RADARSITUBONDO.ID - Tottenham Hotspur memastikan tetap bertahan di Liga Inggris musim depan setelah meraih kemenangan penting atas Everton pada pekan terakhir Premier League 2025/26. Bermain di Tottenham Hotspur Stadium, Minggu (24/5), Spurs menang tipis 1-0 lewat gol Joao Palhinha pada akhir babak pertama.
Hasil tersebut menjadi penentu nasib Tottenham dalam persaingan papan bawah klasemen.
Tim asuhan Roberto De Zerbi menutup musim di peringkat ke-17 dengan koleksi 41 poin. Spurs unggul dua angka dari West Ham United yang harus finis di posisi ke-18 sekaligus terdegradasi ke Championship.
West Ham sebenarnya berhasil meraih kemenangan atas Leeds United pada pertandingan lainnya. Namun tambahan tiga poin tidak cukup untuk menyelamatkan mereka dari zona merah karena Tottenham juga sukses mengamankan kemenangan di kandang sendiri.
Baca Juga: Como 1907 Lolos Liga Champions Usai Bantai Cremonese 4-1 di Pekan Terakhir Serie A
Sementara itu, Everton menutup musim di posisi ke-13 klasemen akhir dengan torehan 49 poin. Kekalahan di London Utara tidak mengubah posisi mereka di papan tengah.
Tottenham langsung tampil menekan sejak menit awal pertandingan. Demi menghindari ancaman degradasi, Spurs bermain agresif dan mencoba mengambil kendali permainan sejak peluit pertama dibunyikan.
Conor Gallagher menjadi pemain pertama yang memberi ancaman ke pertahanan Everton melalui tembakan dari luar kotak penalti.
Namun peluang tersebut masih melebar dari sasaran. Tidak lama berselang, Kevin Danso juga mencoba peruntungan, tetapi upayanya belum mampu mengarah tepat ke gawang.
Baca Juga: Dua Jurnalis Republika dan Tujuh WNI Tiba di Indonesia Usai Ditahan Tentara Israel
Joao Palhinha yang tampil aktif di lini tengah turut menciptakan peluang melalui percobaan jarak jauh. Akan tetapi bola hasil tendangannya masih melambung di atas mistar gawang Everton.
Tekanan Tottenham terus berlanjut sepanjang babak pertama. Everton lebih banyak berada dalam tekanan dan kesulitan keluar dari area pertahanannya sendiri. Kebuntuan akhirnya pecah menjelang turun minum tepatnya pada menit ke-42.
Gol berawal dari skema bola mati yang berhasil dimanfaatkan Spurs. Joao Palhinha menyambut umpan dengan sundulan keras yang sempat membentur tiang gawang.
Bola rebound kembali jatuh di dekatnya dan gelandang asal Portugal tersebut dengan sigap menyambar bola untuk membawa Tottenham unggul 1-0.
Keunggulan tersebut membuat suasana stadion berubah semakin tegang karena hasil pertandingan sangat menentukan nasib Tottenham di klasemen akhir Liga Inggris musim ini.
Memasuki babak kedua, Everton mulai bermain lebih terbuka dan berusaha mengejar ketertinggalan. Tim tamu perlahan mampu menguasai aliran bola dan mencoba membangun serangan dari lini tengah.
Meski demikian, Everton kesulitan menciptakan peluang bersih di depan gawang. Pertahanan Tottenham tampil disiplin dalam menghalau berbagai upaya yang dibangun tim tamu.
Baca Juga: BMKG: Sebagian Besar Wilayah Jakarta Diguyur Hujan pada Senin Petang
Kiper Tottenham Antonin Kinsky juga tampil cukup solid sepanjang pertandingan. Penjaga gawang tersebut beberapa kali mampu mengamankan bola dari tekanan pemain Everton.
Momen paling menegangkan terjadi pada masa injury time ketika Everton memperoleh peluang emas melalui Tyrique George. Dalam situasi krusial tersebut, Kinsky melakukan penyelamatan penting yang menjaga keunggulan Tottenham tetap bertahan.
Di saat bersamaan, kabar hasil pertandingan dari tim pesaing di zona bawah semakin menambah tekanan di dalam stadion. Namun Spurs mampu menjaga konsentrasi hingga peluit panjang dibunyikan wasit.
Kemenangan tipis 1-0 atas Everton memastikan Tottenham Hotspur tetap bermain di Premier League musim depan. Sementara itu, West Ham United harus menerima kenyataan pahit turun kasta ke Championship setelah gagal keluar dari zona degradasi pada pekan terakhir musim 2025/26.
Editor : Bayu Shaputra