputra • Kamis, 23 April 2026 | 09:20 WIB
Selebrasi pemain Inter Milan usai come back atas Como di semifinal Copa Italia. (Instagram/inter)
Selebrasi pemain Inter Milan usai come back atas Como di semifinal Coppa Italia. (Instagram/inter)

 

RADARSITUBONDO.ID - Inter Milan menunjukkan mental juara saat membalikkan keadaan atas Como 1907 dalam leg kedua semifinal Coppa Italia di Stadion Giuseppe Meazza, kemarin (22/4).

Sempat tertinggal dua gol di awal babak kedua, Nerazzurri bangkit dan mengunci kemenangan dramatis 3-2 yang sekaligus mengantar mereka ke partai puncak di Stadio Olimpico pada 13 Mei mendatang.

Hasil tersebut membuat Inter memastikan keunggulan agregat 3-2. Pada pertemuan pertama di markas Como, kedua tim bermain tanpa gol. Namun, tekanan besar yang datang di hadapan publik sendiri mampu dijawab dengan performa solid di fase krusial pertandingan.

Baca Juga: Uzbekistan Lolos Perdana ke Piala Dunia 2026, Ini Perjalanan dan Pergantian Pelatihnya

Kebangkitan Inter tak bisa dilepaskan dari peran gelandang muda asal Kroasia, Petar Sucic. Masuk pada setengah jam akhir, pemain 22 tahun itu langsung memberi dampak signifikan. Ia menyumbangkan dua assist untuk Hakan Calhanoglu pada menit ke-69 dan 86, sebelum mencetak gol kemenangan di menit ke-89.

“Aku bermain untuk Inter. Jadi, kapan pun aku harus selalu siap memberikan penampilan terbaik,” ucap Sucic kepada Semper Inter.

Pelatih Inter, Cristian Chivu, menegaskan bahwa kemenangan tersebut merupakan buah kerja kolektif tim. Ia menyoroti kontribusi pemain pengganti yang mampu membaca situasi pertandingan dengan tepat.

"Comeback ini adalah hasil kerja seluruh tim karena semua pertarungan maksimal. Ketika dibutuhkan, mereka menunjukkan kualitasnya. Mereka yang masuk dari bangku cadangan memahami momen dan apa yang harus dilakukan," ujarnya dikutip dari La Gazzetta dello Sport.

Baca Juga: Anggaran Brantas Plus Nyaris Habis! DPRD Situbondo Desak Penggunaan Lebih Selektif

Kemenangan ini seolah menjadi pengulangan skenario saat kedua tim bertemu di ajang Serie A dua pekan sebelumnya. Kala itu, Inter juga bangkit dari ketertinggalan dua gol sebelum menang 4-3 di Giuseppe Sinigaglia. Chivu menyebut timnya telah memahami karakter permainan Como yang agresif.

“Kami tahu bagaimana Como bermain dan mampu mencetak banyak gol ke salah satu pertahanan terbaik di Italia. Dua kali bisa menyatakan keadaan 0-2 melawan Como, hanya Inter yang bisa melakukannya,” ujarnya.

Keberhasilan melangkah ke final membuka peluang Inter untuk meraih dua gelar musim ini. Di Serie A, mereka masih kokoh di puncak klasemen dengan keunggulan 12 poin atas rival sekota, AC Milan. Dengan lima laga tersisa, peluang mengunci gelar juara semakin terbuka, bahkan bisa dipastikan lebih cepat jika hasil pertandingan pekan ini berpihak.

“Kami menempatkan diri dalam posisi untuk bermimpi berkat kerja keras. Target kami bukan satu, melainkan dua trofi,” tegas Chivu kepada Sky Sport Italia.

Baca Juga: Dramatis! Pemilik Rumah Hadang Ekskavator, Eksekusi Lahan di Situbondo Berujung Tangis dan Aksi Nekat

Jika misi tersebut tercapai, Inter akan mengulang kejayaan era Jose Mourinho pada musim 2009–2010, saat meraih sukses besar. Bagi Chivu, yang pernah menjadi bagian dari skuad tersebut, pencapaian ini memiliki makna tersendiri.

Final Coppa Italia musim ini menjadi yang ke-16 bagi Inter. Dari 15 kesempatan sebelumnya, mereka berhasil mengangkat trofi sebanyak sembilan kali, mempertegas status sebagai salah satu kekuatan utama dalam kompetisi domestik Italia.

Editor : Bayu Shaputra
#Coppa Italia #Inter Milan #Como 1907