RADARSITUBONDO.ID - Kemenangan Al Nassr atas Al Ahli tak hanya mempertegas posisi di puncak klasemen, tetapi juga memicu tensi panas di luar lapangan.
Dalam laga yang berlangsung di Al Awwal Park, Kamis dini hari WIB, Al Nassr menang dua gol tanpa balas lewat kontribusi Cristiano Ronaldo dan Kingsley Coman.
Ronaldo membuka keunggulan pada menit ke-76 sebelum Coman memastikan kemenangan di pengujung laga.
Tambahan tiga poin membuat Al Nassr mengoleksi 79 poin dari 30 pertandingan, unggul delapan angka atas Al Hilal yang berada di posisi kedua. Situasi ini semakin mendekatkan Al Nassr pada gelar liga pertama sejak musim 2018/2019.
Baca Juga: Sassuolo Siapkan Pelatih Baru, Bang Jay Berpotensi Dilatih Ignazio Abate
Namun, hasil pertandingan tidak lepas dari kontroversi. Pihak Al Ahli melontarkan protes terhadap kepemimpinan wasit yang dianggap merugikan tim tamu. Salah satu momen yang disorot terjadi saat bek Merih Demiral mendapat tekel keras yang dinilai luput dari hukuman tegas.
Kekecewaan suporter Al Ahli memuncak seusai laga. Mereka tidak hanya menyoraki wasit, tetapi juga mengarahkan ejekan kepada Ronaldo yang tengah menjalani sesi wawancara di pinggir lapangan. Dalam sebuah momen yang terekam, Ronaldo terlihat menoleh ke arah tribun tempat para suporter Al Ahli berada.
Ejekan tersebut berkaitan dengan prestasi Al Ahli di level Asia. Klub tersebut baru saja menegaskan dominasinya di AFC Champions League setelah mempertahankan gelar usai mengalahkan Machida Zelvia dengan skor tipis 1-0 pada akhir pekan lalu. Raihan dua gelar beruntun itu menjadi bahan sindiran kepada Ronaldo yang belum meraih trofi serupa di Asia.
Baca Juga: Kecelakaan Kereta Bekasi Timur Tewaskan 16 Orang, Kedubes Rusia Sampaikan Belasungkawa
Menanggapi hal itu, Ronaldo tidak terpancing emosi berlebihan. Ia justru tersenyum dan mengangkat lima jari ke arah tribun, sebuah gestur yang merujuk pada jumlah trofi Liga Champions Eropa yang ia miliki sepanjang karier.
"Saya punya lima trofi (Liga Champions)," ujar Ronaldo.
Respons singkat tersebut menjadi penegasan statusnya sebagai salah satu pemain tersukses dalam sejarah kompetisi elite Eropa.
Meski belum mencicipi gelar di Asia, peluang Ronaldo bersama Al Nassr masih terbuka. Selain perburuan gelar liga domestik, mereka juga berpeluang meraih trofi level kontinental lain jika mampu mengalahkan Gamba Osaka di partai final.
Editor : Bayu Shaputra