Evra Nilai Arsenal Tak Punya Peluang Jika Bermain Bertahan Lawan PSG di Final Liga Champions

Bayu Shaputra • Dipublikasikan Kamis, 28 Mei 2026 | 17:07 WIB
Arsenal akan bertemu Man City di Final Carabao Cup 2026.
Arsenal akan bertemu Man City di Final Carabao Cup 2026.

 

RADARSITUUBONDO.ID - Mantan bek Manchester United, Patrice Evra, melontarkan peringatan serius kepada Arsenal menjelang partai final Liga Champions UEFA 2025-2026 menghadapi Paris Saint-Germain.

Menurut Evra, The Gunners berada dalam ancaman besar apabila gagal meningkatkan kualitas permainan saat menghadapi juara bertahan asal Prancis tersebut.

Arsenal datang ke final dengan catatan impresif setelah melaju tanpa kekalahan sepanjang kompetisi. Keberhasilan itu sekaligus mengantar klub asal London Utara tersebut kembali menembus final Liga Champions untuk pertama kalinya sejak tahun 2006.

Baca Juga: Spill Sisi Unik KA Blambangan Ekspres: Kereta Pemilik Rute Ekstrem yang Sering Jadi Rebutan

Di bawah arahan Mikel Arteta, Arsenal tampil konsisten sepanjang musim dan sukses mengakhiri penantian panjang gelar Premier League. Namun, tantangan terbesar kini sudah menanti di partai puncak Liga Champions yang akan berlangsung di Budapest, Hongaria.

PSG diyakini datang dengan kekuatan penuh dan ambisi besar mempertahankan trofi Liga Champions. Klub berjuluk Les Parisiens itu juga memiliki lini depan yang dinilai sangat menakutkan dengan kehadiran Ousmane Dembele, Desire Doue, dan Khvicha Kvaratskhelia.

Di sisi lain, Arsenal tetap memiliki modal kuat lewat pertahanan solid mereka. Klub berjuluk Meriam London itu hanya kebobolan 27 gol di kompetisi domestik musim ini. Meski demikian, Evra meragukan lini belakang Arsenal mampu meredam agresivitas serangan PSG.

Baca Juga: Kode Redeem FC Mobile Terbaru Mei 2026, Klaim Gratis Sebelum Expired

Saat ditanya mengenai peluang Arsenal menghadapi PSG, Evra secara terbuka menyebut tim asal Prancis tersebut sedang berada di level tertinggi sepak bola Eropa saat ini.

"Tidak, tidak, tidak, tidak, mungkin, mungkin saya terlalu cepat bicara, tetapi kali ini bukan karena Arsenal, melainkan tentang PSG," kata Evra dikutip dari Goal.

Pria asal Prancis itu menilai dominasi PSG saat ini sangat sulit dihentikan. Ia bahkan menyinggung kemenangan besar PSG atas Inter Milan pada final Liga Champions tahun sebelumnya sebagai bukti kualitas tim asuhan raksasa Prancis tersebut.

"Saya pikir PSG mendominasi dunia sepak bola dan saya harap Arsenal akan bermain terbuka karena jika mereka bermain bertahan total seperti dulu, PSG akan mencetak lima gol seperti yang mereka lakukan pada Inter di final."

"Saya terkejut karena mereka adalah ahli Catenaccio. Di Italia, sejak lahir pun, mereka sudah mengajarkan tentang Catenaccio."

Baca Juga: RedMagic 11S Pro Meluncur Global, Usung Pendingin AquaCore dan Fast Charging 80 Watt

Evra menilai pendekatan defensif justru akan menjadi bumerang bagi Arsenal. Menurutnya, PSG memiliki kualitas individu dan kolektivitas permainan yang cukup untuk menghukum lawan yang hanya fokus bertahan.

Ia juga menegaskan kehadiran Ousmane Dembele dalam kondisi terbaik akan membuat PSG semakin sulit dihentikan.

"Tapi tidak, jika PSG memiliki semua pemain ini - jika Ousmane Dembele dan semua pemain lainnya siap, mereka akan menghancurkan Arsenal," jelas Patrick Evra.

Baca Juga: Grafik Tabungan Emas Ambles! Intip Rincian Harga Batangan Antam dan UBS Hari Ini, Kamis 28 Mei

Meski demikian, Evra tetap mengakui Arsenal sudah menjalani musim yang luar biasa. Gelar Premier League yang berhasil diraih dinilai menjadi pencapaian terbesar bagi para suporter setelah menunggu selama lebih dari dua dekade.

" Tapi kita tidak pernah tahu. Sekarang mereka memenangkan Liga Premier. Saya pikir bahkan bagi para penggemar Arsenal, jujur saja, memenangkan Liga Champions akan menjadi bonus bagi mereka."

"Saya rasa mereka tidak akan menangis atau kecewa jika Arsenal tidak memenangkan Liga Champions ini karena mereka sudah menyelesaikan tugasnya, yaitu Liga Premier."

"Mereka menunggu selama 22 tahun. Ini adalah pencapaian terbesar. Jika mereka memenangkan Liga Champions, itu akan menjadi pelengkap yang sempurna," tegas Evra.

Mantan kapten timnas Prancis itu juga meminta Mikel Arteta tidak menerapkan strategi bertahan pasif di partai final nanti. Menurutnya, final satu pertandingan selalu membuka peluang kejutan, tetapi Arsenal harus berani bermain terbuka apabila ingin mengimbangi PSG.

"Tapi dengan PSG, apa yang mereka lakukan dan Anda lihat semifinal melawan Bayern Munich dibandingkan dengan semifinal melawan Arsenal dan Atletico dan jangan salah paham, itu hanya satu pertandingan."

"Itu hanya satu pertandingan di final. Segalanya bisa terjadi. Tapi gaya bermain dan cara saya melihat PSG, cara mereka mengalahkan Inter, jika Mikel Arteta tidak memiliki rencana untuk memainkan sepak bola yang lebih baik, mereka tidak akan punya peluang."

"Jika mereka ingin bermain bertahan total, mereka tidak akan punya peluang untuk memenangkan pertandingan," tegas pemain tersebut.

Baca Juga: Mengenal Houston Stadium, Arena Megah di Texas untuk Piala Dunia 2026

Walaupun PSG sempat menelan kekalahan dari Chelsea di ajang Piala Dunia Antarklub, Evra tetap menempatkan klub asal Paris itu sebagai favorit utama untuk memenangkan final Liga Champions musim ini.

"Tapi apa pun bisa terjadi. Favorit saya untuk pertandingan ini, dan dengan segala hormat dan cinta untuk Arsenal, Anda tahu, itu adalah PSG."

"Tapi sekali lagi, PSG, mereka kalah di Piala Dunia Antarklub melawan Chelsea. Jadi seperti yang saya katakan, dalam satu pertandingan, apa pun bisa terjadi," tutup Evra.

Editor : Bayu Shaputra
Sumber : berbagai sumber
Patrice Evra Final Liga Champions Arsenal PSG