RADARSITUBONDO.ID - Kemenangan Persib Bandung atas Persija Jakarta dengan skor 2-1 di Stadion Segiri, Minggu (10/5/2026), masih menjadi sorotan publik sepak bola nasional.
Laga sarat gengsi tersebut tidak hanya menghadirkan tensi tinggi di atas lapangan, tetapi juga memunculkan insiden yang kemudian ramai diperbincangkan di media sosial.
Perhatian publik kini mengarah pada kericuhan yang terjadi di Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan, Senin (11/5/2026).
Kejadian tersebut viral setelah beredar sejumlah video yang memperlihatkan suasana tegang antara beberapa pemain Persib Bandung dengan sejumlah orang yang diduga sebagai suporter Persija Jakarta.
Baca Juga: Libur Kenaikan Yesus Kristus, Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Empat Hari
Video yang beredar luas memperlihatkan situasi memanas di area bandara ketika skuad Persib tengah bersiap melakukan perjalanan pulang usai menjalani pertandingan di Samarinda. Ketegangan disebut terjadi di area restoran bandara saat para pemain menunggu jadwal boarding penerbangan.
Menanggapi kejadian tersebut, Ketua Viking Persib Club, Tobias Ginanjar, menyampaikan apresiasi kepada Viking Borneo yang dinilai telah membantu menjaga situasi tetap terkendali selama tim berada di Kalimantan.
Baca Juga: Harga Emas Perhiasan Hari Ini 12 Mei 2026 Turun Serentak! K24 Jadi Sorotan, Mending Beli atau Jual?
Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Tobias menyampaikan rasa terima kasih kepada komunitas suporter Persib di Kalimantan yang terus memberikan pengawalan terhadap tim.
“Hatur nuhun Viking Borneo yang sudah terus mengawal tim kebanggaan. Tetap semangat dan selalu jaga kondusivitas di sana, bangga memiliki kalian,” tulis Tobias.
Selain menyampaikan apresiasi, Tobias juga mengunggah klarifikasi resmi terkait insiden yang terjadi di Bandara Sepinggan. Dalam pernyataan tersebut dijelaskan bahwa keberadaan Viking Borneo di bandara merupakan bagian dari upaya mengawal perjalanan resmi skuad Persib dari hotel menuju keberangkatan pesawat.
Situasi mulai memanas ketika sejumlah orang yang disebut sebagai bagian dari The Jakmania diduga melontarkan nyanyian, ucapan, hingga gestur yang dianggap provokatif kepada para pemain Persib Bandung. Saat itu, skuad Maung Bandung tengah berada di area tunggu bandara sambil menanti jadwal boarding.
Kondisi tersebut kemudian memicu keributan singkat antara beberapa pemain Persib dengan pihak yang diduga suporter Persija Jakarta.
Dalam klarifikasi yang disampaikan, Viking Borneo mengaku langsung berupaya meredam situasi dan melindungi para pemain agar kondisi tidak berkembang semakin jauh.
Mereka juga menegaskan tidak memiliki kepentingan lain selain menjaga keamanan tim kebanggaan mereka selama berada di Kalimantan. Viking Borneo menyebut fokus utama mereka adalah memastikan para pemain Persib dapat menjalani perjalanan pulang dengan aman.
Baca Juga: Napoli Gagal Kunci Tiket Liga Champions Usai Dikalahkan Bologna di Kandang
Di sisi lain, komunitas suporter tersebut turut mengapresiasi langkah cepat petugas keamanan bandara yang dinilai sigap menangani situasi. Berkat respons cepat aparat keamanan, ketegangan yang terjadi tidak berlangsung lama dan kondisi di area bandara kembali terkendali.
Dalam pernyataan yang sama, Viking Borneo turut mengajak seluruh suporter sepak bola Indonesia untuk menjaga rivalitas tetap sehat dan tidak melebar ke luar pertandingan.
Mereka berharap persaingan besar antara Persib Bandung dan Persija Jakarta tetap menjadi bagian dari atmosfer sepak bola nasional tanpa memicu insiden di luar lapangan.
Sementara itu, kemenangan Persib atas Persija menjadi hasil penting bagi skuad asuhan Maung Bandung. Dalam pertandingan yang berlangsung panas di Stadion Segiri, Persib sempat tertinggal lebih dahulu sebelum akhirnya berhasil membalikkan keadaan menjadi 2-1.
Baca Juga: Kemiskinan Ekstrem Masih Tinggi, Situbondo Dinilai Layak Punya Sekolah Rakyat
Laga klasik antara dua rival besar sepak bola Indonesia itu kembali menyedot perhatian pecinta sepak bola Tanah Air. Atmosfer pertandingan yang tinggi sejak awal laga menjadi gambaran kuatnya rivalitas kedua tim yang telah berlangsung selama bertahun-tahun.
Hingga kini, video kericuhan di Bandara Sepinggan masih ramai dibahas warganet di berbagai platform media sosial.
Editor : Bayu Shaputra