RADARSITUBONDO.ID - Kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes, kembali menjadi perhatian publik sepak bola internasional setelah menunjukkan performa stabil bersama Ajax Amsterdam sepanjang musim 2025/2026. Penampilan konsisten penjaga gawang berusia 28 tahun itu membuat nilai pasarnya mengalami peningkatan cukup signifikan.
Berdasarkan pembaruan data terbaru, nilai pasar Maarten Paes kini mencapai Rp 34,76 miliar. Angka tersebut mengalami kenaikan dibandingkan valuasi sebelumnya yang berada di kisaran Rp 26,07 miliar. Lonjakan tersebut tidak lepas dari kontribusi pentingnya bersama Ajax dalam beberapa bulan terakhir.
Sejak bergabung dengan klub asal Amsterdam itu pada Februari 2026, Paes langsung mendapat kepercayaan tampil reguler di bawah mistar gawang.
Meski baru memperkuat Ajax dalam waktu singkat, ia mampu memperlihatkan kualitas sebagai penjaga gawang utama dengan performa yang cukup meyakinkan.
Baca Juga: Disambut Emmanuel Macron, Prabowo Hadiri Santap Malam Kenegaraan di Paris
Sepanjang musim ini, Maarten Paes tercatat sudah tampil dalam 11 pertandingan bersama Ajax. Kehadirannya dinilai memberi stabilitas di lini pertahanan tim.
Ketenangan saat mengawal gawang serta kemampuannya membaca permainan lawan menjadi salah satu faktor penting yang membuat Ajax tetap kompetitif.
Penampilan apik Paes tidak hanya terlihat di level klub. Bersama Timnas Indonesia, ia juga terus menunjukkan peran vital sejak resmi menjadi bagian skuad Garuda pada 2024. Kehadirannya memberikan rasa aman di sektor pertahanan, terutama ketika Indonesia menjalani pertandingan penting di level internasional.
Baca Juga: Barcelona Dikabarkan Capai Kesepakatan Rekrut Anthony Gordon dari Newcastle United
Pengalaman bermain di kompetisi Eropa dan Amerika Serikat turut membantu perkembangan permainannya.
Sebelum berseragam Ajax, Paes sempat memperkuat beberapa klub seperti NEC Nijmegen, FC Utrecht, hingga FC Dallas di Major League Soccer. Kariernya berkembang secara konsisten dari musim ke musim.
Saat bermain di MLS bersama FC Dallas, Paes mendapatkan banyak pengalaman menghadapi tekanan pertandingan dengan intensitas tinggi. Pengalaman tersebut membuat mental bertandingnya semakin matang ketika kembali tampil di kompetisi Eropa.
Kiper kelahiran Nijmegen, Belanda, 14 Mei 1998 itu juga dikenal memiliki atribut lengkap sebagai penjaga gawang modern.
Dengan tinggi badan mencapai 1,91 meter, ia memiliki jangkauan yang baik saat mengantisipasi bola udara. Selain itu, refleks cepat dan kemampuan distribusi bola yang akurat menjadi keunggulan lain yang dimilikinya.
Baca Juga: Tiga Bulan Serapan 'Brantas Plus' Rp 485 Juta
Karakter permainan tersebut dinilai sangat sesuai dengan filosofi permainan Ajax yang mengandalkan build-up dari lini belakang.
Paes mampu membantu aliran bola dari area pertahanan sekaligus menjaga organisasi lini belakang tetap solid sepanjang pertandingan.
Editor : Bayu Shaputra