RADARSITUBONDO.ID - Laga semifinal Liga Champions antara Paris Saint-Germain dan Bayern Munich menghadirkan drama luar biasa yang sulit dilupakan. Bermain di Parc des Princes, tuan rumah menang tipis 5-4 dalam pertandingan penuh tensi tinggi.
Sosok Ousmane Dembele menjadi pusat perhatian setelah tampil gemilang dan dinobatkan sebagai Player of The Match.
Sejak awal pertandingan, tempo permainan sudah tinggi. Bayern lebih dulu memimpin melalui eksekusi penalti Harry Kane pada menit ke-17. Gol tersebut sempat membuat publik tuan rumah terdiam, namun respons PSG menunjukkan mentalitas kuat. Mereka mampu membalikkan keadaan lewat kontribusi Khvicha Kvaratskhelia dan Joao Neves.
Baca Juga: Hasil Piala Thomas 2026: Indonesia Gagal Lolos Fase Grup untuk Pertama Kali
Bayern tidak kehilangan momentum. Serangan balik cepat yang dibangun mampu menghasilkan gol penyeimbang lewat aksi Michael Olise. Intensitas laga semakin meningkat ketika PSG kembali unggul melalui penalti Dembele setelah handball Alphonso Davies.
Memasuki babak kedua, PSG sempat terlihat menguasai jalannya pertandingan. Kvaratskhelia dan Dembele kembali mencatatkan nama di papan skor, membuat tuan rumah unggul cukup jauh. Namun Bayern menunjukkan karakter kuat. Mereka menolak menyerah dan mampu memperkecil ketertinggalan lewat gol Dayot Upamecano serta Luis Diaz.
Skor akhir 5-4 menjadi salah satu catatan penting karena termasuk semifinal dengan jumlah gol terbanyak dalam sejarah Liga Champions. Pertandingan ini sekaligus menegaskan kualitas dua tim dengan filosofi menyerang yang sama kuat.
Baca Juga: PSG Tumbangkan Bayern 5-4, Semifinal Liga Champions Pecah 9 Gol
Usai laga, Dembele menegaskan timnya tidak akan mengubah pendekatan pada leg kedua. Ia memastikan PSG tetap tampil agresif meski sudah unggul agregat.
“Dua tim hebat yang menyerang, yang tidak ragu-ragu,” kata Ousmane Dembele kepada Canal+.
“Kami akan pergi ke Munich untuk menang dan lolos. Kami tidak akan mengubah filosofi kami, kami akan menyerang, mereka juga akan menyerang.”
Pernyataan tersebut mencerminkan kepercayaan diri PSG sekaligus menjadi sinyal bahwa mereka tidak ingin kembali kehilangan fokus seperti saat keunggulan sempat tergerus. Momentum yang hampir lepas menjadi pelajaran penting menjelang pertandingan penentuan.
Kapten PSG, Marquinhos, juga memberikan pandangannya. Ia menyebut pertandingan ini sebagai salah satu yang paling berkesan sepanjang kariernya.
“Semua penggemar sepak bola senang menonton pertandingan ini,” ujarnya.
“Ini adalah pertandingan yang kami impikan sepanjang tahun.”
Selain itu, Marquinhos mencatatkan tonggak penting dengan penampilan ke-120 di Liga Champions. Ia kini menyamai catatan Roberto Carlos sebagai pemain Brasil dengan jumlah penampilan terbanyak di kompetisi tersebut. Di antara pemain Amerika Selatan, hanya Lionel Messi yang memiliki catatan lebih tinggi, menunjukkan konsistensi Marquinhos di level elite Eropa.
Baca Juga: Barcelona Siap Jual Kounde, Araujo, dan Balde Demi Transfer Besar Era Hansi Flick
Meski sudah unggul, PSG menyadari tantangan berat menanti pada leg kedua di Allianz Arena. Bermain di kandang Bayern selalu menghadirkan tekanan besar, baik dari atmosfer stadion maupun intensitas permainan lawan. Namun, PSG justru melihat situasi ini sebagai kesempatan untuk membuktikan kapasitas mereka.
Marquinhos bahkan memprediksi laga berikutnya akan kembali berlangsung terbuka. “Dua tim yang ingin menang, kita perlu pergi ke sana dengan mentalitas yang sama,” katanya. “Kita membutuhkan banyak usaha.”
Dengan karakter menyerang dari kedua tim, peluang terciptanya pertandingan dramatis kembali terbuka lebar. PSG berambisi mempertahankan keunggulan, sementara Bayern dipastikan tampil habis-habisan demi membalikkan keadaan di depan pendukung sendiri.
Editor : Bayu Shaputra