PSS Sleman vs Garudayaksa FC di Final Liga 2 2025/2026, Adu Gengsi Perebutan Gelar Juara

Bayu Shaputra • Dipublikasikan Sabtu, 9 Mei 2026 | 10:00 WIB
Sesi latihan PSS Sleman jelang laga final liga 2 menghadapi Garudayaksa FC. (Instagram/pssleman)
Sesi latihan PSS Sleman jelang laga final liga 2 menghadapi Garudayaksa FC. (Instagram/pssleman)

 

RADARSITUBONDO.ID - PSS Sleman dan Garudayaksa FC akan saling berhadapan pada laga final Liga 2/Pegadaian Championship 2025/2026 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (9/5). Pertandingan ini menjadi penutup perjalanan kedua tim setelah sama-sama memastikan tiket promosi ke Super League musim 2026/2027.

Keberhasilan menembus kasta tertinggi sepak bola nasional membuat kedua tim kini mengalihkan fokus untuk memburu trofi juara Liga 2.

PSS Sleman melangkah ke partai puncak usai tampil konsisten sepanjang musim dan keluar sebagai juara grup. Di sisi lain, Garudayaksa FC juga menunjukkan performa impresif hingga memastikan tempat di final.

Baca Juga: Welber Jardim Gabung Timnas Indonesia U-19 pada 17 Mei, Nova Arianto Fokus Persiapan ASEAN U-19 2026

Bagi PSS Sleman, final musim ini menjadi kesempatan kedua dalam sejarah klub tampil di laga perebutan gelar Liga 2. Sebelumnya, Super Elang Jawa sukses menjadi juara pada musim 2018. Jika kembali meraih kemenangan, klub asal Sleman itu akan mengoleksi gelar kedua dalam kurun delapan tahun terakhir di kompetisi yang sama.

PSS memiliki keuntungan karena tampil di hadapan pendukung sendiri. Tim asuhan Ansyari Lubis berhak menjadi tuan rumah setelah menutup musim dengan raihan 56 poin, lebih tinggi dibandingkan Garudayaksa FC yang mengumpulkan 52 poin.

Atmosfer Stadion Maguwoharjo diperkirakan kembali dipenuhi puluhan ribu suporter yang memberikan dukungan langsung kepada tim kebanggaan mereka.

Baca Juga: Petani Situbondo Pakai Limbah Dapur Jadi Pupuk, Hasil Padi Disebut Naik Drastis

Menghadapi partai penentuan, Ansyari Lubis diperkirakan tetap mengandalkan pemain-pemain senior di lini depan. Riko Simanjuntak dan Terens Puhiri menjadi tumpuan untuk membangun serangan dari sisi sayap.

Sementara Gustavo Tocantins masih menjadi andalan utama di sektor penyerangan setelah mencatatkan diri sebagai top skor klub sepanjang masa.

Kehadiran para pemain berpengalaman tersebut diharapkan mampu membawa PSS tampil efektif sekaligus menjaga ritme permainan di laga yang diprediksi berlangsung ketat. Faktor pengalaman tampil dalam pertandingan besar juga menjadi modal penting bagi skuad Super Elang Jawa.

Di kubu lawan, Garudayaksa FC datang dengan ambisi mencetak sejarah baru. Klub yang bermarkas di Stadion Pakansari itu memburu trofi pertama sejak resmi berdiri setelah mengakuisisi PSKC Cimahi pada Juni 2025. Dalam waktu singkat, Garudayaksa FC berhasil menjelma sebagai salah satu kekuatan baru di kompetisi sepak bola Indonesia.

Penampilan tim asuhan Widodo C Putro sepanjang musim juga terbilang konsisten. Tergabung di Grup Barat bersama sejumlah tim tradisional seperti PSMS Medan, Persiraja Banda Aceh, dan PSPS Pekanbaru, Garudayaksa mampu tampil dominan hingga menutup kompetisi sebagai pemuncak klasemen.

Baca Juga: Komisi III DPRD Situbondo Temukan Kejanggalan Limbah PT Kanaka, Pengolahan Disebut Belum Maksimal

Keberhasilan tersebut sekaligus memastikan langkah Garudayaksa FC promosi ke Super League musim depan. Kini, mereka berupaya menyempurnakan pencapaian itu dengan membawa pulang gelar juara Liga 2 pada musim perdananya menggunakan identitas baru klub.

Pertandingan final ini diperkirakan berlangsung menarik karena kedua tim sama-sama memiliki motivasi besar. PSS Sleman ingin mengulang keberhasilan musim 2018 di depan publik sendiri, sedangkan Garudayaksa FC bertekad menorehkan sejarah dengan meraih trofi pertama klub.

Editor : Bayu Shaputra
Sumber : berbagai sumber
PSS Sleman vs Garudayaksa FC Final Liga 2 2025/2026