RADARSITUBONDO.ID - Persebaya Surabaya mendapat peringatan serius dari pelatih Bernardo Tavares jelang menghadapi Persis Solo pada pekan ke-32 Super League 2025/2026 di Stadion Manahan, Sabtu (9/5) malam.
Meski datang dengan modal tiga kemenangan beruntun, Green Force diminta tidak kehilangan fokus menghadapi tuan rumah yang tengah berjuang keluar dari zona degradasi.
Tren positif dalam beberapa pekan terakhir membuat posisi Persebaya semakin kuat di papan atas klasemen Super League musim ini. Atmosfer tim juga sedang berada dalam kondisi baik setelah sukses mengamankan poin penuh secara beruntun.
Baca Juga: Welber Jardim Gabung Timnas Indonesia U-19 pada 17 Mei, Nova Arianto Fokus Persiapan ASEAN U-19 2026
Namun, Bernardo Tavares menilai pertandingan melawan Persis Solo tetap menyimpan tantangan besar. Pelatih asal Portugal itu menegaskan bahwa situasi klasemen tidak bisa dijadikan ukuran mudah atau sulitnya pertandingan.
Menurut dia, Persis Solo memiliki karakter permainan berbeda ketika tampil di kandang sendiri. Dukungan penuh suporter di Stadion Manahan disebut mampu meningkatkan motivasi dan agresivitas permainan Laskar Sambernyawa sepanjang laga.
Catatan empat kemenangan kandang beruntun Persis Solo menjadi perhatian serius bagi jajaran pelatih Persebaya Surabaya. Statistik tersebut dianggap menunjukkan peningkatan performa signifikan tim tuan rumah menjelang akhir kompetisi.
”Saya melihat Persis adalah tim yang sangat kuat ketika bermain di kandang. Empat laga kandang terakhir juga mereka sapu bersih dengan kemenangan. Jadi kami tahu besok akan menjadi pertandingan yang sulit,” ujar Tavares dalam sesi konferensi pers jelang pertandingan.
Baca Juga: Petani Situbondo Pakai Limbah Dapur Jadi Pupuk, Hasil Padi Disebut Naik Drastis
Bernardo Tavares menilai laga menghadapi tim yang sedang berjuang menghindari degradasi justru sering menghadirkan tekanan tersendiri.
Dalam situasi tersebut, tim papan bawah biasanya tampil lebih ngotot demi mengamankan poin penting untuk bertahan di kasta tertinggi.
Kondisi itu pula yang diperkirakan akan terjadi saat Persis Solo menjamu Persebaya Surabaya di Stadion Manahan. Tavares percaya motivasi tinggi tuan rumah bakal membuat pertandingan berjalan ketat sejak menit awal.
Dia meminta seluruh pemain Green Force tetap disiplin dan menjaga konsentrasi selama pertandingan berlangsung. Menurutnya, kehilangan fokus dalam sepak bola bisa berujung pada hasil yang tidak diinginkan.
”Kami percaya Persis akan melakukan segalanya untuk menang. Cara terbaik menghormati pertandingan ini adalah datang dengan fokus dan mencoba meraih kemenangan,” jelas Bernardo Tavares.
Baca Juga: Modus Kasih Rokok Berujung Bawa Kabur PCX Rp41 Juta, Wajah Pelaku Sempat Difoto Korban
Pelatih berusia 46 tahun tersebut juga mengingatkan anak asuhnya agar tidak menganggap remeh lawan hanya karena posisi klasemen kedua tim terpaut cukup jauh. Tavares menilai pengalaman musim ini sudah memberikan pelajaran penting bagi Persebaya.
Dia mencontohkan hasil kurang maksimal saat menghadapi tim papan bawah sebelumnya, termasuk ketika melawan Madura United dan Persis Solo. Menurutnya, pertandingan seperti itu menjadi bukti bahwa setiap laga harus dijalani dengan keseriusan penuh.
Pengalaman tersebut kini dijadikan bahan evaluasi sebelum menjalani laga penting di Manahan. Persebaya tidak ingin kembali kehilangan poin dalam fase krusial perebutan posisi papan atas klasemen.
”Kami punya contoh saat kalah dari Madura dan juga saat menghadapi Persis sebelumnya. Itu bukti bahwa pertandingan seperti ini tidak pernah mudah. Karena itu kami harus fokus penuh sepanjang laga,” tegas Bernardo Tavares.
Baca Juga: Komisi III DPRD Situbondo Temukan Kejanggalan Limbah PT Kanaka, Pengolahan Disebut Belum Maksimal
Meski sedang berada dalam momentum positif, Persebaya Surabaya memilih tetap realistis menghadapi tekanan yang akan diberikan tuan rumah. Bernardo Tavares memahami Persis Solo dipastikan tampil habis-habisan demi menjaga peluang bertahan di Super League musim depan.
Selain membahas kekuatan Persis Solo secara kolektif, Tavares turut menyoroti perkembangan dua mantan pemain Persebaya yang kini memperkuat Laskar Sambernyawa, yakni Dejan Tumbas dan Kadek Raditya.
Menurut dia, keduanya mengalami perkembangan cukup baik setelah bergabung dengan Persis Solo. Adaptasi yang berjalan lancar membuat mereka memperoleh peran penting dalam skuad musim ini.
Tavares secara khusus menilai Dejan Tumbas kini tampil lebih fleksibel karena mampu dimainkan di beberapa posisi berbeda. Sementara Kadek Raditya disebut mendapatkan kesempatan bermain lebih reguler bersama tim asal Solo tersebut.
”Saya pikir mereka berkembang dengan baik di Persis. (Dejan) Tumbas sekarang bermain di beberapa posisi berbeda, sementara Kadek juga mendapat lebih banyak kesempatan bermain. Tapi ketika pertandingan dimulai, kami tetap fokus pada tugas kami sendiri, yaitu mencoba memenangkan pertandingan,” tandas Bernardo Tavares.
Baca Juga: RTH Situbondo Diklaim Lampaui Target Nasional, Aktivis Heran Banjir Masih Terus Terjadi
Persebaya Surabaya tetap menargetkan kemenangan demi menjaga konsistensi positif hingga akhir musim. Green Force ingin mempertahankan posisi terbaik di papan klasemen sekaligus melanjutkan tren kemenangan yang sedang diraih dalam beberapa pekan terakhir.
Editor : Bayu Shaputra