Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Persita Tangerang Wajib Bangkit, Laga Kontra PSIM Jadi Penentu Akhiri Tren Buruk

Bayu Shaputra • Kamis, 30 April 2026 | 12:50 WIB
Sesi latihan Persita Tangerang jelang laga melawan PSIM. (Instagram/persita.official)
Sesi latihan Persita Tangerang jelang laga melawan PSIM. (Instagram/persita.official)

 

RADARSITUBONDO.ID - Persita Tangerang datang ke Bantul dengan membawa beban sekaligus harapan besar saat menghadapi PSIM Yogyakarta pada pekan ke-30 BRI Super League 2025/26.

Laga yang digelar di Stadion Sultan Agung, Kamis (30/4/2026) sore, menjadi momen krusial bagi Pendekar Cisadane untuk menghentikan tren negatif yang terus membayangi dalam beberapa pertandingan terakhir.

Tim besutan Carlos Pena tengah berada dalam tekanan setelah mencatat empat kekalahan beruntun. Situasi tersebut membuat posisi Persita dalam kondisi kurang ideal, sekaligus menuntut respons cepat agar tidak semakin terpuruk di sisa musim.

Laga tandang melawan Laskar Mataram pun dipandang sebagai titik balik yang harus dimanfaatkan secara maksimal.

Baca Juga: Arsenal Ditahan Atletico Madrid 1-1, Penentuan Lolos ke Final Liga Champions di Emirates

Meski hasil pertandingan sebelumnya jauh dari harapan, Pena menegaskan bahwa persiapan tim berjalan dengan cukup baik.

Ia melihat adanya peningkatan fokus dan keseriusan para pemain selama menjalani sesi latihan menjelang pertandingan. Menurutnya, seluruh skuad memahami betapa pentingnya laga ini dalam menentukan arah perjalanan tim ke depan.

“Kami tahu situasi kami saat ini. Para pemain menunjukkan fokus yang bagus selama latihan dan memahami pentingnya pertandingan ini,” ujarnya.

Baca Juga: BMKG Peringatkan Hujan Lebat Kamis, Ini Daftar Wilayah Terdampak

Pena memilih untuk tidak terlalu memikirkan kondisi lawan yang dikabarkan kehilangan beberapa pemain. Baginya, hal terpenting adalah memastikan Persita tampil dengan kekuatan terbaik yang dimiliki. Ia juga mengakui bahwa timnya menghadapi kendala serupa karena sejumlah pemain masih berkutat dengan cedera.

“Kami juga punya beberapa masalah dengan cedera, jadi fokus kami adalah memaksimalkan pemain yang tersedia,” tambahnya.

Pada pertemuan pertama musim ini, Persita berhasil mencatat kemenangan meyakinkan dengan skor 4-0 di Indomilk Arena. Namun Pena menilai hasil tersebut tidak bisa dijadikan acuan. Ia menegaskan bahwa atmosfer pertandingan di kandang PSIM akan menghadirkan tantangan yang berbeda.

Menurutnya, kekuatan PSIM di hadapan pendukung sendiri menjadi faktor yang tidak bisa diabaikan. Selain itu, kedua tim dinilai tidak banyak melakukan perubahan komposisi skuad pada putaran kedua, sehingga keseimbangan kekuatan diprediksi tetap terjaga.

Persita dituntut tampil lebih disiplin dan konsisten sepanjang laga jika ingin keluar dari tekanan hasil buruk. Konsentrasi penuh sejak menit awal hingga akhir pertandingan menjadi kunci agar tim tidak kembali kehilangan poin.

Baca Juga: Sungai di Gebangan Dipenuhi Kotoran Ayam, Warga Resah hingga Bupati Turun Tangan!

Sementara itu, bek andalan Persita, Javlon Guseynov, yang kembali setelah menjalani akumulasi kartu kuning, menegaskan kesiapan timnya. Ia menyebut Persita telah memanfaatkan waktu yang ada untuk melakukan evaluasi menyeluruh.

“Kami punya waktu yang cukup untuk memperbaiki kesalahan. Semua pemain datang dengan tekad kuat untuk kembali menang,” ujarnya.

Editor : Bayu Shaputra
#PSIM Yogyakarta #BRI Super League #Persita Tangerang