Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Bernardo Tavares Bidik Kemenangan, Persebaya Andalkan Tren Positif

Bayu Shaputra • Senin, 27 April 2026 | 11:00 WIB
Pelatih Persebaya Surabaya Bernardo Tavares. (Instagram/officialpersebaya)
Pelatih Persebaya Surabaya Bernardo Tavares. (Instagram/officialpersebaya)

 

RADARSITUBONDO.ID - Persebaya Surabaya membawa catatan penting jelang derbi Jawa Timur menghadapi Arema FC. Green Force belum pernah menelan kekalahan saat berjumpa rivalnya itu di Bali, sebuah rekor yang kini menjadi ujian bagi pelatih Bernardo Tavares.

Catatan tersebut bukan sekadar angka. Dalam dua pertemuan terakhir di Pulau Dewata, Persebaya Surabaya mencatat satu kemenangan dan satu hasil imbang.

Tren positif itu dimulai pada pekan ke-30 musim 2024 ketika Persebaya menang tipis 1-0. Lalu berlanjut pada musim 2025 dengan hasil 1-1 yang mempertegas dominasi mereka setiap kali menghadapi Arema di Bali.

Baca Juga: Balita Meninggal di Cianjur, BGN Tegaskan Bukan Akibat Program MBG

Rekor itu kembali diuji dalam laga pekan ke-30 Super League musim 2025/2026 yang berlangsung Selasa (28/4) di Stadion Kapten I Wayan Dipta. Meski berstatus kandang Arema FC, pertandingan harus digelar di Bali tanpa kehadiran penonton karena alasan keamanan.

Kondisi tersebut membuat atmosfer laga berbeda dari biasanya. Namun, rivalitas panjang kedua tim diyakini tetap menghadirkan tensi tinggi. Derbi Jawa Timur selalu identik dengan pertarungan sengit, terlepas dari situasi di tribun.

Persebaya datang dengan modal positif setelah meraih kemenangan atas Malut United di Stadion Kie Raha. Dalam laga itu, penampilan tim terlihat solid dengan efektivitas serangan yang konsisten. Francisco Rivera dan rekan-rekannya mampu menekan lawan sepanjang pertandingan.

Baca Juga: Endrick Bersinar di Lyon, Arsenal dan Tottenham Siap Bajak dari Madrid

Hasil tersebut menunjukkan kesiapan Persebaya menghadapi tekanan di fase akhir musim. Konsistensi permainan mulai terbentuk, menjadi bekal penting menghadapi laga krusial.

Di sisi lain, Arema FC juga menunjukkan stabilitas. Tim berjuluk Singo Edan itu sukses menahan imbang pemuncak klasemen Persib Bandung. Hasil tersebut memperlihatkan disiplin permainan yang mampu menyulitkan tim papan atas.

Bernardo Tavares memahami tantangan yang akan dihadapi. Ia menegaskan fokus utamanya adalah memastikan kesiapan kondisi pemain sebelum menentukan strategi.

"Kita akan melihat perkembangan kondisi para pemain terlebih dahulu. Kita akan melihat siapa pemain yang paling siap, dan kita akan menganalisis permainan lawan kita," ujar Tavares.

Pendekatan itu menunjukkan kehati-hatian dalam menyusun taktik. Ia tidak ingin mengambil keputusan tanpa mempertimbangkan kondisi terbaik setiap pemain.

Pelatih asal Portugal tersebut juga mengakui kualitas Arema FC, namun tetap percaya diri dengan kemampuan timnya. ”Kami juga merupakan tim yang kuat. Kami bisa memberikan kejutan jika bermain seperti pada pertandingan melawan Malut,” tegas Bernardo Tavares.

Baca Juga: Maxi Araujo Masuk Radar Arsenal, Persaingan Transfer Semakin Ketat

Optimisme tersebut didukung performa sebelumnya yang menunjukkan permainan agresif dan efektif. Selain itu, komposisi pemain menjadi faktor penting. Bruno Moreira dan Gali Freitas diprediksi menjadi andalan di lini depan. Kombinasi kecepatan dan kreativitas keduanya diharapkan mampu membongkar pertahanan lawan.

Dari sisi klasemen, pertandingan ini memiliki arti penting. Persebaya berada di posisi keenam dengan 45 poin, sementara Arema FC mengoleksi 39 poin. Selisih tersebut membuat laga ini krusial bagi kedua tim dalam menjaga peluang di papan klasemen.

Bagi Persebaya, kemenangan membuka peluang menembus posisi lebih tinggi. Sebaliknya, Arema membutuhkan tambahan poin untuk menjaga persaingan di papan tengah. Situasi ini memastikan pertandingan berjalan ketat dengan motivasi besar dari kedua tim.

Baca Juga: KPK Segera Periksa Dua Tersangka Baru Kasus Korupsi Kuota Haji

Rekor tak terkalahkan Persebaya di Bali menjadi sorotan tersendiri. Catatan tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan, tetapi juga tekanan untuk dipertahankan. Tavares kini memikul tanggung jawab menjaga tradisi tersebut.

Jika mampu mempertahankan rekor, Persebaya akan mendapatkan dorongan kepercayaan diri untuk menghadapi sisa musim. Namun, hasil negatif berpotensi mengganggu momentum yang sedang dibangun.

Editor : Bayu Shaputra
#Bernardo Tavares #Derbi Jawa Timur #Persebaya vs Arema FC #Super League