RADARSITUBONDO.ID - Persib Bandung menghadapi laga krusial saat menjamu PSIM pada pekan ke-31 Super League 2025-2026. Pertandingan dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Senin (4/5/2026) pukul 15.30 WIB. Duel ini menjadi salah satu penentu langkah Maung Bandung dalam perburuan gelar juara musim ini.
Tim asuhan Bojan Hodak datang dengan modal positif setelah meraih kemenangan dramatis atas Bhayangkara FC pada laga sebelumnya. Dalam pertandingan tersebut, Persib sempat tertinggal dua gol sebelum akhirnya membalikkan keadaan dan menang dengan skor 4-2. Kebangkitan itu mempertegas mentalitas tim yang tengah berada dalam tren impresif.
Persib kini berusaha mempertahankan catatan tak terkalahkan yang telah berlangsung selama 18 pertandingan beruntun. Konsistensi ini menjadi fondasi penting dalam menjaga posisi di papan atas sekaligus menambah kepercayaan diri pemain jelang laga penentuan.
Pelatih Persib, Bojan Hodak, menegaskan arti penting setiap kemenangan bagi perkembangan tim.
“Setiap kemenangan itu penting, dengan setiap kemenangan, Anda menjadi pemain yang lebih baik, Anda menjadi tim yang lebih baik,” ujarnya.
Ia juga menyoroti karakter anak asuhnya saat bangkit dari ketertinggalan pada laga sebelumnya.
“Hal yang baik adalah setelah tertinggal 0-2, para pemain menunjukkan karakter di babak kedua, kami bangkit,” ucap Hodak.
Menurutnya, kemenangan tersebut bahkan berpotensi berakhir dengan selisih lebih besar.
“Bisa saja lebih dari empat (gol) saya rasa, Bhayangkara bisa saja senang hanya kalah dengan selisih empat gol, dan ini jadi kepercayaan diri ekstra, energi ekstra untuk pertandingan berikutnya,” tambahnya.
Di sisi lain, PSIM datang dengan catatan kurang meyakinkan. Dalam tujuh pertandingan terakhir, Laskar Mataram belum meraih kemenangan dengan rincian tiga kali imbang dan empat kekalahan. Kemenangan terakhir mereka terjadi pada 27 Februari 2026 saat mengalahkan PSBS Biak.
Meski demikian, Hodak menolak meremehkan calon lawannya. Pada pertemuan putaran pertama, Persib juga gagal mengamankan kemenangan atas tim asal Yogyakarta tersebut. Hal itu menjadi pengingat bahwa PSIM tetap memiliki potensi memberikan perlawanan.
PSIM memiliki sejumlah pemain yang patut diwaspadai. Ze Valente menjadi pencetak gol terbanyak tim dengan koleksi sembilan gol. Ia disusul Ezequiel Vidal yang telah mencatatkan tujuh gol. Selain itu, bek Ramon Mingo Franco juga cukup produktif dengan torehan empat gol.
Baca Juga: Detik-Detik Siswa SD Tenggelam di Pantai Pasir Putih, Aksi Heroik Polisi Selamatkan Nyawa!
Hodak menilai PSIM sebagai tim yang terorganisasi dengan baik dan sulit ditaklukkan.
“Kami fokus pada Jogja (PSIM), tim yang terorganisasi dengan baik, sulit dikalahkan di semua pertandingan mereka, bahkan ketika mereka kalah, mereka kalah dengan selisih satu gol saja,” ujarnya.
Ia memastikan timnya tidak akan memandang sebelah mata lawan.
“Tak ada yang meremehkan mereka, tim yang bekerja sangat keras. Jadi saya memperkirakan pertandingan yang sulit, tapi saya berharap di akhir pertandingan kami akan mendapatkan hasil yang positif,” tuturnya.
Baca Juga: Detik-Detik Siswa SD Tenggelam di Pantai Pasir Putih, Aksi Heroik Polisi Selamatkan Nyawa!
Selain modal performa, Persib juga diuntungkan dengan rekor kandang yang solid. Sepanjang musim ini, mereka belum tersentuh kekalahan saat bermain di GBLA. Dari 15 laga kandang, Persib mencatatkan 14 kemenangan dan hanya sekali bermain imbang, yakni saat menghadapi Arema FC.
Catatan tersebut menjadi sinyal kuat bahwa Persib memiliki peluang besar untuk mengamankan poin penuh. Namun, tekanan untuk meraih kemenangan demi menjaga asa juara dipastikan akan membuat pertandingan berjalan ketat sejak menit awal.
Editor : Bayu Shaputra