Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Perjalanan Mikel Arteta Antar Arsenal Juara Liga Inggris Usai 6,5 Tahun

Bayu Shaputra • Minggu, 24 Mei 2026 | 18:42 WIB
Pelatih Arsenal, Mikel Arteta. (Instagram/mikelarteta)
Pelatih Arsenal, Mikel Arteta. (Instagram/mikelarteta)

 

RADARSITUBONDO.ID - Kebahagiaan akhirnya dirasakan Mikel Arteta setelah berhasil membawa Arsenal menjuarai Liga Inggris musim 2025-2026. Gelar tersebut menjadi penutup sempurna perjalanan panjang sang pelatih bersama klub asal London Utara itu setelah enam setengah tahun membangun tim secara bertahap di Emirates Stadium.

Laga Crystal Palace melawan Arsenal di Selhurst Park, Minggu (24/5/2026), sebelumnya diprediksi menjadi pertandingan penentu dalam perebutan gelar Premier League. Arsenal terus bersaing ketat dengan Manchester City hingga pekan terakhir musim ini.

Namun, hasil imbang 1-1 yang didapat Manchester City saat menghadapi Bournemouth membuat Arsenal memastikan diri keluar sebagai juara. Trofi itu sekaligus mengakhiri penantian panjang The Gunners yang terakhir kali menjadi kampiun Liga Inggris pada musim 2003-2004.

Keberhasilan tersebut menjadi gelar Premier League pertama bagi Mikel Arteta sejak ditunjuk sebagai pelatih kepala Arsenal. Capaian itu juga menjadi pembuktian atas proses panjang yang sempat diragukan banyak pihak pada awal kepemimpinannya.

Baca Juga: Dony Tri Pamungkas Tak Takut Regulasi U23 Dihapus, Siap Bersaing di Super League 2026/2027

Arteta tidak menutupi rasa emosionalnya setelah sukses membawa Arsenal kembali ke puncak sepak bola Inggris. Menurut dia, keberhasilan itu lahir dari dukungan besar manajemen klub yang tetap percaya kepadanya di tengah berbagai tekanan dalam beberapa musim terakhir.

Perjalanan Arteta bersama Arsenal memang jauh dari kata mudah. Setelah datang sebagai pelatih kepala, Arsenal sempat mengalami masa sulit dengan dua kali finis di posisi kedelapan klasemen Liga Inggris.

Mereka juga pernah hanya berada di posisi kelima sebelum akhirnya berkembang menjadi penantang gelar dalam tiga musim beruntun dengan finis sebagai runner-up.

Dukungan penuh dari pemilik klub menjadi salah satu faktor yang membuat Arteta mampu bertahan dan terus membangun fondasi tim.

Ia mengaku tidak melupakan keberanian manajemen Arsenal yang memberinya kesempatan meski saat itu belum memiliki banyak pengalaman sebagai pelatih kepala.

"Saya memikirkan betapa beraninya klub ini, terutama pemiliknya, Stan dan Josh, dalam mengambil keputusan itu," kata Arteta dikutip dari situs resmi klub.

Baca Juga: Persib Bandung Butuh Satu Poin untuk Juara, Bojan Hodak Larang Pemain Bahas Perayaan

Pelatih asal Spanyol tersebut menilai keberhasilan Arsenal musim ini merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen klub. Menurutnya, dukungan yang ia terima sejak awal menjadi kekuatan utama untuk membawa Arsenal kembali bersaing di papan atas.

Karenanya, Arteta mendedikasikan gelar juara Liga Inggris musim ini kepada semua pihak yang terlibat dalam perjalanan Arsenal, mulai dari manajemen hingga para pemain.

"Mereka telah memberikan dukungan luar biasa kepada saya setiap hari. Pemilik kami luar biasa. Kami sangat beruntung memiliki Stan dan Josh, dan semua dukungan yang saya terima dari semua orang di klub ini."

"Saya tidak bisa menyebutkan nama semua orang, karena jumlahnya sangat banyak, tetapi bersama-sama mereka telah berperan penting dalam perjalanan membawa kita ke titik ini hari ini, dan tentu saja semua pemain yang telah menjadi bagian dari perjalanan ini," tegasnya.

Baca Juga: Daftar Harga Tiket Timnas Indonesia di GBK Juni 2026, Lawan Oman dan Mozambik

Kesuksesan Arsenal musim ini terasa semakin spesial karena klub sempat mengalami periode sulit pada 2017 hingga 2022. Dalam rentang waktu tersebut, Arsenal gagal menembus Liga Champions dan bahkan sempat tidak tampil di kompetisi Eropa pada musim 2021-2022.

Situasi itu membuat Arteta dan manajemen klub melakukan perubahan besar-besaran dalam skuad. Arsenal aktif membangun kekuatan baru dengan mendatangkan sejumlah pemain mahal demi meningkatkan kualitas tim.

Dalam lima musim terakhir, Arsenal mengeluarkan dana transfer dalam jumlah sangat besar. Sejak musim 2020-2021, total belanja klub disebut telah menembus lebih dari 1 miliar euro atau sekitar Rp22 triliun.

Salah satu transfer terbesar Arsenal terjadi pada musim 2023-2024 ketika mereka mendatangkan Declan Rice dari West Ham United dengan nilai mencapai 116,6 juta euro. Transfer tersebut menjadi rekor pembelian termahal klub saat itu.

Pada musim yang sama, Arsenal juga merekrut Kai Havertz dari Chelsea dengan nilai transfer sekitar 75 juta euro. Kedua transfer tersebut membuat pengeluaran Arsenal pada musim itu mencapai 235,1 juta euro.

Belanja besar kembali dilakukan Arsenal pada musim 2025-2026. Total pengeluaran klub bahkan melonjak hingga 294,6 juta euro demi memperkuat skuad dalam persaingan gelar.

Beberapa pemain penting yang didatangkan antara lain Martin Zubimendi dari Real Sociedad dengan nilai 70 juta euro, Eberechi Eze dari Crystal Palace seharga 69,3 juta euro, Viktor Gyokeres dari Sporting dengan biaya 66,9 juta euro, serta Noni Madueke dari Chelsea senilai 56 juta euro.

Baca Juga: Daftar 44 Pemain Timnas Indonesia untuk FIFA Matchday Juni 2026, Thom Haye dan Shayne Pattynama Absen

Investasi besar tersebut akhirnya terbayar lunas. Arsenal berhasil mengakhiri puasa gelar Liga Inggris yang berlangsung selama 22 tahun dan kembali menempatkan diri sebagai salah satu kekuatan utama sepak bola Eropa.

Keberhasilan ini juga membuka peluang Arsenal meraih musim yang lebih sempurna. Selain memastikan gelar Premier League, The Gunners masih berkesempatan menutup musim dengan raihan double winner apabila mampu menjuarai Liga Champions.

Editor : Bayu Shaputra
#Mikel Arteta #Arsenal