RADARSITUBONDO.ID - Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar, melontarkan ultimatum tegas jelang laga krusial menghadapi Arema FC pada pekan ke-29 Super League 2025/2026.
Ia menuntut skuad Pangeran Biru tampil tanpa kompromi dan menyapu bersih enam pertandingan tersisa demi menjaga peluang juara.
Pertandingan melawan Arema FC dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Jumat (24/4/2026) pukul 19.00 WIB. Laga ini menjadi momentum kebangkitan setelah Persib ditahan imbang 2-2 oleh Dewa United pada pekan sebelumnya.
Baca Juga: Sidang Putusan Ammar Zoni Digelar Siang Ini
Hasil tersebut membuat posisi Persib di puncak klasemen belum sepenuhnya aman. Dengan koleksi 65 poin, mereka hanya unggul tipis dua angka dari Borneo FC yang membuntuti di posisi kedua.
Sementara itu, Persija Jakarta mengintai di peringkat ketiga dengan selisih enam poin. Persaingan ketat ini memaksa manajemen untuk mengambil sikap tegas.
Umuh menegaskan tidak ada ruang bagi hasil selain kemenangan. “Enam laga lagi, tidak ada kalah. Menang, menang, menang. Intinya itu dan tim tetap semangat," ujarnya.
Baca Juga: Persebaya Incar Kebangkitan Lawan Malut United, Tavares Bicara Mentalitas
Ia juga meminta para pemain segera bangkit dari kekecewaan usai laga kontra Dewa United. Menurutnya, kondisi mental tim harus segera dipulihkan agar fokus menghadapi sisa pertandingan.
“Pemain semua kecewa, para pemain sangat sakit. Tapi saya sudah menyampaikan, masih ada waktu (sisa pertandingan)," ucapnya.
Dengan kompetisi yang semakin memasuki fase penentuan, setiap poin menjadi sangat krusial. Persib dituntut tampil konsisten dan tidak terpeleset jika ingin menjaga peluang meraih gelar. Target menyapu bersih enam laga bukan sekadar ambisi, melainkan kebutuhan mutlak di tengah tekanan dari para pesaing.
Situasi ini menjadikan duel melawan Arema FC sebagai titik awal pembuktian. Jika mampu meraih kemenangan, kepercayaan diri tim berpeluang meningkat untuk menghadapi rangkaian laga berikutnya. Sebaliknya, hasil negatif dapat membuka peluang bagi rival untuk merebut posisi puncak.
Editor : Bayu Shaputra