RADARSITUBONDO.ID - Francisco Rivera mulai dikaitkan dengan Garudayaksa FC menjelang bergulirnya Super League 2026/2027. Playmaker asal Meksiko itu disebut masuk radar klub promosi tersebut setelah tampil konsisten bersama Persebaya Surabaya sepanjang musim ini.
Rumor transfer Rivera langsung memancing perhatian publik, khususnya Bonek, setelah sejumlah akun sepak bola nasional mulai mengaitkan namanya dengan Garudayaksa FC. Klub yang baru memastikan promosi sebagai kampiun Pegadaian Championship itu disebut tengah membangun kekuatan untuk bersaing di kasta tertinggi musim depan.
Baca Juga: Menkomdigi Meutya Hafid Kecam Israel Tahan Jurnalis Indonesia dalam Misi Kemanusiaan ke Gaza
Nama Rivera menjadi salah satu target yang dinilai sesuai dengan kebutuhan tim. Pengalamannya di kompetisi Indonesia dan kontribusinya bersama Green Force membuat pemain berusia 31 tahun tersebut masuk dalam daftar incaran.
”RUMOR: Kampiun Pegadaian Championship, Garudayaksa dikabarkan tengah membidik playmaker andalan Persebaya Surabaya asal Meksiko, Francisco Rivera,” tulis @sepakbola90menit_.
Spekulasi transfer semakin berkembang karena kontrak Rivera bersama Persebaya Surabaya disebut akan berakhir pada 31 Mei 2026. Situasi tersebut membuat masa depan sang pemain mulai menjadi sorotan pada bursa transfer awal musim.
Meski begitu, Persebaya Surabaya dikabarkan tidak tinggal diam. Manajemen Green Force disebut sudah menyiapkan tawaran perpanjangan kontrak berdurasi dua musim untuk mempertahankan salah satu pemain paling berpengaruh dalam skuad saat ini.
Baca Juga: Cara Unik Kapolres Situbondo Rangkul Gen Z, AKBP Bayu Anuwar Sidiqie Andalkan Konten Kreatif
Rivera memang menjelma sebagai pusat permainan Persebaya musim ini. Perannya tidak hanya terlihat dalam membangun serangan, tetapi juga menjadi penghubung utama antar lini. Kreativitas, visi bermain, dan distribusi bola yang dimiliki membuat permainan Green Force jauh lebih hidup.
Performa impresif Rivera kembali terlihat saat Persebaya Surabaya menghancurkan Semen Padang FC dengan skor telak 0-7 di Stadion H. Agus Salim, Jumat (15/5). Kemenangan itu menjadi catatan penting karena merupakan kemenangan pertama Green Force di Padang.
Dalam laga tersebut, Rivera tampil dominan dengan mencetak satu gol dan dua assist. Hampir seluruh alur serangan Persebaya lahir dari pergerakan dan sentuhan pemain asal Meksiko tersebut. Permainannya membuat lini pertahanan lawan kesulitan mengantisipasi serangan Green Force sepanjang pertandingan.
Kontribusi itu semakin mempertegas peran vital Rivera musim ini. Hingga pekan ke-33 Super League 2025/2026, dia telah mencatatkan 13 gol dan sembilan assist.
Catatan tersebut melampaui performanya musim lalu bersama Persebaya Surabaya. Pada musim sebelumnya, Rivera membukukan delapan gol dan tujuh assist dari 29 pertandingan. Peningkatan statistik itu menunjukkan perkembangan signifikan dalam kontribusinya di lini tengah dan lini serang Green Force.
Baca Juga: Permintaan Membludak! Harga Sapi Kurban Tembus Rp 40 Juta Jelang Idul Adha
Rivera mengaku menikmati musim ini bersama Persebaya Surabaya. Dia menyebut konsistensi performanya tidak lepas dari disiplin menjaga kondisi fisik serta mental sepanjang kompetisi berlangsung.
”Saya selalu menjaga diri, baik saat latihan maupun pertandingan. Saya menikmati setiap momen di lapangan dan senang bisa membantu tim meraih tiga poin,” ujar Rivera.
Di tengah rumor transfer yang terus berkembang, Rivera menegaskan fokus utamanya tetap membantu Persebaya Surabaya meraih kemenangan. Dia memilih menempatkan kepentingan tim di atas pencapaian pribadi.
”Yang paling penting tetap kemenangan Persebaya. Statistik tentu jadi tambahan motivasi buat saya untuk terus berkembang, tapi target utama kami adalah memenangkan pertandingan,” tegas Rivera.
Pernyataan tersebut menjadi sinyal bahwa Rivera masih memiliki komitmen besar terhadap Green Force. Profesionalisme pemain asal Meksiko itu juga terlihat dalam sikapnya di lapangan sepanjang musim ini.
Baca Juga: Senar Layangan Makan Korban Lagi, Warga Besuki Alami Luka Sayatan di Hidung
Selepas kemenangan telak atas Semen Padang FC, Rivera dan para pemain Persebaya Surabaya memilih tidak melakukan selebrasi berlebihan. Keputusan itu dilakukan sebagai bentuk penghormatan kepada lawan.
Rivera memahami situasi sulit yang sedang dihadapi Semen Padang FC. Karena itu, dia tetap menunjukkan rasa hormat kepada pemain maupun suporter tuan rumah meski Persebaya berhasil meraih kemenangan besar.
”Kami tahu Semen Padang sedang berada dalam situasi yang tidak mudah. Tapi kami tetap respek kepada mereka. Di sisi lain, Persebaya juga datang dengan fokus penuh untuk meraih tiga poin,” tandas Rivera.
Sikap tersebut membuat Rivera semakin mendapat tempat di hati Bonek. Bukan hanya karena kontribusinya di lapangan, tetapi juga karakter dan profesionalisme yang terus ditunjukkan sepanjang musim.
Kini perhatian tertuju pada langkah manajemen Persebaya Surabaya dalam mengamankan masa depan sang playmaker. Jika gagal mencapai kesepakatan kontrak baru, Green Force berpotensi kehilangan salah satu pemain paling penting dalam skema permainan mereka musim ini.
Editor : Bayu Shaputra