RADARSITUBONDO.ID - Antoine Griezmann menjalani malam penuh emosi saat memainkan laga kandang terakhirnya bersama Atletico Madrid. Penyerang asal Prancis tersebut mendapat penghormatan spesial usai membawa timnya menang 1-0 atas Girona FC di Stadion Metropolitano.
Laga tersebut menjadi momen perpisahan resmi Griezmann sebelum melanjutkan karier di Major League Soccer bersama Orlando City SC pada musim panas tahun ini.
Namun, sorotan terbesar justru datang dari pidato emosional yang disampaikan sang pemain di hadapan ribuan pendukung Atletico Madrid.
Baca Juga: Menkomdigi Meutya Hafid Kecam Israel Tahan Jurnalis Indonesia dalam Misi Kemanusiaan ke Gaza
Dalam kesempatan itu, Griezmann kembali menyampaikan permintaan maaf terkait keputusannya meninggalkan Atletico untuk bergabung dengan FC Barcelona pada 2019 lalu. Keputusan tersebut sempat membuat hubungan dirinya dengan fans Atletico merenggang.
“Ini penting. Saya tahu banyak dari kalian sudah tahu, dan beberapa masih belum, tetapi saya minta maaf lagi [karena bergabung dengan Barça]. Saya tidak menyadari betapa besar cinta yang saya miliki di sini. Saya masih sangat muda, dan saya melakukan kesalahan. Saya kembali sadar, dan kami melakukan segala yang kami bisa untuk menikmati hidup di sini lagi,” ungkap Antoine Griezmann.
Baca Juga: Cara Unik Kapolres Situbondo Rangkul Gen Z, AKBP Bayu Anuwar Sidiqie Andalkan Konten Kreatif
Selama dua periode membela Atletico Madrid, Griezmann memang menjelma menjadi salah satu pemain paling penting dalam sejarah klub.
Dia berhasil mencatatkan diri sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa Atletico sekaligus masuk dalam daftar pemain dengan penampilan terbanyak bersama Los Colchoneros.
Meski berhasil mempersembahkan gelar Liga Europa, Piala Super UEFA, dan Piala Super Spanyol, Griezmann belum pernah membawa Atletico meraih trofi La Liga maupun Liga Champions. Namun bagi pemain berusia 35 tahun tersebut, dukungan dan cinta dari para suporter memiliki arti yang jauh lebih besar dibandingkan gelar apa pun.
”Saya belum berhasil membawa pulang gelar LaLiga atau trofi Liga Champions, tetapi cinta ini lebih berharga. Saya akan membawanya sepanjang hidup saya,” ujar Griezmann.
Momen perpisahan itu juga menjadi ajang penghormatan Griezmann kepada pelatih Diego Simeone yang dianggap memiliki peran besar dalam perjalanan kariernya di Atletico Madrid. Simeone sebelumnya bahkan menyebut Griezmann sebagai salah satu pemain terbaik yang pernah dimiliki klub.
Griezmann pun membalas pujian tersebut dengan rasa hormat mendalam.
”Berkat Anda [Simeone], ada begitu banyak kegembiraan di stadion ini. Berkat Anda, saya menjadi juara dunia dan saya merasa seperti yang terbaik di dunia. Saya berhutang budi banyak kepada Anda, dan merupakan suatu kehormatan untuk bertarung demi Anda,” tutur Antoine Griezmann.
Baca Juga: Permintaan Membludak! Harga Sapi Kurban Tembus Rp 40 Juta Jelang Idul Adha
Griezmann pertama kali bergabung dengan Atletico Madrid pada 2014 setelah didatangkan dari Real Sociedad. Bersama Atletico, performanya berkembang pesat hingga menjadi salah satu penyerang terbaik dunia.
Pada 2019, dia memilih hengkang ke Barcelona dalam transfer besar yang sempat memicu kekecewaan suporter Atletico. Namun dua tahun berselang, Griezmann kembali ke Metropolitano dan perlahan memperbaiki hubungannya dengan para pendukung klub.
Karier Griezmann juga dihiasi berbagai pencapaian individu. Dia dua kali finis di posisi ketiga penghargaan Ballon d'Or pada 2016 dan 2018. Tahun 2018 menjadi periode terbaiknya setelah membawa Tim Nasional Prancis menjuarai Piala Dunia.
Baca Juga: Berdiri Sejak 1890, Ponpes Nurul Hikam Jadi Pesantren Tertua di Situbon
Kiper Atletico Madrid, Jan Oblak, bahkan menilai Griezmann layak memenangkan Ballon d'Or pada masa keemasannya.
”Dia seharusnya memenangkan Ballon d'Or. Dia masih punya banyak tahun tersisa di Amerika Serikat, di mana mereka akan menikmati permainannya,” kata Oblak.
Editor : Bayu Shaputra