Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Duel Sengit PSG vs Bayern Berakhir 5-4, Kompany Tetap Percaya Diri Hadapi Leg Kedua

Bayu Shaputra • Rabu, 29 April 2026 | 11:16 WIB
Pelatih Bayern, Vincent Kompany. (Instagram/fcbayern)
Pelatih Bayern, Vincent Kompany. (Instagram/fcbayern)

 

RADARSITUBONDO.ID - Kekalahan tipis Bayern Muenchen dari Paris Saint-Germain dalam laga semifinal Liga Champions 2025-2026 menyisakan banyak catatan.

Bertanding di Parc des Princes, Selasa waktu setempat, duel berakhir dengan skor 5-4 untuk kemenangan tuan rumah dalam laga yang berlangsung terbuka sejak menit awal.

Pertandingan ini langsung mencatatkan rekor sebagai semifinal dengan jumlah gol terbanyak sepanjang sejarah kompetisi.

PSG mencetak lima gol melalui Khvicha Kvaratskhelia pada menit ke-24 dan 56, Joao Neves menit ke-33, serta Ousmane Dembele lewat penalti di akhir babak pertama dan gol tambahan pada menit ke-58.

Bayern tidak tinggal diam. Empat gol balasan hadir dari Harry Kane melalui titik putih, Michael Olise, Dayot Upamecano, dan Luis Diaz.

Baca Juga: PSG Tumbangkan Bayern 5-4, Semifinal Liga Champions Pecah 9 Gol

Secara statistik, kedua tim tampil cukup berimbang. PSG mencatatkan 43 persen penguasaan bola, sementara Bayern sedikit lebih dominan dengan 57 persen.

Dalam hal peluang, PSG melepaskan 12 tembakan dengan lima tepat sasaran, sedangkan Bayern menghasilkan 10 tembakan dan delapan di antaranya mengarah ke gawang.

Pelatih Bayern, Vincent Kompany, memberikan reaksinya setelah laga berakhir. Ia mengaku situasinya terasa berbeda karena harus menyaksikan pertandingan dari bangku penonton. “Rasanya berbeda bagi saya untuk menonton (dari bangku penonton),” ujarnya. Ia menambahkan bahwa dirinya lebih memilih berada di lapangan untuk merasakan langsung dinamika pertandingan dan membantu tim.

Baca Juga: Trump Tak Puas Proposal Iran soal Selat Hormuz, Negosiasi Nuklir Buntu

Kompany tetap memberikan apresiasi terhadap kerja staf pelatih yang dinilainya telah mempersiapkan tim dengan baik. Namun, ia menegaskan pentingnya kejelasan strategi saat menghadapi lawan dengan kualitas individu tinggi.

“Saya melihat banyak pertahanan yang bagus hari ini, tetapi permainan ini sangat tipis perbedaannya, Anda harus memilih untuk bertarung habis-habisan, atau mundur sepenuhnya. Strategi di antara keduanya tidak akan berhasil melawan pemain-pemain di level itu,” ungkapnya.

Meski kalah, Kompany melihat sisi positif dari performa timnya, terutama dalam hal produktivitas gol. Ia menilai empat gol tandang menjadi modal penting jelang leg kedua. “Kami menderita tetapi kami berbahaya. Lima gol di laga tandang di Liga Champions biasanya berarti Anda tersingkir, tetapi peluang yang kami miliki membuat kami percaya diri,” katanya.

Baca Juga: Barcelona Siap Jual Kounde, Araujo, dan Balde Demi Transfer Besar Era Hansi FlickBaca Juga: Barcelona Siap Jual Kounde, Araujo, dan Balde Demi Transfer Besar Era Hansi Flick

Ia juga menyoroti mentalitas pemain yang tetap berjuang meski sempat tertinggal cukup jauh. “Jika Anda tidak berdaya saat skor 5-2, sulit untuk membalikkan keadaan, tetapi mengingat betapa berbahayanya permainan kami saat itu, saya rasa kuncinya adalah kembali fokus dan memanfaatkan peluang yang ada,” lanjut Kompany.

Kini fokus Bayern beralih ke leg kedua yang akan digelar di Allianz Arena pada awal Mei mendatang. Bermain di hadapan puluhan ribu pendukung sendiri, Kompany berharap atmosfer kandang mampu menjadi pembeda.

“Kami bermain di kandang sendiri dengan 75.000 orang di stadion, saya menginginkan lebih banyak lagi. Kami ingin dukungan sebesar itu tetap ada, dan Allianz Arena adalah tempat di mana apa pun bisa terjadi,” pungkasnya.

Editor : Bayu Shaputra
#Vincent Kompany #PSG vs Bayern #Liga Champions 2026