RADARSITUBONDO.ID - AC Milan gagal mengamankan posisi di empat besar klasemen Serie A Italia setelah menelan kekalahan 2-3 dari Atalanta pada laga yang berlangsung di Stadion San Siro, Senin (11/5) dini hari.
Hasil tersebut menjadi pukulan penting bagi Rossoneri yang tengah bersaing ketat memperebutkan tiket Liga Champions musim depan.
Atalanta tampil efektif sepanjang pertandingan dan berhasil mencuri tiga poin lewat gol Ederson, Davide Zappacosta, serta Giacomo Raspadori. Sementara Milan hanya mampu memperkecil ketertinggalan melalui Strahinja Pavlovic dan Christopher Nkunku pada menit-menit akhir pertandingan.
Baca Juga: Harga Emas Perhiasan Hari Ini 11 Mei 2026: K24 Tembus Rp 2,5 Juta, Ini Daftar Lengkap Semua Kadar
Kekalahan itu membuat posisi Milan di papan atas semakin rawan. Tim asuhan Stefano Pioli masih menempati peringkat keempat dengan koleksi 67 poin, namun hanya unggul head-to-head atas AS Roma yang memiliki poin sama.
Dengan dua pertandingan tersisa, persaingan menuju zona Liga Champions dipastikan berlangsung ketat hingga akhir musim.
Di sisi lain, kemenangan ini membuat Atalanta tetap menjaga peluang memperbaiki posisi klasemen. Mereka kini berada di urutan ketujuh dengan raihan 58 poin.
Baca Juga: Kualitas Udara Jakarta Terburuk Ketiga di Dunia, AQI Sentuh 162 pada Senin Pagi
Atalanta langsung memberi tekanan sejak awal pertandingan. Tim tamu membuka keunggulan cepat pada menit ketujuh melalui Ederson.
Gelandang asal Brasil tersebut berhasil memanfaatkan bola liar hasil tembakan Giacomo Raspadori yang gagal diamankan lini belakang Milan. Sepakan Ederson membawa Atalanta unggul 1-0 di hadapan publik San Siro.
Milan berupaya merespons lewat sejumlah serangan dari Rafael Leao dan Christian Pulisic, namun pertahanan Atalanta tampil disiplin dalam menghalau peluang tuan rumah.
Alih-alih menyamakan kedudukan, Milan kembali kebobolan pada menit ke-30. Nikola Krstovic mengirim umpan matang kepada Davide Zappacosta yang berdiri bebas di sisi kanan serangan.
Zappacosta kemudian melepaskan tembakan mendatar yang gagal dihentikan Mike Maignan dan membawa Atalanta unggul dua gol.
Situasi semakin sulit bagi Rossoneri saat memasuki babak kedua. Baru enam menit setelah restart, Giacomo Raspadori memperbesar keunggulan Atalanta menjadi 3-0.
Gol tersebut bermula dari kesalahan Rafael Leao di lini tengah yang berhasil dimanfaatkan pemain Atalanta untuk melancarkan serangan cepat.
Baca Juga: Barcelona Juara Liga Spanyol 2025-2026 Usai Kalahkan Real Madrid 2-0 di Camp Nou
Raspadori kemudian melepaskan tembakan kaki kiri akurat yang tidak mampu dijangkau Maignan. Gol ketiga itu membuat atmosfer San Siro berubah tegang dan sebagian suporter Milan mulai meninggalkan stadion sebelum laga selesai.
Meski tertinggal jauh, Milan tetap mencoba bangkit pada penghujung pertandingan. Upaya mereka membuahkan hasil pada menit ke-88 melalui sundulan Strahinja Pavlovic yang memanfaatkan situasi bola mati.
Rossoneri kembali menambah gol pada masa injury time lewat penalti Christopher Nkunku. Wasit menunjuk titik putih setelah Nkunku dijatuhkan Marten de Roon di area terlarang. Nkunku yang maju sebagai eksekutor sukses menuntaskan tugasnya dan mengubah skor menjadi 2-3.
Baca Juga: Polisi Bubarkan Arisan Sabung Ayam di Kapongan, Peserta Dipaksa Teken Surat Pernyataan
Namun, dua gol tersebut tidak cukup untuk menyelamatkan Milan dari kekalahan. Hasil ini sekaligus memperpanjang tren tanpa kemenangan Rossoneri menjadi tiga pertandingan beruntun di Serie A.
Tekanan terhadap Milan sebenarnya sudah muncul sebelum laga dimulai. AS Roma sebelumnya meraih kemenangan dramatis 3-2 atas Parma dan berhasil menyamai perolehan poin Milan.
Kondisi tersebut membuat pertandingan melawan Atalanta menjadi sangat penting bagi Rossoneri untuk menjaga posisi di zona Liga Champions.
Kini, dua laga terakhir musim ini akan menjadi penentu nasib Milan dalam upaya mengamankan tiket ke kompetisi elite Eropa musim depan.
Editor : Bayu Shaputra