RADARSITUBONDO.ID - John Herdman akhirnya menjelaskan alasan di balik kehadiran Mitchell Baker dan Luke Vickery dalam pemusatan latihan Timnas Indonesia.
Kedua pemain yang tengah menjalani proses naturalisasi itu mendapat kesempatan mengikuti agenda latihan bersama Skuad Garuda meski status kewarganegaraan mereka belum resmi berganti menjadi Warga Negara Indonesia (WNI).
PSSI saat ini masih menuntaskan tahapan naturalisasi untuk Mitchell Baker dan Luke Vickery.
Namun, proses tersebut tidak menghalangi keduanya untuk bergabung dalam training camp Timnas Indonesia yang dipersiapkan sebagai bagian dari program pembentukan tim menuju berbagai agenda internasional, termasuk Piala AFF 2026.
Baca Juga: Update Harga Emas Hari Ini 31 Mei 2026: Hati-Hati Anomali Pecahan 0.5 Gram Sebelum Borong
Kehadiran dua pemain keturunan tersebut menjadi perhatian tersendiri dalam sesi latihan yang berlangsung di Stadion Madya, Jakarta. Mitchell dan Luke langsung menjalani seluruh program yang telah disusun tim pelatih.
Mereka juga terlibat dalam internal game bersama sejumlah pemain Timnas Indonesia seperti Rayhan Hannan, Witan Sulaeman, Marselino Ferdinan, Thom Haye, hingga Shayne Pattynama.
Bagi Herdman, kesempatan menghadirkan Mitchell dan Luke ke lingkungan tim nasional menjadi langkah penting untuk melakukan penilaian secara langsung.
Pelatih asal Inggris itu menegaskan bahwa staf pelatih telah lama memantau perkembangan kedua pemain dan memiliki rencana khusus terkait proses adaptasi mereka di Timnas Indonesia.
“Ya, Mitchell dan Luke, mereka adalah dua pemain yang kami pantau dalam pendekatan naturalisasi. Kami memiliki strategi untuk kedua pemain tersebut,” kata Herdman saat ditemui wartawan, dikutip Minggu (31/5/2026).
Menurut Herdman, momentum pemusatan latihan kali ini sangat ideal untuk melihat kualitas dua pemain tersebut dari dekat. Jadwal kompetisi yang telah berakhir membuat Mitchell dan Luke memiliki waktu untuk bergabung bersama Timnas Indonesia tanpa mengganggu aktivitas mereka di klub maupun pendidikan.
Baca Juga: Arsenal Kalah di Final Liga Champions, Unggahan Haaland Langsung Jadi Sorotan
Mitchell diketahui sedang menjalani masa libur perkuliahan, sedangkan Luke memperoleh izin dari klub yang berkompetisi di A-League untuk mengikuti latihan bersama Timnas Indonesia selama sepekan.
Situasi tersebut dinilai memberikan keuntungan bagi tim pelatih untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kemampuan keduanya.
“Masa libur kompetisi mereka (off-season) sebenarnya sangat cocok dengan camp ini. Mitchell sedang libur kuliah dan Luke, kami mendapat izin dari klub A-League-nya untuk dia berlatih bersama kami minggu ini. Jadi ini adalah kesempatan besar bagi saya untuk melihat para pemain ini dan memahami kualitas mereka,” terangnya.
Baca Juga: Dolar Hari Ini Nyaris Tembus Rp18 Ribu, Ini Daftar Lengkap Sejumlah Mata Uang Asing vs Rupiah
Selama berada di pemusatan latihan, Mitchell dan Luke tidak hanya mengikuti sesi fisik dan taktik, tetapi juga berkesempatan berinteraksi langsung dengan para pemain yang sudah menjadi bagian dari skuad senior Timnas Indonesia.
Situasi tersebut dinilai penting untuk membantu proses adaptasi mereka terhadap lingkungan tim nasional, baik dari sisi permainan maupun komunikasi di dalam tim.
Herdman juga memastikan bahwa keterlibatan kedua pemain tidak berhenti pada agenda latihan saat ini. Mitchell dan Luke dijadwalkan tetap mengikuti program pemusatan latihan Timnas Indonesia sepanjang Juni 2026. Dengan demikian, tim pelatih memiliki waktu yang lebih panjang untuk memantau perkembangan mereka secara mendetail.
“Dan mereka juga akan tetap tinggal untuk camp bulan Juni, mereka akan berlatih bersama tim juga. Jadi mereka akan menjadi pemain yang ikut berlatih minggu ini karena jelas proses naturalisasi itu memakan waktu,” terang dia.
Baca Juga: Dolar Hari Ini Nyaris Tembus Rp18 Ribu, Ini Daftar Lengkap Sejumlah Mata Uang Asing vs Rupiah
Meski tetap berada dalam lingkungan tim nasional, Herdman menegaskan bahwa Mitchell Baker dan Luke Vickery belum dapat memperkuat Timnas Indonesia dalam agenda FIFA Matchday Juni 2026.
Pada periode tersebut, Skuad Garuda dijadwalkan menghadapi Oman pada 5 Juni dan Mozambik pada 9 Juni di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Pusat.
Kendala utama yang membuat keduanya belum bisa masuk daftar pemain adalah proses administrasi naturalisasi yang masih berlangsung. Selama status kewarganegaraan belum resmi berubah, Mitchell dan Luke belum memenuhi syarat untuk didaftarkan sebagai pemain Timnas Indonesia dalam pertandingan resmi internasional.
Karena itu, fokus utama saat ini adalah memastikan seluruh proses naturalisasi berjalan sesuai rencana. Herdman berharap dukungan dari berbagai pihak dapat membantu mempercepat tahapan administrasi yang diperlukan sehingga kedua pemain tersebut dapat segera tersedia untuk memperkuat Timnas Indonesia pada agenda berikutnya.
Harapan terbesar tentu tertuju pada Piala AFF 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada Juli mendatang. Jika proses naturalisasi berjalan lancar, Mitchell Baker dan Luke Vickery berpeluang menjadi bagian dari skuad yang dipersiapkan untuk menghadapi turnamen tersebut.
"Tidak di bulan Juni (FIFA Matchday), tidak di bulan Juni. Kami tetap berharap, kami harap pemerintah dan para pejabat yang mengelola proses ini, yang telah sangat luar biasa membantu tim nasional, kami harap mereka dapat mendukung kami," pungkas Herdman.
Editor : Bayu Shaputra