RADARSITUBONDO.ID - Persiapan Timnas Iran menuju Piala Dunia 2026 masih dibayangi persoalan administrasi. Hingga mendekati kick-off turnamen, skuad berjuluk Team Melli belum mengantongi visa Amerika Serikat untuk menjalani pertandingan fase grup.
Situasi tersebut membuat persiapan Iran berjalan tidak ideal. Padahal, Piala Dunia 2026 dijadwalkan mulai berlangsung pada 11 Juni 2026. Iran sendiri akan memainkan pertandingan Grup G di Los Angeles dan Seattle.
Belum adanya kepastian terkait visa membuat Federasi Sepak Bola Iran mengambil langkah alternatif. Lokasi pemusatan latihan yang sebelumnya direncanakan berlangsung di Tucson, Arizona, akhirnya dipindahkan ke Tijuana, Meksiko.
Kota tersebut berada di kawasan perbatasan dengan Amerika Serikat sehingga dianggap menjadi opsi paling memungkinkan untuk mendukung mobilitas tim.
Baca Juga: Barcelona Selangkah Lagi Dapatkan Bernardo Silva, Nasib Marcus Rashford Terancam
Duta Besar Iran untuk Meksiko, Abolfazl Pasandideh, bahkan datang langsung ke Tijuana untuk memantau perkembangan situasi menjelang keberangkatan tim ke Piala Dunia 2026.
Dalam konferensi pers, Pasandideh mengungkapkan hingga kini pihaknya belum mendapatkan kepastian mengenai izin masuk bagi para pemain Iran ke Amerika Serikat.
“Kami tidak tahu apakah mereka akan memberikan visa kepada para pemain atau tidak,” ujar Pasandideh.
Baca Juga: Alasan Dewi Perssik Kuliah Psikologi di Usia 40-an, Fokus Parenting sebagai Single Parent
Menurut hasil drawing Piala Dunia 2026, Iran tergabung di Grup G bersama Belgia, Mesir, dan Selandia Baru. Seluruh laga grup Iran akan digelar di wilayah Amerika Serikat.
Federasi Sepak Bola Iran sebelumnya berharap skuad Team Melli memperoleh visa dengan izin masuk berkali-kali. Skema tersebut dinilai penting untuk memudahkan perjalanan tim dari Meksiko menuju Amerika Serikat selama turnamen berlangsung.
Namun hingga kini, kepastian mengenai izin tersebut belum diterima pihak Iran. Kondisi itu dinilai menjadi hambatan tambahan yang tidak dialami negara peserta lain.
“Kami tidak berpartisipasi di Piala Dunia dalam kondisi yang setara,” kata Pasandideh.
Ia juga menilai faktor konflik politik di kawasan Timur Tengah serta hubungan yang memanas dengan Amerika Serikat ikut memengaruhi proses persiapan Iran menuju turnamen sepak bola terbesar dunia tersebut.
“Kami belum bisa melatih tim kami sebagaimana seharusnya,” tuturnya.
Baca Juga: Sulit Bersinar di Oxford United, Nilai Pasar Ole Romeny Kini Menurun
Konflik dengan Amerika Serikat yang disebut mulai meningkat sejak 28 Februari turut dianggap berdampak terhadap agenda persiapan Team Melli sebelum tampil di Piala Dunia 2026.
Di tengah situasi yang belum menentu, delegasi diplomatik Iran juga dikabarkan sempat mengunjungi stadion latihan tim di Tijuana.
Selain memantau fasilitas, rombongan diplomat Iran disebut bertemu dengan pejabat keamanan setempat guna membahas kondisi tim selama berada di wilayah perbatasan.
Iran dijadwalkan memulai kiprah mereka di Piala Dunia 2026 dengan menghadapi Selandia Baru di Los Angeles pada 15 Juni 2026.
Setelah itu, Team Melli kembali bermain di Los Angeles untuk menghadapi Belgia pada 21 Juni. Sementara laga terakhir fase grup akan berlangsung di Seattle saat Iran bertemu Mesir pada 26 Juni 2026.
Editor : Bayu Shaputra