RADARSITUBONDO.ID - Marc Marquez dipastikan tidak akan memperkuat Ducati Lenovo Team pada balapan utama MotoGP Prancis dan seri Catalunya pekan depan.
Pebalap asal Spanyol tersebut harus menepi setelah mengalami kecelakaan saat Sprint Race yang berujung cedera pada kaki kanannya.
Insiden tersebut membuat Marc mengalami patah tulang metatarsal kelima di kaki kanan. Meski cedera itu tidak tergolong berat, kondisi tersebut justru membuatnya memutuskan untuk mempercepat jadwal operasi bahu kanan yang selama ini menjadi masalah utama dalam performanya di lintasan.
Baca Juga: Piala Asia 2027: Timnas Indonesia Bertemu Raja Terakhir di Match Pertama
Marc mengakui kecelakaan yang dialaminya memang cukup keras meski tidak terjadi dalam kecepatan tinggi. Namun, menurutnya momen tersebut menjadi waktu yang tepat untuk segera menjalani tindakan medis pada bahunya.
"Ya, saya rasa itu jatuh yang cukup keras, memang bukan di kecepatan tinggi, tapi masih cukup parah. Ini bukan cedera yang terlalu besar, tapi di waktu yang tepat," ujar Marc.
Sebelumnya, juara dunia delapan kali itu berencana menjalani operasi setelah seri Catalunya selesai digelar.
Akan tetapi, rasa sakit yang terus muncul sejak balapan di Jerez membuatnya menyadari ada masalah serius yang memengaruhi performanya saat mengendarai Ducati Desmosedici GP.
Marc mengungkapkan bahwa sejak beberapa seri terakhir dirinya terus berusaha tampil maksimal. Namun, rasa tidak nyaman pada bahu kanan semakin terasa dan menghambat konsistensinya selama balapan.
"Saya tadinya berencana operasi bahu kanan saya setelah MotoGP Catalunya. Karena saya berusaha keras saat beberapa balapan dan setelah MotoGP Jerez saya sadar, seperti ada yang tidak beres pada bahu saya," katanya.
Setelah menjalani pemeriksaan lebih lanjut, masalah yang dialami Marc ternyata bukan berasal dari proses pemulihan cedera lama yang gagal. Tim medis menemukan adanya baut yang rusak dan bengkok pada bagian bahu, sisa operasi setelah insiden yang dialaminya pada MotoGP Indonesia musim lalu.
Kondisi baut tersebut ternyata berada pada posisi yang berbeda dan menekan saraf ketika Marc berada dalam posisi membalap di atas motor MotoGP. Situasi itu membuat performanya sulit stabil sepanjang balapan.
"Setelah dianalisis, cedera saat MotoGP Indonesia sudah diperbaiki semua. Tapi ada cedera lain karena baut yang rusak dan bengkok. Posisinya agak berbeda, jadi saat posisi naik motor MotoGP, baut itu mengenai saraf dan makanya saya kadang cepat, tapi tidak konsisten," ucapnya.
Baca Juga: Hector Souto Bangga Timnas Futsal Indonesia Naik ke Ranking 14 Dunia FIFA
Gangguan pada saraf akibat baut yang bengkok disebut menjadi penyebab utama Marc kesulitan menjaga ritme balapan musim ini. Meski demikian, pebalap berjuluk The Baby Alien tersebut mendapat kabar positif dari tim dokter terkait proses pemulihan pasca-operasi.
Menurut Marc, masa penyembuhan kali ini diperkirakan tidak akan berlangsung selama operasi bahu sebelumnya. Hal itu membuat peluang untuk kembali balapan dalam waktu dekat masih terbuka.
"Ketika dengar cedera di bahu, pasti akan panjang penyembuhannya. Tapi yang ini tidak, mereka bilang akan cepat recovery-nya," tutur Marc.
Baca Juga: Fede Valverde Terancam Sanksi Lebih Berat Usai Berkelahi dengan Tchouameni
Meski sudah dipastikan absen di MotoGP Catalunya, Marc belum ingin memastikan kapan dirinya akan kembali tampil bersama Ducati Lenovo Team. Saat ini fokus utamanya adalah menjalani proses operasi dan pemulihan hingga benar-benar siap kembali ke lintasan.
"Saya tidak mau sebutkan tanggal kapan akan kembali, tentu di Catalunya saya tidak akan balap. Mungkin akan dilihat lagi sebelum Mugello," pungkasnya.
Editor : Bayu Shaputra