Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Ruang Ganti Real Madrid Memanas, Pemain Disebut Ejek Alvaro Arbeloa dengan Julukan “Cone”

Bayu Shaputra • Sabtu, 9 Mei 2026 | 18:00 WIB
Pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa. (Instagram/arbeloa)
Pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa. (Instagram/arbeloa)

 

RADARSITUBONDO.ID - Situasi internal Real Madrid dilaporkan semakin memanas. Di tengah konflik yang terus bermunculan di ruang ganti, sejumlah pemain disebut mulai kehilangan rasa hormat kepada pelatih kepala Alvaro Arbeloa.

Bahkan, muncul laporan bahwa beberapa pemain melontarkan ejekan dengan memanggil sang pelatih menggunakan julukan “cone”.

Alvaro Arbeloa baru mengambil alih kursi pelatih Real Madrid pada Januari lalu usai kepergian mendadak Xabi Alonso. Sebelum dipercaya menangani tim utama, mantan bek kanan Los Blancos tersebut lebih dulu membesut Real Madrid Castilla dan dikenal sebagai figur yang dekat dengan kultur akademi klub.

Baca Juga: Kemenkes Perketat Pemantauan di Bandara dan Pelabuhan Usai Kasus Hantavirus Andes di MV Hondius

Namun, perjalanan Arbeloa bersama tim utama sejauh ini disebut belum berjalan mulus. Kondisi ruang ganti Madrid dikabarkan mulai terpecah ke dalam beberapa kelompok. Hubungan antarpemain hingga komunikasi antara pemain dengan staf pelatih juga disebut mengalami penurunan dalam beberapa pekan terakhir.

Ketegangan itu mencapai titik serius ketika Federico Valverde dan Aurelien Tchouameni dilaporkan terlibat perkelahian fisik saat sesi latihan pekan ini. Insiden tersebut menjadi sorotan besar karena Valverde disebut mengalami luka cukup serius hingga harus mendapatkan perawatan di rumah sakit.

Gelandang asal Uruguay itu dilaporkan mengalami trauma kranioensefalik dan diperkirakan harus menepi selama kurang lebih dua pekan. Peristiwa tersebut semakin memperkuat anggapan bahwa suasana di internal skuad Real Madrid sedang berada dalam kondisi tidak stabil.

Baca Juga: Bernardo Tavares Minta Persebaya Fokus Penuh Hadapi Persis Solo yang Terancam Degradasi

Di tengah situasi tersebut, posisi Arbeloa sebagai pelatih ikut menjadi perhatian. Laporan dari radio Spanyol yang dikutip Sport Bible menyebut beberapa pemain mulai memanggil Arbeloa dengan sebutan “cone” saat pertandingan berlangsung.

Dalam kultur sepak bola Spanyol, istilah tersebut termasuk bentuk sindiran yang merendahkan. Kata “cone” merujuk pada kerucut latihan yang biasa digunakan dalam sesi latihan sepak bola dan identik dengan benda pasif yang tidak memberi pengaruh di lapangan.

Sebutan itu umumnya dipakai untuk menggambarkan seseorang yang dianggap mudah ditebak, tidak aktif, atau minim dampak terhadap permainan maupun suasana tim. Karena itu, munculnya julukan tersebut dari pemain kepada pelatih sendiri dinilai sebagai sinyal serius mengenai retaknya hubungan di ruang ganti.

Laporan itu juga muncul tidak lama setelah beredar kabar bahwa enam pemain Real Madrid disebut menolak berbicara dengan Arbeloa selama sesi latihan. Situasi tersebut membuat kewibawaan mantan pemain timnas Spanyol itu mulai dipertanyakan di internal klub.

Julukan “cone” sendiri sebenarnya bukan hal baru bagi Arbeloa. Saat masih aktif bermain bersama Real Madrid, ia beberapa kali menjadi sasaran kritik dari suporter maupun rival karena gaya bermainnya yang dianggap terlalu aman dan minim improvisasi.

Meski berhasil memenangkan satu gelar La Liga dan dua trofi Liga Champions bersama Los Blancos, Arbeloa memang tidak pernah sepenuhnya dianggap sebagai sosok bintang oleh sebagian pendukung Madrid.

Baca Juga: Modus Kasih Rokok Berujung Bawa Kabur PCX Rp41 Juta, Wajah Pelaku Sempat Difoto Korban

Sebagai bek sayap, Arbeloa lebih dikenal karena kedisiplinannya dalam bertahan dibanding kontribusi menyerang. Hal itu sempat membuat sebagian fans Santiago Bernabeu merasa frustrasi karena standar terhadap pemain Real Madrid selalu berada di level tertinggi.

Julukan “cone” semakin populer pada era rivalitas El Clasico, terutama setelah beberapa komentar pedas dari Gerard Pique dan berbagai meme yang viral di media sosial. Bahkan, pada periode tersebut sempat muncul aksi fans yang melempar kerucut mainan ke lapangan sebagai bentuk sindiran kepada Arbeloa.

Saat itu, Arbeloa memilih merespons dengan santai. Ia beberapa kali terlihat menanggapi meme maupun editan dirinya yang disandingkan dengan gambar kerucut dengan sikap terbuka.

Editor : Bayu Shaputra
#Alvaro Arbeloa #Real Madrid