RADARSITUBONDO.ID - Ketegangan di tubuh Real Madrid kembali menjadi sorotan setelah insiden fisik yang melibatkan Federico Valverde dan Aurelien Tchouameni terjadi dalam sesi latihan tim di Valdebebas, Kamis (7/5/2026) waktu setempat.
Perselisihan dua pemain inti Los Blancos itu bahkan membuat Valverde harus mendapatkan penanganan medis usai mengalami cedera di bagian kepala.
Situasi internal klub raksasa Liga Spanyol tersebut disebut sudah mulai memanas sejak sesi latihan sehari sebelumnya. Hubungan Federico Valverde dan Aurelien Tchouameni dikabarkan memburuk setelah keduanya terlibat adu argumen di ruang ganti.
Perdebatan berlangsung cukup keras hingga beberapa pemain lain turun tangan untuk memisahkan keduanya agar suasana tidak semakin tidak terkendali.
Baca Juga: Trump Ultimatum Uni Eropa hingga 4 Juli, Tarif Impor AS Terancam Naik Tajam
Atmosfer panas kembali terasa pada latihan Kamis sore. Ketegangan terlihat sejak awal ketika Valverde disebut menolak berjabat tangan dengan Tchouameni.
Hubungan keduanya semakin memburuk setelah gelandang asal Uruguay itu menuding rekannya dari Prancis membocorkan informasi internal tim kepada media.
Tuduhan tersebut langsung dibantah oleh Tchouameni. Mantan pemain AS Monaco itu menegaskan dirinya tidak memiliki komunikasi dengan awak media terkait urusan internal klub.
Meski demikian, Valverde disebut tetap mempertanyakan persoalan tersebut hingga ketegangan terus terbawa ke dalam sesi latihan.
Di bawah pantauan tim pelatih, latihan berlangsung dalam suasana yang tidak nyaman. Sejumlah tekel keras antara kedua pemain terjadi di lapangan sebagai bentuk luapan emosi yang belum mereda. Kondisi itu membuat suasana latihan Real Madrid berubah tegang dan memicu kekhawatiran di internal tim.
Puncak konflik terjadi setelah sesi latihan berakhir saat para pemain kembali menuju ruang ganti. Berdasarkan kabar yang berkembang, Valverde masih melanjutkan provokasi meski Tchouameni sudah meminta agar masalah tersebut dihentikan karena dinilai telah melewati batas.
Perselisihan akhirnya berubah menjadi kontak fisik. Dalam insiden tersebut, Federico Valverde terjatuh dan kepalanya membentur meja hingga mengalami luka robek. Pemain tim nasional Uruguay itu dilaporkan sempat mengalami pusing setelah benturan terjadi.
Tim medis Real Madrid kemudian memberikan penanganan awal sebelum Valverde dibawa menuju unit gawat darurat menggunakan kursi roda. Kondisinya langsung mendapat pemantauan intensif karena muncul indikasi gegar otak ringan akibat benturan di kepala.
Baca Juga: Kakek 69 Tahun Tewas Ditabrak Misterius di Panarukan, Pelaku Kabur!
Setelah menjalani perawatan dan mendapatkan jahitan pada luka yang dialaminya, Valverde disebut sempat kembali ke kompleks latihan untuk mengikuti rapat darurat yang digelar manajemen klub. Pertemuan tersebut membahas kode etik pemain serta langkah yang akan diambil terkait insiden di ruang ganti.
Manajer Umum Real Madrid, Jose Angel Sanchez, dikabarkan bergerak cepat meredam situasi yang berpotensi mengganggu stabilitas tim. Ia memimpin rapat tertutup bersama seluruh elemen skuad dan meminta para pemain tetap berada di lokasi hingga pengarahan selesai dilakukan.
Manajemen klub disebut khawatir konflik tersebut dapat memengaruhi kondisi tim di tengah persaingan ketat Liga Spanyol musim ini. Apalagi, sebelumnya sempat muncul sejumlah isu mengenai ketegangan antarpemain di ruang ganti Los Blancos.
Baca Juga: 171 Jemaah Lansia Situbondo Dapat Layanan Khusus Saat Berangkat Haji
Saat ini pihak klub masih melakukan evaluasi terkait insiden yang terjadi. Real Madrid juga tengah mengkaji kemungkinan sanksi disiplin terhadap pemain yang terlibat apabila terbukti melakukan pelanggaran serius terhadap aturan internal klub
Berdasarkan regulasi internal yang berlaku, hukuman yang dapat dijatuhkan mencakup skorsing pertandingan hingga pemotongan gaji. Besaran sanksi disebut bisa mencapai larangan bermain antara tiga sampai 20 pertandingan tergantung hasil investigasi internal klub.
Editor : Bayu Shaputra