RADARSITUBONDO.ID - Nilai pasar penyerang Timnas Indonesia, Ole Romeny, mengalami penurunan pada pembaruan terbaru Transfermarkt.
Striker berusia 25 tahun tersebut kini memiliki nilai pasar sebesar Rp13,9 miliar setelah sebelumnya sempat berada di angka Rp20,86 miliar.
Turunnya nilai pasar Ole tidak terlepas dari perjalanan sulit yang dialaminya bersama Oxford United sepanjang musim 2025/2026.
Penyerang kelahiran Nijmegen, Belanda, itu belum mampu mengamankan tempat utama di lini depan klub sehingga kesempatan bermain yang diperoleh juga cukup terbatas.
Baca Juga: Daftar Final Argentina Piala Dunia 2026: Lionel Messi Tetap Jadi Andalan Scaloni
Saat didatangkan Oxford United, Ole sebenarnya membawa ekspektasi besar. Ia sempat memperlihatkan potensi menjanjikan ketika tampil di kompetisi Belanda.
Namun ketatnya persaingan di sektor penyerangan membuat performanya belum berkembang secara maksimal di klub asal Inggris tersebut.
Sepanjang musim ini, Ole tercatat tampil dalam 30 pertandingan bersama Oxford United. Meski cukup sering dimainkan, kontribusinya di depan gawang masih belum maksimal karena baru mencetak satu gol. Statistik tersebut menjadi salah satu pertimbangan yang memengaruhi penurunan valuasi pasarnya di Transfermarkt.
Walaupun menghadapi situasi sulit di level klub, performa Ole bersama Timnas Indonesia justru menunjukkan catatan yang berbeda. Sejak resmi memperkuat skuad Garuda pada 2025, ia mampu memberikan kontribusi positif di lini depan.
Hingga kini, Ole telah mencatatkan delapan penampilan bersama Timnas Indonesia dengan torehan empat gol. Produktivitas tersebut membuat namanya tetap menjadi salah satu pilihan penting dalam skema permainan pelatih Patrick Kluivert.
Perjalanan karier Ole Romeny juga terbilang cukup panjang. Ia mengawali karier sepak bolanya dari akademi NEC Nijmegen sebelum berhasil menembus tim senior pada 2018. Setelah itu, ia sempat menjalani masa peminjaman bersama Willem II sebelum melanjutkan perjalanan karier bersama FC Emmen dan FC Utrecht.
Penampilan terbaik Ole sejauh ini terjadi ketika membela FC Emmen pada musim 2022/2023. Saat itu, ia mampu mencetak 13 gol dari total 45 pertandingan dan menjadi salah satu pemain yang cukup berpengaruh di lini depan tim.
Di usia yang masih 25 tahun, peluang Ole untuk kembali meningkatkan performa masih terbuka lebar. Kesempatan bermain yang lebih konsisten dinilai akan menjadi faktor penting untuk mengangkat kembali nilai pasarnya dalam beberapa musim mendatang.
Baca Juga: Disambut Emmanuel Macron, Prabowo Hadiri Santap Malam Kenegaraan di Paris
Selain itu, agenda internasional bersama Timnas Indonesia juga dapat menjadi momentum bagi Ole untuk menunjukkan kualitasnya. Jika mampu tampil impresif bersama skuad Garuda, peluang kenaikan nilai pasar di masa depan masih sangat mungkin terjadi.
Editor : Bayu Shaputra