Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Manchester City Tempel Arsenal, Crystal Palace Bisa Jadi Penentu Juara Premier League

Bayu Shaputra • Senin, 11 Mei 2026 | 13:09 WIB
Selebrasi pemain Crystal Palace. (Instagram/cpfc)
Selebrasi pemain Crystal Palace. (Instagram/cpfc)

 

RADARSITUBONDO.ID - Persaingan perebutan gelar Premier League musim ini semakin ketat setelah Manchester City kembali meraih kemenangan penting.

Dalam laga pekan ke-35 di Stadion Etihad, Sabtu malam (10/5), skuad asuhan Pep Guardiola menang meyakinkan 3-0 atas Brentford FC.

Tambahan tiga poin membuat City terus menjaga tekanan terhadap Arsenal di papan atas klasemen. The Citizens kini mengoleksi 74 poin dan hanya terpaut dua angka dari Arsenal yang masih memimpin persaingan gelar dengan 76 poin.

Baca Juga: Buriram United Juara Liga Thailand 2025-2026, Sandy Walsh Jadi Pemain Indonesia Pertama yang Raih Gelar Juara

Situasi tersebut membuat persaingan menuju trofi Premier League dipastikan berlangsung hingga pekan-pekan terakhir musim ini. Arsenal sendiri masih berpeluang memperlebar jarak apabila mampu mengatasi West Ham United di Stadion London pada laga dini hari tadi (11/5).

Di tengah sengitnya duel dua kandidat juara itu, Crystal Palace justru muncul sebagai klub yang berpotensi memengaruhi arah perebutan trofi.

Palace dijadwalkan menghadapi Manchester City pada Kamis dini hari (14/5) di Stadion Etihad. Setelah itu, The Eagles akan bertemu Arsenal pada pekan pemungkas kompetisi 24 Mei mendatang.

Baca Juga: UPDATE Dolar Hari Ini: Rupiah Melemah, USD Tembus Level Baru di Mei 2026, TKI Hongkong Bersorak

Pelatih Crystal Palace Oliver Glasner menegaskan timnya tidak memiliki kepentingan membantu salah satu kandidat juara. Dia memastikan fokus Palace hanya untuk kepentingan klub sendiri.

“ Saya tidak bertanggung jawab atas Arsenal. Begitu pula dengan City. Tetapi, saya hanya bertanggung jawab atas Crystal Palace,” ujar Glasner.

Pelatih asal Austria tersebut juga menegaskan seluruh pekerjaannya ditujukan demi membawa Palace tampil maksimal dalam setiap pertandingan.

“ Aku hanya dibayar agar bisa memberikan yang terbaik bagi Palace. Bukan Arsenal atau City,” lanjutnya.

Baca Juga: Harga Emas Perhiasan Hari Ini 11 Mei 2026: K24 Tembus Rp 2,5 Juta, Ini Daftar Lengkap Semua Kadar

Musim ini Glasner memang mendapat sorotan setelah mampu membawa Crystal Palace melaju hingga final Liga Konferensi Europa. Karena itu, Palace diperkirakan tetap tampil kompetitif saat menghadapi dua tim papan atas tersebut.

Arsenal sendiri disebut memiliki keuntungan tersendiri ketika menghadapi Palace pada laga terakhir musim ini. Situasi itu berkaitan dengan transfer gelandang serang Eberechi Eze yang diboyong The Gunners dari Palace pada awal musim.

Dalam kesepakatan transfer senilai GBP 60 juta atau sekitar Rp 1,42 triliun tersebut terdapat klausul tambahan bonus sebesar GBP 10 juta atau setara Rp 236,7 miliar. Bonus itu akan diterima Palace apabila Arsenal berhasil menjadi juara Premier League musim ini.

Baca Juga: Kualitas Udara Jakarta Terburuk Ketiga di Dunia, AQI Sentuh 162 pada Senin Pagi

Kondisi tersebut memunculkan situasi menarik. Sebab, Palace bisa kehilangan bonus tambahan apabila mereka berhasil menghambat Arsenal dalam laga penutup musim dan menggagalkan peluang juara klub asal London Utara tersebut.

Sementara itu, Manchester City juga masih menghadapi jadwal yang tidak mudah pada sisa musim ini. Dua lawan terakhir City di Premier League sama-sama ditangani pelatih asal Spanyol, yakni Andoni Iraola bersama AFC Bournemouth dan Unai Emery di Aston Villa.

Kedua pelatih tersebut diprediksi menjadi penghalang terakhir Guardiola dalam upaya mempertahankan dominasi City di Liga Inggris. Namun, Guardiola memilih tidak terlalu memikirkan kekuatan lawan-lawannya.

Pelatih berjuluk Sang Filsuf tersebut menegaskan fokus utamanya tetap pada performa tim sendiri.

“ Yang bisa saya katakan, Bournemouth bukan tempat terbaik untuk dikunjungi dan Aston Villa adalah laga terakhir,” ucap Pep.

Baca Juga: Polisi Bubarkan Arisan Sabung Ayam di Kapongan, Peserta Dipaksa Teken Surat Pernyataan

Di tengah persaingan ketat itu, striker Manchester City Erling Haaland juga terus menunjukkan konsistensi. Golnya ke gawang Brentford membuat penyerang asal Norwegia tersebut selalu mencetak gol dalam empat pertandingan Premier League secara beruntun.

Meski demikian, Haaland masih menghadapi tantangan tersendiri pada akhir musim. Sejak bergabung dengan Manchester City di Premier League, dia tercatat hanya mampu mencetak satu gol dalam tiga pertandingan terakhir musim kompetisi.

Haaland mengaku ingin memutus catatan tersebut sekaligus membantu City mempertahankan peluang juara hingga akhir musim.

“ Aku berusaha menjalankan pekerjaanku sebagai striker yang harus menciptakan gol. Aku sudah mencatat 26 gol dan itu sudah lebih banyak dari musim lalu,” tutur Haaland.

Editor : Bayu Shaputra
#Arsenal #Crystal Palace #Manchester City #Premier League