RADARSTUBONDO.ID - Dinamika kursi kepelatihan Manchester United terus memanas menjelang akhir musim. Nama Michael Carrick kini menjadi pusat perhatian setelah mampu mengangkat performa tim secara signifikan sejak dipercaya menangani skuad pada Januari lalu.
Dari posisi ketujuh, Setan Merah berhasil merangsek ke peringkat ketiga klasemen sementara, membuka peluang besar untuk kembali tampil di Liga Champions musim depan.
Performa impresif tersebut bukan sekadar kebetulan. Dalam 13 pertandingan, Carrick membawa tim meraih sembilan kemenangan dan mengoleksi 29 poin dari total 39 poin yang tersedia. Catatan ini menempatkan Manchester United hanya membutuhkan dua poin tambahan dari empat laga tersisa untuk mengunci tiket ke kompetisi elite Eropa.
Baca Juga: Tragedi Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Korban Meninggal Jadi 14 Orang
Kemenangan terbaru atas Brentford di Old Trafford pada Senin (27/4/2026) semakin memperkuat posisi Carrick. Meski lini belakang masih menyisakan celah, pendekatan menyerang yang diterapkan mampu menghadirkan hasil maksimal lewat kemenangan 2-1.
Gol pembuka dicetak Casemiro melalui sundulan pada menit ke-11, sebelum Benjamin Sesko menggandakan keunggulan memanfaatkan assist ke-19 dari Bruno Fernandes.
Carrick menegaskan bahwa timnya berada di jalur yang tepat, meski belum ingin terlena dengan situasi saat ini.
“Kami telah memberi diri kami peluang besar untuk mencapai Liga Champions,” ujarnya.
“Dua hasil terakhir ini sangat penting untuk itu. ... Ini adalah saat yang krusial di musim ini. Menang lagi adalah kebiasaan baik yang perlu dibiasakan, tetapi ini sangat penting bagi kami.”
Baca Juga: Kecelakaan Kereta Bekasi Timur, Prabowo Sampaikan Belasungkawa dan Janji Investigasi
Ia juga menekankan bahwa target tersebut belum sepenuhnya aman. “Liga Champions bukanlah sesuatu yang harus kita rayakan secara berlebihan. Itu adalah satu hal, kita perlu berusaha untuk meraihnya, tetapi masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan,” tambahnya.
Di balik tren positif tersebut, keputusan soal pelatih permanen tetap berada di tangan manajemen klub. Sosok Jim Ratcliffe bersama CEO Omar Berrada dan Direktur Sepak Bola Jason Wilcox disebut tengah mengkaji berbagai opsi.
Mereka dihadapkan pada pilihan antara mempertahankan Carrick yang memahami karakter klub atau mendatangkan manajer baru dengan reputasi global.
Dukungan terhadap Carrick juga datang dari performa para pemain, termasuk gelandang muda Kobbie Mainoo yang tampil menonjol. Carrick memuji perkembangan sang pemain dengan menyebutnya memiliki “sedikit dari segalanya.” “Menurut saya, permainan membangun serangannya, penguasaan bolanya, dan kreativitasnya sangat bagus,” katanya.
“Memulai serangan, dia sangat efektif, tetapi terutama dalam duel satu lawan satu, lari merebut bola, dan melakukan tekel dari belakang.”
Baca Juga: Persebaya Siapkan Strategi Khusus Hadapi Arema FC di Pekan ke-30
Selain itu, peran pemain senior tetap menjadi fondasi penting tim. Carrick memberikan apresiasi terhadap kontribusi Casemiro yang disebutnya tampil total di setiap pertandingan.
“Saya salut padanya, dia memberikan segalanya,” ucapnya.
Sementara itu, kapten Bruno Fernandes dinilai sebagai motor utama permainan tim sepanjang musim ini.
“Entah itu menciptakan peluang, mencetak gol, atau memberikan pengaruh lain dalam tim, dia telah menjalani musim yang hebat. Dia tidak akan lepas dari itu dan itu adalah penampilan bagus lainnya darinya malam ini,” pungkas Carrick.
Editor : Bayu Shaputra